Mitos Vs Fakta: Dominan Otak Kiri atau Kanan Kepribadian Anda


Otak

Otak manusia adalah teknologi paling canggih di dunia, tetapi paling rentan terinfeksi virus. Sejatinya fungsi otak sangat rumit, bahkan para ahli hingga saat ini belum mampu mengungkap apa yang tersembunyi di dalam otak manusia. Otak bukan hanya sarana pemikiran manusia, tetapi mengatur perilaku, emosi, gerakan dan sensasi pada tubuh.

Mungkin Anda pernah mendengar bagaimana otak terbagi menjadi dua, kanan dan kiri. Teori yang telah lama dipercaya bahwa setiap manusia memiliki kemampuan hanya satu sisi, lebih dominan otak kiri atau kanan.

Teori ini umumnya terkait dengan psikologi, dominan otak kiri artinya Anda berpikir logis, detail dan objektif. Sedangkan orang yang dominan otak kanan, Anda akan lebih kreatif dan berjiwa seni tinggi. Teori itu bervariasi. Terkait hal ini, para ahli yang meyakini bahwa otak kiri vs otak kanan hanyalah mitos.

Secara anatomi, otak Anda terbagi menjadi dua belahan, kiri dan kanan, tetapi saling terkait. Dan belahan otak kiri dan kanan tidak sama. Mereka sangat mirip dan memiliki kelebihan. Sebagian besar proses pada sisi kiri juga terjadi pada sisi kanan, begitu pula sebaliknya.

Buku “Disorders of the Nervous System” (Gangguan Sistem Saraf) yang ditulis oleh ahli saraf Dartmouth Dr. Alexander Reeves dan Dr. Rand Swenson, mengutip Dr. Harold Wolff – salah satu ilmuwan otak terbesar abad ke-20 – mengatakan bahwa kedua sisi otak memiliki “kapasitas untuk mengekspresikan perasaan, nafsu dan dorongan yang tepat.

Kapasitas untuk belajar, memori, logika, dan lainnya. Kapasitas untuk mempertahankan batas dan toleransi yang tepat untuk frustasi dan kegagalan, dan bereaksi untuk kembali pulih dari efeknya. Kapasitas untuk mempertahankan reaksi pertahanan yang efektif dan termodulasi dengan baik (penindasan, penyangkalan, berpura-pura, rasional, menyalahkan, menarik, fantasi, depersonalisasi, perilaku obsesif-kompulsif dan pola reaksi tubuh yang melibatkan alimentasi, respirasi, metabolisme, dan lainnya).

Itu teks yang padat juga rumit, tetapi inti sederhananya: Hampir semua hal ada pada otak Anda yang membuat Anda menjadi manusia ada di kedua sisi organ. Secara umum fungsi belahan otak untuk tubuh, sisi kiri otak mengontrol sisi kanan tubuh Anda, dan sisi kanan otak mengontrol sisi kiri tubuh Anda. Kondisi menjadi lebih rumit untuk penglihatan: Saraf dari sisi kiri kedua mata terhubung ke sisi kiri otak, dan saraf dari sisi kanan kedua mata terhubung ke sisi kanan otak.

otak kiri dan kanan
PubMed Health

Pada abad ke-19, dua orang ahli saraf Dr. Pierre Paul Broca dan Dr. Karl Wernicke, menemukan bahwa orang-orang yang berjuang dengan pemrosesan bahasa cenderung memiliki kerusakan pada area tertentu di sisi kiri otak mereka. Para peneliti menyimpulkan bahwa kedua bidang itu penting untuk pemrosesan bahasa, mengumumkan kepada dunia bahwa bahasa hidup di otak kiri. Ide itu mungkin adalah akar dari gagasan bahwa otak kiri lebih kreatif dan otak kanan lebih analitis.

Para ahli meyakini bahwa teori otak kanan vs otak kiri adalah mitos. Secara anatomi, belahan otak kiri dan kanan memang benar, tetapi fungsinya tidak dapat dipisahkan. Robert H. Shmerling, MD, dari Harvard Health Publications, menyatakan bahwa keyakinan yang selama ini dipercaya bahwa sisi otak kiri hanya untuk berpikir, tidak dapat dipastikan.

