Mata Bocah Balita di Bandung Memiliki 3 Warna, Ini Penjelasan Ilmiahnya


Amelia Anggraeni (Wisma Putra/detikcom)

Amelia Anggraeni, bocah berusia 2,5 tahun asal kota Bandung menjadi perbincangan karena bola matanya bisa berubah warna biru, abu dan hitam. Apa yang dialami Amel dianggap unik dan aneh, tetapi fenomena ini dapat dijelaskan secara ilmiah.

Bagian mata yang berwarna adalah iris atau selaput pelangi. Warna mata adalah karakter poligenik fenotip yang ditentukan oleh dua faktor berbeda yaitu pigmentasi dan iris mata, dan tergantung frekuensi hamburan cahaya dari kekeruhan di stroma dari iris.

Pigmentasi iris bervariasi dari coklat muda ke hitam, tergantung pada konsentrasi melanin dalam pigmen epitel iris (terletak di belakang iris), kandungan melanin di dalam stroma iris (terletak di depan iris), dan kepadatan sel stroma.

Munculnya warna biru dan hijau, serta mata cokelat, hasil dari hamburan cahaya Tyndall di stroma, sebuah fenomena yang mirip dengan warna langit kebiruan yang disebut hamburan Rayleigh.

Pigmen biru atau hijau tidak pernah ada dalam iris mata manusia atau cairan mata. Dengan demikian warna mata adalah turunan dari warna struktural dan bervariasi tergantung pada kondisi pencahayaan, terutama untuk mata berwarna lebih terang.

Manusia memiliki banyak variasi fenotipik dalam warna mata. Genetika warna mata bisa dibilang cukup rumit, dan warna ditentukan oleh banyak gen. Sejauh ini, sebanyak 15 gen telah dikaitkan dengan pewarisan warna mata. Beberapa gen warna mata termasuk OCA2 dan HERC2.

Genetika warna mata sangat kompleks sehingga hampir semua kombinasi warna mata orangtua-anak dapat terjadi. Warna mata adalah sifat bawaan yang dipengaruhi oleh lebih dari satu gen. Seperti yang dijelaskan oleh dokter Spesialis Mata RS Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung dr Dominica Herlijana kepada detikcom.

“Perubahan warna bola mata yang terjadi pada Amel bisa juga terjadi karena faktor turunan. Meskipun ibu bapak Amel tidak bermata biru, bisa saja nenek moyangnya dulu.”

“Kakek Nenek Moyangnya kali ada yang bule. Karena beberapa daerah di Indonesia memang ada, kaya di Aceh, Halmahera dan Sulawesi Utara ada beberapa penduduknya bermata biru, ternyata memang dulu disitu banyak yang nikah sama orang Portugis,” ungkapnya.

Apa yang disampaikan dr Dominica cukup masuk akal mengingat orang-orang keturunan Eropa memiliki variasi warna mata terbesar dari populasi mana pun di seluruh dunia. Mereka (orang Eropa) sejak lama dikenal sering menjelajah dunia, salah satunya di Indonesia.

Kebanyakan bayi baru lahir dari keturunan Eropa memiliki mata berwarna terang. Seiring perkembangan anak, melanosit (sel di dalam iris mata manusia, serta folikel kulit dan rambut) perlahan mulai menghasilkan melanin. Karena sel melanosit terus menghasilkan pigmen, secara teori warna mata dapat diubah.

Perubahan (biru, abu dan hitam) warna mata selama masa kanak-kanak yang dialami Amel adalah hal biasa dari reaksi kimia dan perubahan hormon dalam tubuh. Tidak ada pigmentasi biru baik di iris atau dalam cairan mata. Diseksi menunjukkan bahwa pigmen epitel iris berwarna hitam dan abu karena adanya melanin.

