Facebook Menyatakan Perang Dengan Anti Vaksin


Sekoci

Baru-baru ini (7/3) Facebook mengumumkan bahwa mereka sedang berupaya memerangi kesalahan informasi tentang vaksin di Facebook. Upaya mereka dengan mengurangi distribusinya dan memberi informasi yang tepat bagi semua penggunanya tentang topik tersebut.

Berikut langkah yang diambil Facebook:

  • Facebook akan mengurangi peringkat grup dan Halaman yang menyebarkan informasi yang salah tentang vaksinasi dalam Umpan Berita dan Pencarian. Grup dan Halaman ini tidak akan dimasukkan dalam rekomendasi ketika Anda mengetik di Pencarian.
  • Jika Facebook menemukan iklan yang menyertakan informasi yang salah tentang vaksinasi, mereka akan menolaknya. Facebook juga akan menghapus opsi penargetan terkait, seperti “kontroversi vaksin.” Untuk akun iklan yang terus melanggar kebijakan, Facebook akan mengambil tindakan lebih lanjut, seperti menonaktifkan akun iklan.
  • Facebook juga tidak akan menampilkan atau merekomendasikan konten yang berisi informasi yang salah tentang vaksinasi di Instagram Explore atau halaman tagar.
  • Facebook akan mempelajari cara untuk berbagi informasi edukasi tentang vaksin ketika orang menemukan informasi yang salah mengenai topik ini.

Organisasi kesehatan global terkemuka, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, telah secara terbuka bersedia mengidentifikasi tipuan vaksin yang dapat diverifikasi. Jika tipuan vaksin ini muncul di Facebook, mereka akan segera mengambil tindakan.

Misalnya, jika grup atau admin Halaman memposting informasi yang salah tentang vaksin, mereka akan mengucilkan seluruh grup atau Halaman dari rekomendasi, mengurangi grup dan distribusi Halaman dalam Umpan Berita dan Pencarian, serta menolak iklan dengan informasi yang salah tentang topik ini.

Seperti yang sudah diketahui, Anti-vaksin telah lama menentang penggunaan vaksinasi karena dianggap sebuah konspirasi global dan merupakan bisnis farmasi yang sangat menguntungkan. Anti vaksin dengan berbagai cara menyebarkan informasi untuk menjatuhkan vaksinasi, dengan tujuan agar masyarakat meninggalkan vaksinasi.

Kasus di Rumania pada tahun 2017 sebagai contoh, ada 6600 kasus dan 29 meninggal karena campak. Rumania mengalami kasus campak yang sangat besar karena tahun-tahun sebelumnya banyak warganya yang tidak melakukan vaksinasi. Beberapa negara di Eropa juga pernah mengalaminya walaupun tidak sebesar Rumania.

Adakah gerakan anti-vaksin yang turun langsung menemui para korban untuk memberi bantuan? Mereka selama ini hanya mampu berteori dengan segala asumsinya yang menyesatkan. Segala tuduhan mereka ciptakan tanpa pernah berkontribusi menanggulangi wabah campak, yang ada mereka menjadi penyebab wabah campak kembali muncul.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

kategori: Facebook

Artikel Terbaru

Facebook Menyatakan Perang Dengan Anti Vaksin