Facebook Memberikan Hadiah Setiap Laporan Penyalahgunaan Data


Facebook

Baru-baru ini Facebook mengumumkan akan memberikan hadiah kepada setiap orang yang melaporkan penyalahgunaan data oleh pengembang aplikasi. Program ini diberi nama Data Abuse Bounty, diluncurkan pada 10 April 2018, bagian dari upaya untuk menanggulangi penyalahgunaan data yang lebih cepat.

Program Data Abuse Bounty terinspirasi dari program bounty bug yang telah ada sebelumnya, digunakan untuk mengungkap dan mengatasi keamanan, mengidentifikasi pelanggaran kebijakan komunitas.

Program ini akan memberikan penghargaan kepada orang-orang tangan pertama yang mengetahui dan memiliki bukti bahwa aplikasi pihak ketiga mengumpulkan dan mentransfer data pengguna ke pihak lain untuk dijual, dicuri, atau digunakan untuk penipuan atau kepentingan politik.

Sama seperti program bounty bug, Facebook akan memberikan hadiah untuk setiap laporan, dinilai berdasarkan seberapa besar dampaknya. Meskipun tidak ada batasan maksimum, sebesar $ 40.000 untuk laporan bug berdampak tinggi diberikan kepada orang-orang yang setiap laporannya menjadi perhatian besar Facebook.

Anda bisa melaporkan jika mencurigai setiap penyalahgunaan data yang dilakukan aplikasi pihak ketiga. Facebook akan membayar setiap orang yang melaporkannya, itupun jika terbukti. Data Abuse Bounty dimaksudkan untuk melindungi data setiap pengguna Facebook, reaksi dari kebocoran data yang disalahgunakan oleh Cambridge Analiytica.

facebook

 

Sebuah tanya jawab dengan CEO Facebook Mark Zuckerberg, pers mempertanyakan tentang upaya Facebook untuk lebih melindungi informasi penggunanya. Dari sekian banyak pertanyaan yang diajukan, ada dua pertanyaan yang paling menjadi perhatian besar.

Pertama, bisakah Facebook mengendalikan sistemnya dan mungkinkah mereka bisa menjamin setiap penggunanya tetap aman? Pertanyaan kedua, apakah Facebook dapat memastikan bahwa sistem mereka tidak digunakan untuk merusak demokrasi?

Untuk semua pertanyaan itu Mark menjawab “ya”, tetapi semua itu butuh proses. Walau bagaimanapun platform Facebook sangat berbahaya jika digunakan oleh orang jahat, seperti berita palsu, kecurangan pemilu, ujaran kebencian, dan baru-baru ini skandal kebocoran data.

Terkait dengan pengendalian sistem, beberapa waktu lalu Facebook telah melakukan penyelidikan secara mendalam setiap aplikasi pihak ketiga yang mengantongi banyak data pengguna, jika terbukti melanggar akan dikunci. Selain itu, mereka juga akan membatasi akses data yang bisa didapat oleh pengembang aplikasi pihak ketiga.

Facebook juga berupaya melindungi keamanan pemilu. Serangan berita palsu politik dengan menggunakan manipulasi opini publik, berpotensi meresahkan, mempengaruhi, dan menyebabkan kegaduhan. Langkah-langkah untuk melindungi pemilu dari eksploitasi dan kecurangan akan dilakukan, salah satunya membatasi konten buruk untuk mempengaruhi pemilih.

Upaya Facebook dalam menekan kecurangan pemilu tidak lepas dari sifat hoax yang fluktuasi, iklim politik yang memanas akan meningkatkan informasi salah yang disengaja diciptakan oleh kelompok terorganisir ataupun individu yang terikat dengan ideologi politik. Pelbagai macam cara dilakukan untuk memenangkan kandidatnya dalam pemilihan, tidak terkecuali menyebarkan hoax dan manipulasi opini publik.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

kategori: Facebook

Artikel Terbaru

Facebook Memberikan Hadiah Setiap Laporan Penyalahgunaan Data