Kesalahan Sejarah Ilmuwan dan Penemuan Hak Paten Teknologi


Thomas Edison penemu bola lampu?

Lampu busur listrik pertama kali diperkenalkan oleh Humphrey Davy pada tahun 1806, tetapi hasil temuannya tidak praktis untuk penerangan rumah.

Sepanjang abad ke-18 banyak ilmuwan yang mencoba menyempurnakan lampu listrik. Seperti Frederick DeMoleyns dan Joseph Swan yang mencoba menggunakan listrik untuk memanaskan sebuah objek dalam vakum tertutup menggunakan bola kaca untuk menjaga oksigen tetap pada tempatnya sehingga materi inti tidak akan terbakar, tapi percobaan mereka tidak sepenuhnya berhasil.

Pada tahun 1878, Edison mengumumkan telah memecahkan semua masalah itu. Tetapi idenya juga ternyata tidak bisa berjalan dengan baik. Dengan beberapa staf laboratorium yang bekerja untuk Edison, mereka mencoba membuat bentuk lampu yg terbaik (panjang, tipis, filamen) dan bahan terbaik (resistensi tinggi) untuk digunakan dalam bola lampu.

Pada Bulan Oktober 1880, staf Edison berhasil menciptakan bola lampu yang dapat menyala hingga 600 jam, itu menjadi lampu listrik praktis yang pertama. Lalu apakah itu menjadikan Edison sebagai penemu lampu pertama? Tidak, apa yang diajarkan di sekolah tentang Edison sebagai penemu bola lampu listrik tidak benar. Banyak orang yang terlibat dalam penciptaan lampu, sedangkan Edison hanya pemilik modal yang akhirnya mematenkan penemuan yang sangat penting itu.

Sketsa awal bola lampu Edison (Gambar: Edisonmuckers.org)

Nikola Tesla, salah seorang ilmuwan yang pernah bekerja bersama Edison, ia mendirikan perusahaan Tesla Electric Light & Manufacturing Company dimulai pada Desember 1884. Tesla bekerja mendesain sistem pencahayaan busur, segmen yang tumbuh dengan cepat dari industri lampu listrik baru yang digunakan oleh sebagian besar untuk pencahayaan luar ruangan.

Kisah penciptaan bola lampu sudah ada puluhan tahun sebelum Edison dan seluruh stafnya menciptakan bola lampu. Seperti yg sudah dijelaskan di atas, pada tahun 1806 Humphrey Davy, seorang warga Inggris, menunjukkan lampu listrik yang potensial untuk Royal Society.

Lampu Davy memproduksi pencahayaan dengan menciptakan percikan listrik yang menyilaukan antara dua batang arang. Perangkat ini yang dikenal sebagai “lampu busur,” namun dianggap tidak praktis untuk digunakan secara massal.

Salah satu bola lampu Edison (Gambar: Edisonmuckers.org)

Berawal dari karya Davy, para ilmuwan abad 19 mencoba memperbaiki dan menyempurnakan agar dapat digunakan di rumah dan kantor. Beberapa orang penemu berhasil mematenkan hasil temuan lampu mereka dengan berbagai teknik penciptaan.

Pada tahun 1841, seorang penemu Inggris bernama Frederick DeMoleyns mematenkan bohlam lampu hanya menggunakan teknik oksigen sebagai pembakaran dengan menggunakan kombinasi pembakaran yang terbuat dari platinum dan karbon.

Seorang ilmuwan Amerika bernama John Wellington Starr juga menerima paten pada tahun 1845 untuk bola lampu menggunakan vakum dengan menghubungkan burner karbon. Banyak ilmuwan lainnya yang menyumbangkan ciptaannya atas bola lampu, termasuk seorang ahli kimia Inggris bernama Joseph Swan, yang meningkatkan kualitas lampu dan mematenkannya dengan versi praktis dan efisien menggunakan vakum dengan pembakar dari berbagai bahan dan bentuk.

Banyak ilmuwan yang mencoba menyempurnakan bola lampu karena dianggap memiliki nilai komersial yang sangat tinggi. Thomas Alva Edison yang sebelumnya sudah terkenal dengan beberapa item paten dan dukungan finansial yang memadai, akhirnya masuk dalam zona persaingan.

Karena desakan persaingan yg cukup ketat, hanya beberapa bulan saja Edison mengumumkan kepada surat kabar bahwa ia telah berhasil memecahkan masalah subdivisi dari lampu listrik. Ternyata, pengumuman Edison terlalu prematur karena masih banyak kekurangannya.

Salah satu model lampu Edison yang digunakan dalam demontrasi di Menlo Park, Desember 1879. (Wikipedia)

Jadi, jika Anda menganggap Thomas Edison adalah penemu bola lampu, mulai sekarang Anda harus mengubahnya. Edison adalah pengusaha pemilik modal yang banyak mempekerjakan para ilmuwan untuk mengkomersilkan semua hasil temuannya hingga mendapatkan keuntungan finansial. Banyak ilmuwan sebelumnya telah memberikan kontribusi besar dalam menemukan dan menyempurnakan bola lampu yang sekarang menerangi hampir seluruh isi bumi.

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
1
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

Kategori: Sains

Artikel Terbaru

Kesalahan Sejarah Ilmuwan dan Penemuan Hak Paten Teknologi