Kurangnya bukti tidak membuktikan sebaliknya. Bagi orang-orang yang hidup ribuan tahun yang lalu, ketidakmampuan membuktikan bumi bulat tidak otomatis membuktikan bahwa bumi itu datar!

Menurut sebuah studi 2013 dari University of Utah, pemindaian otak menunjukkan bahwa aktivitas yang sama di kedua sisi otak terlepas dari kepribadian seseorang. Para penulis menyimpulkan bahwa teori tentang otak kiri vs otak kanan merupakan kiasan, bukan deskripsi anatomi yang akurat.

Jika selama ini Anda meyakini bahwa Anda adalah orang yang berotak kanan atau kiri, menghubungkan ciri-ciri sifat dan kepribadian hanya ke satu sisi otak, itu hanya mitos. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti tentang apa yang menentukan kepribadian individu, tetapi yang pasti itu tidak ada hubungannya dengan dominasi dari satu sisi otak.

 

Berikut anatomi otak manusia beserta fungsinya:

Otak kiri dan kanan
Struktur otak. (Institute for Quality and Efficiency in Health Care)

 

Otak
Bagian otak. (National Institutes of Health)

Otak: Bagian dari sistem saraf pusat yang terkandung dalam tengkorak (cranium).
Batang otak: Bagian otak yang terhubung ke sumsum tulang belakang.
Sistem syaraf pusat: Otak dan sumsum tulang belakang. Juga disebut CNS.
Otak kecil: Bagian otak di belakang kepala antara serebrum dan batang otak. Otak kecil mengontrol keseimbangan saat berjalan dan berdiri, dan fungsi motorik kompleks lainnya.
Korteks serebral: Lapisan luar otak (membungkus otak). Bagian ini adalah materi abu-abu.
Ventrikel otak: Serangkaian rongga yang saling terhubung, berisi cairan di dalam otak. Rongga-rongga ini adalah ventrikel otak, dan cairannya adalah cairan serebrospinal.
Otak besar (Cerebrum): Bagian terbesar dari otak. Ini dibagi menjadi dua belahan yang disebut belahan otak. Area dengan fungsi kontrol kontraksi otot rangka dan juga mengendalikan ucapan, pikiran, emosi, membaca, menulis, dan belajar.
Choroid Plexus: Jaringan pembuluh darah dan sel di ventrikel (ruang yang dipenuhi cairan) dari otak. Pembuluh darah ditutupi oleh lapisan tipis sel yang membuat cairan serebrospinal.
Corpus callosum: Sekelompok besar serabut saraf yang menghubungkan hemisfer otak kiri dan kanan.
Diencephalon (Interbrain): Bagian ini terletak di pusat dan hampir dikelilingi oleh belahan otak. Ini termasuk thalamus, hipotalamus, dan epithalamus.
Hypothalamus: Area otak yang mengontrol suhu tubuh, rasa lapar, dan rasa haus.
Medulla Oblongata (Brain Medulla): Medulla oblongata adalah bagian bawah batang otak. Sering disebut hanya sebagai medula. Medula mengontrol fungsi otonomik (fungsi yang tidak disadari) seperti pernapasan, detak jantung, dan tekanan darah.
Saraf optik: Sekelompok lebih dari 1 juta serabut saraf yang membawa pesan visual dari retina ke otak.
Kelenjar pineal: Organ kecil di otak besar yang menghasilkan melatonin. Juga disebut badan pineal dan organ pineal.
Kelenjar di bawah otak: Kelenjar seukuran kacang yang berada di dasar otak yang mengatur keseimbangan hormon tubuh.
Pons: Bagian dari sistem saraf pusat, terletak di pangkal otak, antara medulla oblongata dan otak tengah. Ini adalah bagian dari batang otak.
Saraf tulang belakang: Kolom jaringan saraf yang membentang dari pangkal tengkorak ke bawah. Bagian ini dikelilingi oleh tiga selaput pelindung, dan tertutup di dalam tulang belakang. Sumsum tulang belakang dan otak membentuk sistem saraf pusat, dan saraf tulang belakang membawa sebagian besar pesan antara otak dan bagian tubuh lainnya.
Thalamus: Area otak yang membantu memproses informasi dari indra dan mengirimkan ke bagian otak lainnya.

 

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
1
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

kategori: Mitos

Artikel Terbaru

Mitos Vs Fakta: Dominan Otak Kiri atau Kanan Kepribadian Anda