Telur Palsu Masuk Indonesia: Hoax


Telur palsu

Sejak tahun 2008 sampai dengan sekarang, beredar rumor di internet tentang telur ayam palsu dari Cina yang beredar di Jabodetabek.

Telur ayam yang telah direbus ini terutama banyak dijual di Pasar Sunter, