Pejabat Iran Menuduh Negara Barat Menggunakan Kadal Untuk Memata-matai Program Nuklir Mereka?


Klaim:Pejabat Iran menuduh negara Barat menggunakan hewan reptil untuk memata-matai program nuklir Iran.

Seorang program senior Iran menyatakan, negara Barat menggunakan berbagai cara untuk memantau aktivitas mereka. Menurut mantan petinggi militer Iran itu, agen mata-mata Barat memakai kadal untuk memata-matai program nuklir mereka.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh lisan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali khamenei, Hassan Firuzabadi, menjawab pertanyaan dari media lokal dalam kasus penangkapan beberapa ahli lingkungan. Firuzabadi menjelaskan bahwa Negara Barat dapat memakai reptil gurun seperti kadal atau bunglon.

 

Campuran Hoax & Fakta

ANALISIS

Pernyataan seorang penasehat hukum Ayatollah Ali Khamenei, Hasan Firuzabadi, yang menuduh negara Barat menggunakan binatang reptil untuk memantau aktivitas program nuklir mereka memang benar. Tuduhan itu berdasarkan penangkapan para aktivis lingkungan yang menyelundupkan reptil  untuk alasan tuduhan kepada intelijen Barat.

Apakah reptil seperti kadal bisa mendeteksi program nuklir?

Ini bukan pertama kalinya Iran menuduh hewan sebagai spionase. Pada 2008, pasukan keamanan Iran telah menangkap burung merpati mata-mata di dekat fasilitas nuklir Natanz. Selain burung merpati dan kadal, pada 2007, telah ditangkap 14 tupai di Iran yang  dituduh telah dilengkapi alat mata-mata berteknologi tinggi.

Tuduhan pejabat Iran tersebut berdasarkan kemampuan kulit kadal yang dapat menarik gelombang atom. Hal itulah yang dijadikan alasan utama kenapa kadal dijadikan mata-mata program nuklir Iran. Namun, alasan itu bertentangan dengan fakta bahwa sisik kadal terdiri dari protein keratin yang sama seperti kulit manusia.

Selain itu, radioaktivitas di tambang uranium atau di sekitar pabrik nuklir hampir tidak ada. Terutama penambangan uranium melibatkan uranium dioksida ( UO2, U3O8, U235, dll.) yang tidak terlalu radioaktif. Penambangan uranium dilakukan dengan teknik terbuka maupun teknik terowongan. Siklus bahan bakar nuklir melalui beberapa tahapan dimulai dari hulu hingga ke hilir.

Bijih uranium hasil penambangan akan dikirim ke pabrik pengolah bijih yang umumnya berada di dekat tambang. Di pabrik ini, bijih uranium dihancurkan secara mekanik, dan kemudian uranium dipisahkan dari mineral lainnya melalui proses kimia menggunakan larutan asam sulfat. Hasil akhir dari proses ini berupa konsentrat uranium oksida (U3O8) yang sering disebut kue kuning atau “Yellow Cake”, meskipun dalam banyak hal berwarna kecoklatan.

Konversi Tahapan selanjutnya untuk pembuatan bahan bakar nuklir adalah proses pemurnian dan konversi Yellow Cake menjadi serbuk uranium dioksida (UO2) berderajat nuklir. UO2 ini kemudian dikonversi lagi ke dalam bentuk gas uranium hexafluoride (UF6).

Untuk reaktor nuklir yang menggunakan bahan bakar uranium alam, yaitu reaktor yang mampu menghasilkan reaksi fisi berantai dengan bahan bakar uranium alam yang hanya mengandung 0,7% U-235, serbuk UO2 hasil konversi Yellow Cake dapat langsung dikirim ke pabrik bahan bakar nuklir untuk diproses menjadi perangkat bakar nuklir yang siap digunakan di dalam reaktor.

Live Science telah meneliti klaim pejabat Iran tersebut dan menyatakan bahwa kadal tidak bisa mendeteksi uranium. Tuduhan Firuzabadi yang mengklaim bahwa kulit kadal dapat menarik gelombang atom. Meskipun gelombang atom bukan hal yang nyata, mungkin Firuzabadi mengacu pada radiasi gamma – bentuk berenergi dari radiasi elektromagnetik yang diproduksi oleh radioaktivitas atau proses nuklir – yang dipancarkan dari isotop radioaktif selama penambangan uranium.

Klaim aneh itu tidak masuk akal dan menggelikan. Dua pakar reptil mengatakan kepada Live Science bahwa ide kulit kadal dapat menarik gelombang atom sungguh tidak masuk akal, karena kulit kadal terbuat dari protein yang sama persis dengan kulit manusia.

Menurut ahli biologi evolusioner Barry Sinervo dari University of California, Santa Cruz, kadal adalah hewan berdarah dingin dan senang mencari daerah yang lebih hangat. Tidak masuk akal mereka masuk ke wilayah penambangan uranium yang dingin.

Kesimpulan:

Memang benar bahwa pejabat Iran Hasan Firuzabadi mengeluarkan pernyataan bahwa negara barat menggunakan hewan kadal untuk memata-matai program nuklir mereka. Namun, alasan bahwa kulit kadal mampu menarik gelombang atom dan dapat dijadikan mata-mata program nuklir Iran, sangat tidak masuk akal dan telah dimentahkan oleh dua pakar reptil.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Artikel Kategori: HOAX

Terbaru

Pejabat Iran Menuduh Negara Barat Menggunakan Kadal Untuk Memata-matai Program Nuklir Mereka?

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format