Dengan Hanya Mengayuh Sepeda Selama 1 Jam Mengaliri Listrik Rumah Selama 24 Jam?


CEO Living Essential, Manoj Bhargava berencana untuk mendistribusikan 10.000 stasioner pembangkit listrik tenaga sepeda di wilayah pedesaan di India. Sepeda yang juga sebagai generator listrik ini menggunakan daya penyimpanan baterai, yang kemudian dapat digunakan sebagai pembangkit listrik untuk menyalakan beberapa lampu dan juga berfungsi untuk pengisi daya baterai ponsel bagi rumah-rumah yang belum dialiri listrik.

Namun, cerita ini sangat disayangkan terlalu dibesar-besarkan oleh beberapa situs media. Mereka menganggap sepeda pembangkit listrik ini hanya memerlukan satu jam mengayuh untuk menghasilkan senilai dengan satu hari listrik.

Berikut artikel berita dari pikiran-rakyat.com, dream.co.id.

Jutaan orang di seluruh dunia tidak memiliki akses listrik pada waktu tertentu, namun orang di belakang minuman energi 5-Hour Energy mengklaim telah menemukan jawabannya.

Solusi ‘Free Electric’ dari Billions in Change ini menggunakan sepeda stasioner sederhana untuk menghasilkan 24 jam listrik, dan didukung oleh CEO Living Essentials, Manoj Bhargava.

Sepeda ini hanya memerlukan satu jam mengayuh untuk menghasilkan senilai dengan satu hari listrik, dan CEO sekaligus dermawan ini menyebutnya ‘yang termurah, cara yang paling praktis’ untuk menciptakan listrik di seluruh dunia.

Solusi Listrik Gratis ini berdasarkan pada energi mekanik manusia, dimanfaatkan melalui sepeda stasioner sederhana.

Tidak dihubungkan dengan ‘jaringan,’ motor ini dapat menyediakan listrik di mana saja, asalkan ada seseorang di sana untuk menggenjotnya,” kata Bhargava dalam tayangan video yang dikutip Daily Mail, Kamis (25/2/2016).

“Energi mekanik manusia begitu menakjubkan. Mengapa kita tidak dapat menggunakannya untuk menciptakan energi,” tambah Bhargava.

Saat seseorang mengayuhnya, roda sepeda akan memutar roda gila (flywheel), yang selanjutnya akan memutar generator. Listrik yang dihasilkan generator akan mengisi baterai, menyediakan listrik yang cukup untuk 24 jam hanya dengan satu jam kayuhan.

Menurut Fox News, mekanisme ini dibuat dengan bagian-bagian sepeda seperti biasa, sehingga dapat dengan mudah diperbaiki.

India akan menjadi negara pertama untuk mencoba solusi ini, dan proyek percontohan akan dimulai dengan 25 sepeda bulan depan sekitar Lucknow, Amethi, dan Raebareli di utara negara bagian Uttar Pradesh, India.

Campuran Fakta dan Hoax


Fakta: Sepeda pebangkit listrik ini dirancang untuk rumah-rumah di pedesaan di India dengan ukuran sangat kecil, penggunaanya sangat terbatas hanya dapat mengaliri listrik pada bola lampu dengat watt yang sangat rendah, kadang juga bisa digunakan untuk menyalakan kipas angin dan pengisian baterai ponsel.

Hoax: Sepeda ini tidak dapat digunakan secara maksimal untuk diterapkan di seluruh dunia. Dengan mengayuh 1 jam, tidak dapat menghasilkan listrik senilai 24 jam penuh.

Analisis

Mengayuh sepeda ini dalam 1 jam hanya akan menghasilkan daya sekitar 0,11 KWH (tergantung pada seberapa cepat Anda mengayuhnya).

Penggunaan listrik rumah tangga di Indonesia rata-rata sekitar 15 KWH per hari. Jadi, mengayuh sepeda listrik dalam 1 jam menghasilkan rata-rata 0,11 KWH, itu berarti sepeda listrik dalam 1 jam dapat mengaliri listrik rumah tangga di Indonesia tidak lebih dari 1/2 jam saja.

