Apakah Minyak Esensial Beracun Bagi Kucing?


Klaim: Minyak esensial (atsiri) beracun bagi kucing.

Sumber klaim: Metrotvnews.com

Bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan, sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan minyak esensial karena cairan tersebut berbahaya bagi kucing atau anjing.

Sebuah unggahan dalam media sosial Facebook tentang seorang wanita yang bercerita bahwa kucingnya keracunan karena minyak kayu putih yang tersemprot ke seluruh ruangan menjadi viral. Sebuah organisasi amal di Inggris dan Wales yang mengalakkan kesejahteraan hewan Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) menyatakan bahwa penyemprot aroma ruangan dapat membahayakan hewan peliharaan.

“Minyak esensial berbahaya untuk kucing dan dapat menyebabkan reaksi merugikan,” demikian menurut RSPCA pada Metro.co.uk.

FAKTA (sebagian informasi diluruskan)

ANALISIS

Sebuah pesan memperingatkan para pemilik hewan peliharaan mengenai racun minyak esensial/atsiri pada hewan peliharaan. Memang benar bahwa beberapa jenis minyak atsiri cukup berbahaya bagi hewan-hewan berbulu, tetapi tidak semua minyak esensial beracun bagi hewan peliharaan.

Di zaman sekarang, penggunaan minyak atsiri untuk manusia cukup besar, tetapi penting untuk diingat bahwa minyak atsiri dapat menimbulkan resiko keselamatan kepada hewan peliharaan seperti kucing. Sebelumnya, beberapa minyak atsiri dinyatakan aman untuk kucing dan bahkan direkomendasikan untuk pengobatan seperti kutu telinga, masalah pernafasan dan untuk menghilangkan stress (seperti aroma terapi).

Minyak esensial

Namun, saat ini telah ditemukan bukti yang menyatakan minyak atsiri dapat menimbulkan bahaya pada kucing. Beberapa pemilik kucing telah melaporkan beberapa kasus keracunan tak disengaja. Sebuah insiden yang cukup populer diposting oleh Sue Murray dari Michigan di Facebook (post telah dihapus), kucing anaknya terjangkit racun secara tidak sengaja setelah menggunakan minyak eucalyptus pada aroma diffuser. Kucing tersebut menjadi lemas, gelisah dan mengeluarkan banyak air liur selama empat hari.

Pada April 2017 Pusat Pengendalian Racun pada Binatang dari ASPCA (American Society for the Prevention of Cruelty to Animals) memberikan beberapa aturan keamanan dalam penggunaan minyak atsiri untuk hewan peliharaan. Minyak atsiri dapat menjadi berbahaya pada hewan peliharaan jika dihirup, dikonsumsi atau terserap saat bersentuhan dengan kulit.

Yang perlu diperhatikan, anjing dan kucing memiliki indera penciuman yang lebih baik daripada kita. Minyak atsiri banyak mengandung senyawa yang mudah menguap yang dapat membahayakan hewan peliharaan pada tingkat konsentrasi tertentu. Dalam produk perawatan hewan, umunya jumlah cairan minyak atsiri yang digunakan cukup banyak. Penghirupan minyak atsiri secara berkala dapat berbahaya bagi kucing, entah secara langsung atau berjangka.

Efek racun minyak atsiri pada kucing dapat menyebabkan kejang-kejang, gangguan pencernaan, gangguan sistem saraf pusat, kerusakan hati dan bahkan kematian. Perusahaan Young Living Essential Oils telah menyarankan masyarakat untuk ‘berhati-hati saat digunakan pada kucing’, yang mana cukup bertolak-belakang dengan minyak phenol-tinggi dan sitrus.

Aroma kuat yang terkandung dalam minyak atsiri juga cukup berbahaya bagi burung. Jadi, jika Anda berencana untuk menggunakan minyak atsiri pada kucing atau hewan peliharaan lain, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan terlebih dahulu.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

Sumber : Hoax atau Fakta
Penerjemah : Ben Andy

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

kategori: Fakta

Artikel Terbaru

Apakah Minyak Esensial Beracun Bagi Kucing?