Waspada Garis Hitam di Kuku Tanda Penyakit Ganas?


Sebuah informasi telah lama beredar memperingatkan bahaya garis hitam pada kuku adalah tanda penyakit kanker kulit. Ahli perawatan kuku Jean Skinner memberikan pernyataan di Facebook bahwa ada sebagian kliennya yang meminta mengecat kukunya dengan warna gelap demi menutupi garis hitam yang muncul pada permukaan kuku.

Seorang klien akhirnya memeriksakan kondisi kukunya ke dokter dan terkejut ketika didiagnosis mengalami kanker kulit atau melanoma yang sudah menyebar ke kelenjar getah bening. Pernyataan itu lantas menjadi viral, apakah benar demikian?

Kuku menghitam memiliki banyak penyebab, baik yang serius maupun tidak perlu dikhawatirkan. Forum Cancer Research UK, banyak penanya mengalami hal yang sama di mana muncul garis hitam di bawah kuku ibu jari. Mereka merasa khawatir setelah membaca informasi tentang melanoma sublingual yang ditandai menghitamnya kuku.

Garis hitam yang terbentuk secara vertikal di bawah kuku disebut pendarahan serpihan karena terlihat seperti serpihan kayu. Kondisi ini disebabkan oleh pembuluh darah kecil yang rusak di bagian kulit kuku Anda. Karakteristiknya meliputi:

  • Warnanya hitam atau coklat kemerahan.
  • Tidak hilang jika Anda menekan kuku.
  • Muncul di satu atau beberapa tempat di bawah kuku Anda.

Paling umum, garis gelap pada kuku seseorang disebabkan oleh gejala yang dikenal sebagai linear melanonychia. Melanonychia umumnya muncul sebagai pita berpigmen yang disusun memanjang di sepanjang kuku yang dikenal sebagai melanonychia longitudinal atau melanonychia striata.

Melanonychia dapat menimbulkan gangguan sistemik, trauma, gangguan inflamasi, infeksi jamur, obat-obatan, dan hiperplasia melanositik jinak. Menurut National Health Service (NHS), garis gelap pada kuku umumnya terjadi pada orang keturunan Afrika-Amerika yang berusia 20 tahun atau lebih.

Menurut sebuah artikel di jurnal Podiatry Today, diperkirakan lebih dari 50% orang Afrika-Amerika mengalami kondisi ini, sekitar 10 persen orang Jepang dan sebagian orang-orang Mediterania. Pigmentasi longitudinal pada kuku adalah masalah yang sering terjadi pada podiatri umum.

Linear melanonychia dianggap sebagai variasi warna kuku yang normal. Kondisi ini terjadi ketika pigmen pada kuku yang dikenal sebagai melanosit memproduksi sel pigmen berlebih hingga menyebabkan alas kuku terlihat gelap.

Saat kuku kian tumbuh, pigmen coklat gelap dapat menyebabkan munculnya garis coklat atau hitam yang semakin memanjang di bawah kuku. Melanonychia dapat dianggap masalah serius dengan mempertimbangkan warna pigmen, lebar pita, distrofi kuku dan jumlah kuku yang terpengaruh.

Warna pigmen
Warna coklat atau hitam pada kuku dapat mewakili berbagai kelainan, sebagian besar bersifat jinak. Warnanya biasanya coklat muda, coklat tua, hitam atau beraneka ragam. Penyebab paling umum melanonychia biasanya berwarna coklat tua atau hitam. Melanonychia jamur berwarna coklat muda, coklat tua atau beraneka ragam, dan hampir tidak pernah hitam.

Lebar melanonychia
Banyak penelitian menggunakan pengukuran sebagai berikut: Lebar 1 hingga 3 mm, lebar 4 hingga 6 mm dan lebar penuh kuku. Seratus persen kuku yang didiagnosis melanoychia memiliki lebar 1 sampai 3 mm atau 4 hingga 6 mm. Karsinoma sel skuamosa, hiperplasia melanositik jinak, dan melanoma selalu dalam kisaran 4 sampai 6 mm dan pengukuran lebar penuh dalam hal lebar melanonychia.

Distrofi kuku
Distrofi kuku jarang terjadi pada melanonychia rasial,  sering terjadi pada melanonychia traumatis dan jamur. Distrofi kuku terjadi pada karsinoma sel skuamosa dan hiperplasia melanositik jinak, tetapi tidak terjadi pada melanoma.

Jumlah kuku yang terpengaruh
Melanonychia rasial biasanya terjadi pada dua sampai lima kuku dan pada tingkat yang lebih rendah pada satu kuku atau 10 kuku jari kaki. Melanonychia traumatis biasanya menyerang satu kuku. Melanonychia jamur biasanya hadir dalam dua sampai lima kuku. Dalam sebuah studi, Dominguez-Cherit dan rekannya mencatat bahwa karsinoma sel skuamosa, hiperplasia melanositik jinak dan melanoma selalu terjadi pada satu kuku atau dua hingga lima kuku, tetapi tidak pernah seluruhnya (10 kuku).

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa warna hitam di kuku ada kemungkinan berbahaya, gejala kanker kulit (melanoma). Melanoma adalah penyakit serius dari kanker kulit yang dimulai pada sel yang dikenal sebagai melanosit.

Melanoma dianggap sangat berbahaya karena kemampuannya untuk menyebar ke organ lain lebih cepat jika tidak diobati sejak awal. Melanoma dapat muncul di bagian tubuh luar mana saja, tetapi daerah yang paling sering terkena adalah punggung pria dan kaki wanita. Melanoma jarang terjadi di daerah yang terlindung dari paparan sinar matahari, seperti bokong dan kulit kepala.

Kesimpulan

Garis hitam pada kuku sebagai tanda penyakit berbahaya yaitu kanker melanoma adalah benar. Namun, fakta ini bukan berarti Anda harus khawatir berlebihan dan jangan sembarangan mendiagnosisnya. Garis hitam pada kuku adalah fenomena umum yang banyak terjadi pada banyak orang. Berbahaya atau tidak, sepenuhnya harus melalui diagnosis dokter ahli.

Sekoci Hoaxes. Filter Ekosistem Informasi!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
1
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

kategori: Fakta

Artikel Terbaru

Waspada Garis Hitam di Kuku Tanda Penyakit Ganas?