Video Ibu di Cina Memberi Anaknya Makan Kecebong Hidup?


Kecebong

Klaim: Video seorang ibu di Cina memberi makan anaknya yang masih balita semangkuk sup kecebong hidup.


FAKTA (Berpotensi Berbahaya)


ANALISIS

Sebuah video yang cukup mengganggu beredar di jejaring sosial hingga menjadi viral secara online memperlihatkan seorang anak balita diberi makan semangkuk kecebong atau berudu oleh ibunya. Apa yang dilakukan ibu tersebut terlihat tidak pantas, tetapi video itu nyata.

Tentang Video

Apa yang Anda lihat dalam tayangan video tersebut bagaimana seorang ibu di China memberi makan semangkuk kecebong hidup kepada anaknya yang masih balita. Dalam mangkuk ukuran sedang diisi air dan sekitar tujuh kecebong hidup, dengan santainya satu persatu kecebong disuapi kepada anaknya.

Saat memberi makan, si ibu memberitahu bahwa yang ia suapi kepada anaknya adalah berudu. Si anak nampak menikmatinya dan memakan beberapa berudu yang diberikan ibunya, tidak jelas apakah semua berudu di dalam mangkuk dihabiskan atau tidak.

Video yang membuat panik warga net tersebut awalnya beredar di media sosial Cina, Weibo, akhirnya beredar luas hingga ke ruang internet Indonesia.

Berudu
Berudu kodok

Tradisi Cina

Dalam tradisi Cina memberi makan kecebong kepada anak dipercaya baik bagi kesehatan, biasanya dilakukan oleh orangtua yang tinggal pedesaan. Mereka percaya bahwa makan berudu atau kecebong hidup dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu menetralisir racun dalam tubuh.

Pei Honggang, dokter anak dari Rumah Sakit Anak Shenzen, Cina, telah memperingatkan akan bahaya mengkonsumsi kecebong hidup. Ia mengatakan anak tersebut bisa menderita infeksi parasit seperti sparganosis yang berbahaya, infeksi juga bisa terjadi jika Anda memakan katak, ular, atau binatang lainnya dalam kondisi masih mentah. Setelah video menjadi viral, orang tua akhirnya didesak untuk tidak lagi memberi makan kecebong hidup kepada anaknya.

Kasus Yang Pernah Terjadi

Dalam sebuah jurnal yang diterbitkan secara online pada Mei 2017, seorang petani berusia 29 tahun dari wilayah Cina tengah terpaksa dibawa ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Universitas Zhengzhou setelah makan kecebong hidup. Ia memiliki riwayat demam tinggi selama 15 hari dan persisten, distensi abdomen dan menderita sakit.

Pasien didiagnosis secara klinis mengalami usus buntu dan peritonitis serta komplikasi usus. Sparganosis adalah salah satu parasit zoonisis yang sering diabaikan, infeksi pada manusia umumnya diakibatkan makan daging mentah yang terinfeksi plerocercoids, atau meminum air mentah yang terkontaminasi dengan copepoda yang terinfeksi.

Sparganum
Cacing Sparganum (Korean Journal)
Plerocercoid
Larva Plerocercoid (tokyo.ac.jp)

Di Cina, lebih dari 1300 kasus warga terinfeksi Paraganosis yang telah dilaporkan dan menyebar di 29 provinsi dari 34 provinsi selama tahun 1949 hingga 20014. Sebagian besar kasus dengan sparganosis ditemukan di Cina selatan dan disebabkan oleh makan daging katak mentah atau setengah matang atau daging ular, atau daging mentah lainnya.

Jadi, video seorang ibu memberi makan kecebong hidup kepada anaknya adalah nyata, tetapi praktek tersebut sangat tidak dianjurkan karena berpotensi berbahaya. Akibatnya akan menderita demam tinggi selama beberapa hari, nyeri perut, erupsi, dan eosinofilia; peritonitis, adhesi usus atau obstruksi, efusi perut, atau efusi fleura.

 

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
2
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

kategori: Kesehatan

Artikel Terbaru

Video Ibu di Cina Memberi Anaknya Makan Kecebong Hidup?