Apakah Pria Bisa Hamil?


Pria hamil
Sebuah perusahaan bir Jerman menggunakan dua model pria berpose seperti ibu hamil
Pria hamil
Sebuah perusahaan bir Jerman menggunakan dua model pria berpose seperti ibu hamil

Dalam beberapa dekade kasus pria hamil banyak didengungkan di ruang internet hingga menjadi kepercayaan ketika industri film ramai menampilkan cerita pria dengan kehamilannya. Lalu apakah pria bisa hamil? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut mari kita pelajari beberapa kasus dan penjelasan ilmiahnya.

Teori seorang pria bisa hamil berasal dari spekulasi beberapa karya fiksi dan komedi. Teori ini mulai dijadikan pertimbangan serius ketika sebuah media mingguan Inggris, New Society, menerbitkan artikel yang membahas prosedur kemungkinan pria mengalami kehamilan (1986).

Teori yang diajukan New Society, sel telur dapat dibuahi secara in vitro dan ditanam pada rongga perut pria. Mereka berspekulasi bahwa embrio harus dilekatkan pada organ utama, pria itu harus menjalani suntikan hormon, dan anak itu harus dilahirkan melalui operasi caesar, itu mungkin saja terjadi.

Ide yang mereka ajukan sekilas cukup masuk akal, apakah menurut Anda dapat terjadi? Ilmu pengetahuan tidak cukup hanya menggunakan rasionalitas. Meskipun beberapa wanita berhasil melahirkan anaknya dari kehamilan ektopik (janin berada diluar rahim), itu sangat berbahaya dan hampir semua embrio ektopik akan segera diangkat setelah didiagnosis.

Kehamilan ektopik terjadi ketika telur yang dibuahi menempel di tempat lain selain di dalam rahim. Hampir semua kehamilan ektopik terjadi di tuba fallopi dan dengan demikian kadang-kadang disebut kehamilan tuba. Tuba fallopii tidak dirancang untuk menahan embrio yang sedang tumbuh; dengan demikian, telur yang dibuahi dalam kehamilan tuba tidak dapat berkembang dengan baik dan harus diobati. Kehamilan ektopik terjadi pada 1 dari 50 kehamilan.

Jika pria menjalani kehamilan (ektopik) akan mengalami resiko yang sangat tinggi, kemungkinan hidupnya sangat kecil, terutama karena plasenta harus dibiarkan membusuk di dalam tubuhnya setelah kelahiran, karena pemindahannya akan menghasilkan pendarahan besar. Selain itu, kehamilan ektopik pada wanita adalah kelainan dan harus diobati.

Kasus pria hamil yang paling menghebohkan terjadi pada tahun 1999, seorang pria bernama Lee Mingwei muncul secara online mengejutkan dunia dengan mengaku sebagai pria satu-satu yang bisa hamil.

Lee Mingwei
Lee Mingwei

Website MalePregnancy.com mendokumentasikan kasus itu, bahkan pengunjung situs dapat memeriksa berbagai bukti dokumenter tentang kehamilan Mingwei. Dalam situs itu menampilkan laporan berita, gambar, klip video, gambar USG, dan pengukuran tekanan darah dari Mingwei.

Mereka juga melaporkan kelahiran anak yang dikandung Mingwei. Apakah itu nyata? Tidak. Situs itu adalah tipuan yang diciptakan oleh seorang seniman dan pembuat film, Virgil Wong. Karya Wong terutama menciptakan proyek-proyek seni di internet, mengeksplorasi dengan tema efek yang timbul dari obat kontemporer.

Situs itu mendapat perhatian luas pada tahun 2000 karena menerbitkan cerita kehamilan Mingwei, Wong mengakui telah menipu ribuan orang dan bahkan ia telah dihubungi banyak pria yang ingin hamil seperti Mingwei.

Kasus nyata pria mengalami kehamilan hingga melahirkan anaknya dialami oleh Thomas Beatie, hamil melalui inseminasi buatan pada 2007. Kehamilan pertama Beatie melalui proses kehamilan ektopik dengan bayi kembar tiga, tetapi diusia 22 minggu semua bayinya tidak selamat setelah menjalani operasi darurat.

Thomas Beatie
Thomas Beatie

Pada tahun 2008, Thomas menggemparkan dunia dengan kehamilannya dan melahirkan seorang anak yang diberi nama Susan, selanjutnya ia melahirkan kembali dua anak. Pada tahun 2010, Guinness World Records mencatat Thomas Beatie sebagai “World’s First Married Man to Give Birth” (Pria pertama yang menikah untuk melahirkan).

Setelah Anda membaca kisah Thomas mungkin berpikir pria bisa saja hamil. Namun, apa yang terjadi pada Thomas tidak membuktikan bahwa pria bisa hamil, ia adalah seorang transgender yang terlahir sebagai wanita dan mengubah jenis kelaminnya pada 1998. Pada 2002, ia menjalani operasi perubahan kelamin besar-besaran, tetapi organ reproduksinya tidak dihilangkan sehingga masih bisa hamil.

Thomas Beatie sebelumnya adalah seorang model di Hawaii

Alasan Thomas untuk hamil karena istrinya, Nancy, didiagnosis tidak subur hingga tidak mampu mengandung anak. Kehamilan Thomas dengan bantuan donor sperma anonim.

Seorang pria lain yang diklaim melahirkan beredar, dalam video menunjukan ia melahirkan melalui penisnya. Video itu menjadi viral hingga dipercaya, padahal semua informasinya tidak diketahui identitas si pria (anonim).

Warning: Video di bawah ini menampilkan beberapa momen  yang tidak layak dilihat.

Jika video itu nyata, pastinya outlet berita besar dunia mengabarkannya, identitasnya pasti diketahui. Sama sekali tidak ada rincian tentang video itu dan siapa yang membuatnya atau apa yang sebenarnya terjadi, semuanya anonim. Kemungkinan besar video itu hanya parodi untuk menggambarkan betapa menyakitkan saat melahirkan.

Sejatinya mengandung hingga melahirkan prosesnya sangat kompleks, belum lagi terjadi komplikasi, seperti tekanan darah tinggi, infeksi, pre-eklampsia, kelahiran prematur, keguguran, dan komplikasi lainnya.

Kesimpulan: Fakta biologis yang tidak terbantahkan adalah pria tidak bisa hamil hingga melahirkan, kecuali ia transgender yang sebelumnya terlahir sebagai wanita dan masih memiliki alat reproduksi untuk mengandung janin. Pria hamil hanya bisa terjadi dalam film, seperti Junior (1994) yang dibintangi oleh aktor lawas Arnold Schwarzenegger.

 

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
2
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kategori: Informasi

Artikel Terbaru

Apakah Pria Bisa Hamil?