Benarkah Helikopter Sudah Ada di Era Firaun?


Sebuah peninggalan sejarah yang cukup unik ditemukan di dalam Piramida Mesir, ukiran gambar mirip helikopter, kapal selam, UFO dan pesawat jet, diklaim menjadi bukti peradaban masa lalu sudah memiliki teknologi cukup tinggi.

Temuan itu dijadikan bukti oleh para pecinta UFO dan alien, mereka melemparkan teori konspirasi bahwa keberadaan alien di Bumi adalah nyata. Gambar hieroglif ‘helikopter’ telah lama beredar di internet dan menjadi kontroversi. Gambar itu juga muncul di Majalah UFO Inggris ‘Alien Encounters’, telah dimanipulasi untuk mengaburkan fakta sebenarnya.

Gambar dari Majalah UFO Inggris ‘Alien Encounters’

Gambar yang ditampilkan Alien Encounters kian menyebar dan diamini para pecinta teori konspirasi. Relief asli yang ditemukan di kuil kuno Abydos, Mesir, terlihat sedikit beberapa perbedaan dengan gambar tersebut.

Pertama, relief di kuil Abydos diukir di atas batu putih, yang digunakan untuk membangun kuil di seluruh Mesir. Sedangkan gambar dari Alien Encounters-Magazine dan banyak situs UFO terlihat diukir pada bahan perunggu atau tembaga.

Kemudian, pada relief asli Abydos ada ukiran hieroglif besar terlihat tepat hampir menempel dengan bagian depan ‘hidung helikopter’. Pada gambar Alien Encounters tidak ada atau dihapus untuk meyakinkan bahwa itu adalah gambar relief helikopter dari masa lalu.

Sekoci
Hieroglif asli di kuil Abydos, Mesir
Sekoci
Hieroglif asli di kuil Abydos, Mesir

Lalu itu sebenarnya gambar apa? Pada zaman Firaun, seiring berjalannya waktu beberapa hieroglif diukir ulang, terkadang ukiran teks lama masih terlihat hingga nampak tumpang tindih. Para ahli Sejarah Mesir Kuno meyakini hieroglif tersebut telah diukir lebih dari sekali, dan memang menjadi umum terjadi di kuil Abydos.

Tidak ada helikopter atau UFO di era Firaun, ukiran itu murni kesalahan ukiran (teks yang diukir berulang kali menjadi tumpang tindih), kebetulan mirip dengan gambar helikopter, kapal selam dan lainnya. Penjelasan ini mungkin dianggap tidak fantastis, tetapi penjelasan ini datang dari para ahli yang mengatakan bahwa praktek mengukir ulang hieroglif sudah menjadi kebiasaan umum yang dilakukan oleh para penulis teks kuno.

Jika penjelasan di atas menurut Anda kurang meyakinkan, berikut penjelasan lebih lengkap:

Kuil Seti I merupakan salah satu situs arkeologi paling penting di Mesir, dibangun di kota Abydos, kota tertua di Mesir Kuno. Kuil ini menyimpan banyak memori untuk Firaun Seti I, sebagai penghormatan untuk leluhur Firaun dari generasi ke-19 yang dikenal di peradaban modern sebagai Daftar Raja Abydos.

Hieroglif aneh itu awalnya dibuat pada pemerintahan awal Seti I, kemudian batu digunakan kembali selama periode Ramses II (Firaun Mesir ketiga), dengan ukiran baru di atas ukiran sebelumnya. Efek palimpsest (ditulis lebih dari sekali) ditambah dengan erosi pada batu menciptakan ukiran aneh.

Jika dipisahkan dari teks Ramses II dapat diterjemahkan sebagai “The one of the Two Ladies“, yang menekankan sembilan negara asing, menjadi tumpang tindih menggantikan ukiran Seti I yang awalnya diukir di batu. Erosi permukaan batu terlihat jelas pada gambar asli di atas.

Sekoci
Nama nebty dari Amenemhat I (University College London)

Two Ladies (nebty) atau dua wanita atau dua dewi digambarkan dengan burung hering, pada hieroglif Abydos nampak pudar tumpang tindih dengan bagian depan helikopter Abydos.

Sedangkan gambar yang nampak seperti helikopter sebenarnya merupakan bagian dari tanda psd.t dan tanda X3s.t di atas satu sama lain, dengan bagian yang hilang. Perubahan yang nyata dalam skala juga kian memperumit hieroglif.

Sekoci
Efek palimpsest menimbulkan gambar seperti helikopter dan kendaraan canggih lainnya.

Secara logika, jika benar orang Mesir kuno memiliki kendaraan canggih seperti helikopter, kapal selam, dan pesawat jet, pastinya kita berharap menemukan banyak bukti lain, bukan hanya dalam gambar tunggal. Jenis mesin canggih ini membutuhkan banyak faktor pendukung, seperti bahan bakar, suku cadang, pabrik, dan lainnya.

Nyatanya tidak ditemukan jejak semacam itu di seluruh Mesir. Fakta tersebut pastinya tidak pernah terpikirkan oleh para pecinta UFO dan alien, dan mereka tidak membutuhkan fakta, yang mereka inginkan hanya teori liar sebagai pendukung keyakinannya.

Sekoci Hoaxes. Filter Ekosistem Informasi!


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
1
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kategori: Foto

Artikel Terbaru

Benarkah Helikopter Sudah Ada di Era Firaun?