Penelitian: Jangan Percaya Motivator?


Klaim : Berdasarkan hasil penilitian yang dilakukan oleh kandidat PhD. Gordon Pennycook dan sebuah tim peneliti dari University of Waterloo: “Jangan percaya kalimat dari motivator karena sebenarnya hanya omong kosong.”

Campuran Disinformasi dan Fakta

ANALISIS

Kandidat PhD. Gordon Pennycook adalah seorang peneliti yang umumnya berfokus pada teori penalaran dan pengambilan keputusan dual-process. Gordon Pennycook saat merilis jurnal “On the reception and detection of pseudo-profound bullshit” pada 6 November 2015, statusnya masih ‘kandidat’ PhD. Namun, saat ini Gordon sudah menyandang status PhD sejak tahun 2016.

I completed my Bachelor of Arts (Hons) degree in 2009 under the supervision of Dr. Valerie Thompson at the University of Saskatchewan (Canada). In 2010, I moved to the University of Waterloo (also Canada) to work with Dr. Jonathan Fugelsang and Dr. Derek Koehler. I received a Master of Arts degree in 2011 and a PhD in 2016 under their supervision.

“Menurut penelitian, jangan percaya kalimat dari motivator karena sebenarnya hanya omong kosong.”

“Kasihilah musuh-musuhmu, karena mereka banyak menghabiskan waktu memberi tahu kesalahan Anda.”
– Benjamin Franklin

“Harus selalu ingat … Gosip dibawa oleh pembenci, disebarkan oleh orang bodoh, dan diterima oleh orang idiot.”
– Ziad K. Abdelnour 

“Kebahagiaan bukan tidak ada masalah, tetapi kemampuan untuk menghadapinya.”
– Steve Maraboli

“Apa yang membuat Superman menjadi pahlawan bukan karena memiliki kekuatan super, tetapi ia memiliki kebijaksanaan dan kedewasaan untuk menggunakan kekuatannya secara bijak.”
– Christopher Reeve

Apakah menurut Anda semua quotes motivasi di atas ungkapan yang tidak bermakna apa-apa tapi terkesan dahsyat (omong kosong)?

Dalam menyampaikan informasi hasil penelitian, kita wajib membaca jurnal aslinya agar tidak menfsirkan sendiri dan melenceng dari hasil studi. Gordon pernah terjebak oleh situs New Age Bullshit Generator dimana awalnya ia sangat terhibur dengan quotes inspiratif dari situs itu. Namun, akhirnya ia menyadari dan merasa terganggu hingga tercetus ide untuk melakukan riset.

And at first you’re like Oh, that’s nice and a second later, you find yourself confused?

That is because the above quote is complete bullshit. In fact, it was generated by a website called “New Age Bullshit Generator,” a site that randomly creates phony, spiritual, Tumblr-esque aphorisms for geeky amusement.

When Ph.D. candidate Gordon Pennycook stumbled on the site, he found it profoundly entertaining — at first. But then he got a little disturbed:

“I thought, ‘I wonder if people would actually rate such blatant bullshit as profound,’” he told The Huffington Post. “The study sort of went from there.”

New Age Bullshit Generator adalah situs parodi yang banyak menampilkan quotes inspiratif palsu, banyak orang dengan mudahnya menganggap omong kosong sebagai nasihat yang bijak dan mendalam. Hal tersebut menjadi titik awal dari penelitian tentang omong kosong ini.

Dalam hal ini, penelitian Gordon tentang quotes omong kosong tidak secara umum ditujukan untuk semua motivator, melainkan kata-kata motivasi palsu alias omong kosong yang ternyata dengan mudahnya diterima oleh banyak orang, seperti kalimat-kalimat yang berasal dari situs New Age Bullshit Generator.

Jadi, kalimat “jangan percaya kalimat dari motivator karena sebenarnya hanya omong kosong,” sangat menyesatkan, tidak mendasar dan hanya berdasarkan asumsi pribadi yang tidak memahami atau mungkin tidak membaca jurnalnya – On the reception and detection of pseudo-profound bullshit.


Gordon Pennycook dan sebuah tim peneliti dari University of Waterloo di Ontario, Kanada, menguji hampir 800 peserta apakah mereka dapat menentukan sebuah kalimat yang benar-benar motivasi atau yang hanya omong kosong. Para periset menggunakan kalimat-kalimat yang dihasilkan secara acak dari New Age Bullshit Generator dan situs lain yang disebut Wisdom of Chopra (quotes fiksi Deepak Chopra).

Pada tes pertama, setiap peserta diminta untuk menilai kedalaman kalimat-kalimat omong kosong tersebut dalam skala satu sampai lima. Sekitar 27 persen subjek memberikan skor rata-rata tiga atau lebih, yang menunjukkan bahwa mereka menemukan bahwa kalimat tersebut dianggap mendalam

Tes kedua menggunakan kalimat omong kosong yang lebih banyak dicampur dengan tweet yang diposkan oleh Deepak Chopra. Hasilnya menunjukkan bahwa banyak peserta kesulitan untuk membedakan antara pernyataan yang dihasilkan dari situs New Age dan kutipan Chopra.

— Deepak Chopra (@DeepakChopra) November 29, 2015

Untuk memastikan bahwa setiap peserta tidak berpikir setiap kata-kata motivasi sebagai hal yang mendalam, periset melakukan dua tes lagi dengan memberikan kalimat sederhana yang tidak mendalam: “Bayi yang baru lahir membutuhkan perhatian konstan.”

