Klarifikasi BPOM RI Tentang Klorin Pada Kantong Teh Celup


Kekhawatiran menghinggapi pecinta teh kala isu klorin pada kemasan teh celup menerpa. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa klorin adalah bahan kimia penting dalam pemurnian air, desinfektan dan dalam pemutih. Klorin juga digunakan dalam produksi kertas, antiseptik, zat warna, makanan, insektisida, cat, produk minyak bumi, plastik, obat-obatan, tekstil, pelarut, dan banyak produk lainnya.

Klorin  juga digunakan untuk membunuh bakteri dan mikroba pada air minum. Selain itu, unsur ini juga digunakan untuk pemutih pulp kayu sebelum digunakan untuk membuat kertas.

Klorin disebut-sebut dapat memicu iritasi dan kanker.

Terkait penggunaan klorin pada kertas, beredar kabar di media sosial bahwa kantong teh celup berbahaya bagi kesehatan karena dapat menyebabkan kanker. Disebutkan ada kandungan klorin sebagai pemutih di dalam kantong kertas yang bisa larut ketika teh diseduh terlalu lama.

Menanggapi hal tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) memandang perlu memberikan klarifikasi.

Dalam situsnya BPOM RI menyampaikan penjelasan sebagai berikut:

  1. Kantong teh celup umumnya terbuat dari kertas dan plastik.
  2. Kantong teh celup terbuat dari kertas biasanya berupa jenis kraft dilapisi plastik polietilen  yang berfungsi dalam perekatan panas. Industri kertas untuk kemasan pangan sudah tidak menggunakan senyawa klorin sebagai pemutih dan syarat ini disertakan pada saat permohonan penilaian keamanan produk.
Teh celup kantong kertas. Sumber: BPOM RI
  1. Polietilen yang digunakan sebagai fungsi perekatan tidak meleleh pada suhu titik didih air, hal ini terlihat saat kantong kertas teh celup tidak terbuka saat diseduh dengan air panas.
  2. Selain kantong kertas, kantong plastik teh celup juga terbuat dari plastik jenis nilon, polietilen terefltalat (PET) atau asam polilaktat (PLA).
Jenis kantong teh celup
  1. Teh celup yang terdaftar di Badan POM telah melalui evaluasi penilaian keamanan pangan termasuk penilaian keamanan kemasannya (kantong teh celup).
  2. Penilaian keamanan kantong teh celup juga mensyaratkan pemenuhan terhadap batas migrasi baik yang berbahan kertas maupun plastik yang tercantum dalam Peraturan Kepala Badan POM Nomor HK.03.1.23.07.11.6664 tahun 2011 tentang Pengawasan Kemasan Pangan.
  3. Sebagai perlindungan terhadap masyarakat, Badan POM senantiasa terus melakukan pengawasan terhadap produk yang kemungkinan tidak memenuhi syarat.
  4. Dihimbau kepada masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM 1-500-533, SMS 0812-1-9999-533, e-mail halobpom@pom.go.id atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM diseluruh Indonesia.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More From: Informasi

DON'T MISS

Klarifikasi BPOM RI Tentang Klorin Pada Kantong Teh Celup

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format