Jika masyarakat Indonesia ingin mengunakan sepeda pembangkit listrik ini harus banyak memangkas alat elektronik di setiap rumah dan hanya meninggalkan beberapa lampu dengan daya sangat rendah, kipas angin kecil, dan elektronik yang memiliki daya sangat rendah.

Jika Anda ingin menggunakan komputer dan alat elektronik lainnya, Anda harus menyiapkan banyak handuk untuk mengeringkan keringat setelah mengayuh sepeda ini dengan waktu lebih lama dan cepat hingga beberapa jam setiap hari.

Penggunaan listrik rumah tangga terbesar adalah Kanada dengan rata-rata 11.879 KWH per tahun. Sedangkan di India rata-rata penggunaan listrik sebesar 900 KWH per tahu., itu berarti penggunaan listrik sekitar 2,2 KWH per hari.

Dalam sebuah dokumenter nampak terlihat Bhargava menunjukan kerja sepeda listriknya yang menghidupkan 24 buah lampu, kipas angin kecil, iPad, dan iPhone. Di samping papan layar tertulis:

  • 10,500 Lumens
  • 1050 Watts quivalent lighting/power
Keterangan di samping papan layar agak menyesatkan, keterangan itu menunjukan bahwa sepeda dapat menghasilkan 1 KWH (1000 watt dalam 1 jam).
Mereka nampaknya ingin mengambarkan bahwa lampu yang mereka gunakan dengan daya 40 watt, yang seolah sepeda listrik dapat menghasilkan daya sepuluh kali lebih besar dari yang sebenarnya.

Faktanya mereka menggunakan semua lampu dengan label 4W. Dengan 24 buah lampu yang masing-masing dengan daya 4W berarti semua lampu memiliki daya 96 watt.

Mereka juga menggunakan lampu dengan 12 volt dengan menggunakan tegangan DC. Untuk menggunakan daya pada rumah Anda, kekuatan  daya harus dikonversi ke AC, itu berarti daya akan kehilangan sekitar 10% dari energi yang ada.

The amount of energy Free Electric generates in an hour depends on how hard you want to pedal, and also whether you’re simply charging the battery, or also running powered devices while pedaling. The 12-Volt battery that comes with the bike provides about 300 Watt-hours of electricity, and we estimate that the range of energy generation from easy pedaling to hard pedaling is about 50-200 Watts per hour. Each bike also comes with a kit that includes extension cords, and two 4-Watt LED light bulbs, each of which generates 400 lumens (equivalent to a 40-Watt incandescent bulb).

Dinding lampu juga menggunakan semua outpout dari sepeda, bukan dijalankan menggunakan baterai. Untuk menjaga lampu agar tetap menyala, Anda harus mengayuh sepeda terus menerus selama 24 jam. Jadi, jika hanya mengayuh dalam waktu 1 jam setiap hari, itu hanya dapat menyalakan lampu dengan daya 4 watt selama 24 jam.

Dengan daya 0.11 kwh per jam yang dihasilkan sepeda listrik karya Living Essential, apakah Anda bersedia menggunakannya di rumah Anda untuk kebutuhan listrik sehari-hari?

Walau bagaimanapun sepeda Bhargava harus kami berikan apresiasi besar, mungkin berguna untuk menyalakan beberapa bola lampu dengan daya rendah di pedesaan di India yang belum teraliri listrik.

Namun, tidak dengan klaim 1 jam mengayuh dapat menghasilkan listrik selama 24 jam, itu sangat berlebihan dan menyesatkan, apalagi sepeda listrik itu sangat tidak mungkin digunakan di seluruh dunia sebagai pemasok listrik gratis.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori: International

Artikel Terbaru

Dengan Hanya Mengayuh Sepeda Selama 1 Jam Mengaliri Listrik Rumah Selama 24 Jam?

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format