Hasilnya sebagian besar peserta menilai kalimat itu adalah pernyataan yang biasa saja, tetapi sekitar 20 persen peserta menilainya tidak biasa alias memiliki makna yang sangat mendalam. Sebuah pertanyaan besar dimana kalimat sederhana yang sebenarnya tidak terkesan istimewa malah dianggap mendalam. Mungkin jika kami memberikan quotes “Tidurlah dengan mata terpejam,”  juga akan dianggap sebuah motivasi yang sangat dalam.

Berikut contoh quotes mendalam dari motivator Chopra dan quotes omong kosong mendalam palsu dari situs New Age:

Anda dan saya adalah pemimpi dari sup kuantum (New Age Bullshit Generator)
Kesehatan berkaitan dengan energi di sekitar (Quote Chopra)
Dengan bertumbuh, kita terus bermimpi (New Age Bullshit Generator)
Membuat teh mengheningkan berbagai keajaiban yang berharga (Quote Chopra)

Periset menyimpulkan bahwa orang-orang yang menerima omong kosong mendalam yang palsu cenderung kurang cerdas daripada mereka yang tidak menerima. Studi ini juga menemukan bahwa mereka yang menerima kalimat-kalimat omong kosong adalah orang yang kurang reflektif dan lebih cenderung percaya pada teori konspirasi, pengobatan alternatif dan paranormal.

Intinya adalah orang yang memiliki kecerdasan yang lebih tinggi mampu mendeteksi setiap ucapan omong kosong yang terkesan inspiratif. Tingkat kecerdasan ditentukan bagaimana mereka berpikir, apakah lebih memilih meyakini begitu saja setiap quotes atau ucapan motivator, atau skeptis dengan mengkajinya terlebih dahulu.

Dalam pengantar jurnal dijelaskan bahwa mereka terfokus pada omong kosong palsu yang mendalam (pseudo-profound bullshit), yang terdiri dari pernyataan yang tampak mengesankan, disajikan sebagai benar dan bermakna, tetapi sebenarnya tidak beraturan. Dalam jurnalnya tidak membahas motivator secara khusus, tetapi mengambil beberapa pernyataan motivasi untuk diuji kepada peserta.

Apa itu Pseudo-Profound (Kedalaman Palsu)?

Pseudeo-profound memiliki arti kedalaman yang semu, membuat orang berpikir bahwa kalimat-kalimat tersebut mendalam tetapi sebenarmya tidak. Dalam isi jurnal, penulis mengatakan bahwa mengapa seseorang salah menilai pseudo-profound bullshit, kemungkinannnya ada dua. Pertama, seseorang yang memiliki bias lebih kuat dalam menerima hal-hal yang dianggap benar (kemampuan kognitif lemah). Mekanisme kedua berkaitan dengan ketidakmampuan untuk mendeteksi omong kosong, yang dapat menyebabkan seseorang kebingungan karena ketidakjelasan dalam memahami kedalaman kalimat.

Riset itu menggunakan kata “bullshit” 200 kali, mendefinisikan omong kosong sebagai kata kunci yang tidak cocok dalam struktur sintaksis yang benar. Sintaksis adalah tatabahasa yang membahas hubungan antara kata dalam tuturan. Tim peneliti menulis: “Meskipun pernyataan-pernyataan itu terkesan menyingkapkan makna yang boleh jadi mendalam, itu sebetulnya cuma himpunan kata-kata yang ditaruh secara acak sesuai struktur kalimat.”

Apakah penelitian Gordon Pennycook menargetkan motivator?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, riset yang dilakukan bukan menargetkan motivator, tetapi menguji apakah orang dapat termakan oleh omong kosong mendalam yang palsu. Bahkan Deepak Chopra yang dijadikan objek riset mengucapkan terima kasih atas penelitian itu, membuatnya lebih banyak job panggilan dan penawaran buku baru.

Jadi, jika Anda berpikir hasil penelitian itu menyatakan jangan mempercayai motivator karena apa yang mereka katakan hanya omong kosong, itu kesalahan besar. Inti penelitian itu menguji tingkat kecerdasan seseorang dalam menyikapi setiap kalimat-kalimat atau ucapan motivasi yang terkesan inspiratif. Sederhananya, jangan mudah percaya dengan ucapan motivasi karena tidak semua yang diucapkan adalah hal yang benar, bahkan bisa jadi hal tersebut adalah hal yang sebenarnya tidak mendalam sama sekali.

Seperti halnya dengan kalimat “jangan percaya internet” dan “jangan mudah percaya internet,” perbedaan dua kalimat itu hanya pada kata “mudah”, tetapi artinya sangat jauh berbeda.

Kalimat tepat: “Jangan gampang percaya motivator dan politikus.” (Tirto.id)

Kesimpulan

Benar: Gordon Pennycook melakukan riset menguji 800 peserta dengan memberikan beberapa quotes yang berasal dari New Age Bullshit Generator dan motivator Deepak Chopra.

Salah: Penelitian mengungkapkan jangan percaya kalimat motivator karena sebenarnya hanya omong kosong.

Bullshit atau omong kosong di zaman modern seperti sekarang ini banyak ditemui, bahkan setiap profesi pasti ada saja pelakunya, tentu saja pelakunya disebut oknum. Begitu juga dengan penelitian tersebut hanya mengambil sebagian kecil pernyataan motivasi omong kosong, tidak menargetkan motivator.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

Kategori: Disinformasi

Artikel Terbaru

Penelitian: Jangan Percaya Motivator?

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format