Kesalahpahaman Lagu ‘Balonku’


Pixabay

Kali ini saya akan membahas sebuah lagu anak yang sangat legendaris di masanya hingga sekarang. Lagu ‘Balonku’ sebenarnya tidak ada yang istimewa, nadanya cukup sederhana dan lirik yang singkat karena memang dikhususkan untuk anak-anak. Berikut lirik lagu “Balonku” yang banyak beredar saat ini:

Balonku ada lima
Rupa-rupa warnanya
merah, kuning, kelabu
merah muda dan biru
Meletus balon hijau DOR
Hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat
Kupegang erat-erat

Apakah ada yang aneh dengan lirik di atas? Ya, lagu ini menjadi kontroversi ketika yang meletus balon berwarna hijau, sedangkan dalam lirik sangat jelas menyebutkan kelima warna balon, tidak ada warna hijau.

Tidak sedikit masyarakat lantas berargumen bahwa selama ini kita ditipu oleh lagu ‘Balonku’. Jumlah balon ada 5, merah, kuning, kelabu, merah muda dan biru. Lantas darimana balon berwarna hijau yang meletus?

Permasalahan ini mungkin terdengar sepele, tetapi saya harus meluruskan karena walau bagaimanapun lagu adalah karya seni yang harus dihargai. Apakah penciptanya melakukan kesalahan lirik disengaja atau tidak disengaja?

Pertanyaan itu yang menjadi alasan saya untuk meluruskan kesalahpahaman ini. Paradigma negatif di masyarakat tentang lagu ini pastinya berimbas kepada penciptanya, menjadi olok-olok tak berkesudahan. Lantas apa yang benar?

Sebelum mencari tahu apa yang terjadi dengan lirik ‘Balonku’, kita harus mengetahui siapa penciptanya. Saya mencoba menyelam ke dalam internet untuk mencari tahu, sebagian besar sumber mengatakan pencipta lagu ‘Balonku’ adalah Abdullah Totong Mahmud (AT Mahmud).

Saya coba menyelam lebih dalam untuk memastikannya. Setelah menelusuri banyak sumber ternyata terjadi kesalahan, penciptanya bukan AT Mahmud melainkan Soerjono atau yang lebih dikenal sebagai Pak Kasur. Lagu ‘Balonku’ diciptakan oleh Pak Kasur dan digubah oleh AT Mahmud.

Lirik lagu ‘Balonku’ yang sekarang banyak beredar sebenarnya bukan lirik asli yang diciptakan oleh Pak Kasur. Beliau sangat berjasa banyak menciptakan lagu anak-anak di eranya. Beberapa lagu ciptaan beliau diantaranya ‘Potong Bebek Angsa’, ‘Dua Mata Saya’, ‘Naik Delman’, ‘Balonku’, ‘Kebunku’ dan masih banyak lainnya.

Berikut lirik asli ‘Balonku’ ciptaan Pak Kasur:

Balonku ada lima
Rupa-rupa warnanya
kuning, hijau, kelabu
merah muda dan ungu
Meletus balon hijau
Hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat
Kupegang erat-erat

Berikut lirik lagu ‘Balonku’ gubahan AT Mahmud:

Balonku ada lima
Rupa-rupa warnanya
hijau, kuning, kelabu
merah muda dan biru
Meletus balon hijau DOR
Hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat
kupegang erat-erat

Berikut lagu asli ‘Balonku’ yang dinyanyikan oleh Endi Mamon dan Adikarso (Endi & Adi) dengan iringan musik oleh grup Gema Irama pimpinan Jack Lesmana yang dirilis pada tahun 1963.

Dalam lirik asli, 5 balon ada yang berwarna hijau. Entah siapa yang memulai menjadi kusut lagu ini, bahkan penyanyi Tompi menyanyikan lagu ‘Balonku’ dengan lirik salah (merah yang seharusnya hijau)

Kesalahan penyebutan warna dalam lagu ‘Balonku’ terindikasi tertukar dengan lagu ‘Pelangi-pelangi’, kata hijau tertukar dengan merah – Merah, kuning, hijau di langit yang biru (kutipan lagu ‘Pelangi-pelangi’).

Lirik lagu ‘Pelangi-pelangi’ juga tertukar dengan lagu ‘Bintang Kecil’. Lirik lagu ‘Bintang Kecil’ yang benar “di langit yang tinggi”, bukan “di langit yang biru”.

Jika Anda merasa sesuatu ada kesalahan, seharusnya mencoba mencari tahu kebenarannya, bukan mengolok-olok. Kesalahan lirik lagu ‘Balonku’ terjadi bukan berasal dari penciptanya, tetapi lirik yang tertukar dan diulang-ulang hingga dianggap benar.

Sekoci Hoaxes. Filter Ekosistem Informasi!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
4
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kategori: Indonesia

Artikel Terbaru

Kesalahpahaman Lagu 'Balonku'