Mata biru memiliki konsentrasi melanin yang rendah di stroma iris, yang terletak di depan epitel gelap. Panjang gelombang cahaya yang lebih panjang cenderung diserap oleh epitel yang mendasari gelap, sedangkan panjang gelombang yang lebih pendek dipantulkan dan mengalami hamburan Rayleigh dalam medium keruh stroma.

Fenomena ini mirip dengan warna langit kebiruan yang disebabkan oleh hamburan cahaya matahari dari molekul atmosfer. Hamburan ini disebut hamburan Rayleigh. Pada siang hari kita sering melihat langit berwarna biru dan merah-kuning pada sore hari, dan tidak jarang terlihat putih pada waktu tertentu.

Variasi warna langit berbagai warna pada waktu berbeda dipengaruhi gelombang elektromagnetik dari pancaran matahari dalam semua spektrum cahaya tampak (mulai dari merah hingga ungu). Warna langit tergantung partikel penghambur dari atmosfer. Jika tidak ada partikel penghambur, warna langit akan terlihat putih (gabungan semua warna).

Hal itu mirip yang dialami Amel, perubahan tiga warna matanya terjadi pada waktu berbeda. “Biasanya pas siang warnanya abu-abu, kadang bisa berubah warna menjadi biru banget. Namun pas malam hari menjadi warna hitam biasa,” kata ibunda Amel, Reni Nuryani kepada detikcom.

“Pas lahir, bola mata warnanya putih. Saya resah. Setelah dibawa ke dokter di Rumah Sakit Mata Cicendo, alhamdulillah Amel dinyatakan sehat. Nggak kenapa-kenapa katanya,” tutur Reni.

Dari penjelasan orangtuanya sangat jelas bahwa warna biru dan abu-abu terjadi pada siang hari, malam harinya akan berwarna hitam. Mata biru dan abu memiliki epitel gelap di bagian belakang iris dan stroma yang relatif jernih di bagian depan.

Warna abu-abu pada siang hari karena deposit kolagen lebih besar dalam stroma, sehingga cahaya yang dipantulkan dari epitel mengalami hamburan. Ketika deposit kolagen lebih kecil, warna mata akan menjadi biru, seperti yang dianalogikan dengan perubahan warna langit. Warna biru dari hamburan sinar matahari oleh molekul gas ketika langit cerah, akan menjadi abu-abu ketika langit mendung (cahaya berkurang).

Warna biru terang ketika cahaya cerah
Warna biru gelap (abu-abu) ketika cahaya berkurang.
Warna hitam ketika tidak ada cahaya

Warna mata sebagian besar bayi akan berwarna gelap selama beberapa tahun karena pigmen yang dihasilkan lebih gelap (melanin). Apa yang dialami Amel sebaliknya, saat lahir matanya putih karena pigmen yang dihasilkan lebih cerah.

Ekspansi atau kontraksi iris juga dapat menyebabkan perubahan kecil pada warna mata. Ini dapat terjadi ketika seseorang memfokuskan mata, menghabiskan waktu baik di daerah yang sangat gelap atau terang, atau mengalami emosi yang cukup kuat.

Sebuah catatan penting dari WebMD mengatakan bahwa mata biru, hijau, abu-abu, ada kemungkinan merupakan gejala kanker mata khusus yang disebut melanoma intraokular (uveal). Namun, peluangnya cukup rendah di mana 2500 orang di AS menderitanya setiap tahun.

Melanoma intraokular adalah penyakit di mana sel-sel ganas (kanker) terbentuk di jaringan mata. Melanoma intraokular adalah kanker langka yang terbentuk dari sel-sel yang membuat melanin di iris, silia, dan koroid. Ini adalah kanker mata paling umum pada orang dewasa.

Anatomi mata bagian luar dan dalam. (National Cancer Institute)

Sekoci Hoaxes. Filter Ekosistem Informasi!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kategori: Indonesia

Artikel Terbaru

Mata Bocah Balita di Bandung Memiliki 3 Warna, Ini Penjelasan Ilmiahnya