Foto: Makam Raja Namrud Ditemukan di Irak: Hoax


Klaim: Makam raja Namrud bersama perhiasannya senilai 35 milyar USD ditemukan di Irak.


SALAH


Analisis

Gambar-gambar yang memperlihatkan kerangka manusia dibaluti perhiasan banyak beredar dengan klaim makam raja Namrud ditemukan di Irak. Klaim itu juga beredar luas secara global di jejaring sosial.

Bahkan gambar itu beredar dengan klaim lain: “Mayat Rahwana ditemukan setelah 10.000 tahun di gua di Sri Lanka.” Orang-orang Nagakul percaya bahwa kematian Rahwana bersifat sementara, ia akan hidup kembali. Mereka mencoba beberapa kali untuk menghidupkan kembali Rahwana tetapi tidak berhasil. Setelah itu, mereka menggunakan berbagai bahan kimia untuk melindungi tubuh Rahwana dan menjadikannya sebagai mumi.

Apa yang benar?

Gambar-gambar tersebut nyatanya bukan mayat raja Namrud atau Rahwana. Skeleton yang menakjubkan itu faktanya berasal dari kuburan bawah tanah di jalanan Roma, setidaknya berada di sana hingga abad 16. Skeleton itu diperkirakan milik para martir Kristen awal dari Romawi kuno.

Banyak dari mayat itu lalu didistribusikan ke Eropa, sebagian besar sekarang berada di Jerman. Begitu mereka dikirim, setiap kerangka diberi pakaian dan dilengkapi dengan perhiasan berharga yang tak terhitung jumlahnya, gaun mahal, mahkota, baju besi dan bahkan wig.

Kerangka itu dipamerkan di gereja-gereja khusus di Jerman dan Swiss untuk mengingatkan semua pengunjung bahwa kekayaan setelah kematian sudah disediakan hanya untuk mereka yang berkomitmen pada iman Kristen.

Pada tanggal 31 Mei 1578, seorang pekerja kebun anggur lokal menemukan sebuah lubang di sepanjang jalan menuju ke sebuah katakomba di Roma. Ia menemukan kamar bawah tanah dipenuhi dengan sisa-sisa kerangka yang tak terhitung jumlahnya, mungkin berasal dari tiga abad setelah munculnya agama Kristen awal, ketika ribuan orang dianiaya karena mempraktikkan agama yang saat itu masih dilarang.

Diperkirakan ada 500.000 hingga 750.000 orang, sebagian besar orang Kristen dan termasuk beberapa penyembah berhala dan Yahudi, mereka menemukan tempat peristirahatan terakhir di katakomba yang luas di Romawi. Katakomba adalah sebuah ruangan atau jalan di bawah tanah yang biasanya digunakan untuk keperluan religius.

Sejarawan seni Paul Koudounaris melakukan perjalanan ke Eropa untuk menemukan dan mendokumentasikan status masing-masing pemilik kerangka. Peneliti asal California ini dijuluki Indiana Jones. Ia mempelajari relik Katolik, osuarium Gereja, semua jenis tengkorak dan sejarah religius.

Setiap kerangka ditutupi dengan kain kasa halus dan diikat dengan perhiasan, dan beberapa bagian kerangka seperti mata dan hidung diberi perhiasan. Kerangka lain diberi pakaian baju besi yang dihiasi secara mewah. Setiap kerangka menggambarkan kemewahan yang diartikan sebagai orang suci.

Sekoci
Saint Coronatus bergabung dengan sebuah Gereja di Heiligkreuztal, Jerman, pada tahun 1676 (Shaylyn Esposito)
Sekoci
Saint Valentinus adalah salah satu dari sepuluh kerangka yang didekorasi dengan jubah dan perhiasan untuk memamerkan status Gereja. (© 2013 Paul Koudounaris)
Sekoci
Santo Munditia tiba di Gereja Santo Petrus di Munich bersama dengan sebuah plakat penguburan yang diambil dari katakombe. (© 2013 Paul Koudounaris)

Kerangka masing-masing martir mewakili kemegahan yang menanti umat beriman di akhirat. Setiap kerangkan yang di tempatkan di Gereja nantinya dijadikan sebagai renungan bagi para jemaat. Biarawati Katolik yang terampil akan menghiasi kerangka untuk ditampilkan kepada publik, prosesnya bisa memakan waktu hingga tiga tahun.

Sekoci
Para biarawati berbakat dari Ennetach menghiasi tulang rusuk Santo Felix di Aulendorf. (© 2013 Paul Koudounaris)
Sekoci
Saint Kelmens tiba di Neuenkirch, Swiss, pada tahun 1823. Para biarawati menghiasi tengkorak wajahnya. (© 2013 Paul Koudounaris)

Sekoci Hoaxes. Filter Ekosistem Informasi!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kategori: Foto

Artikel Terbaru

Foto: Makam Raja Namrud Ditemukan di Irak: Hoax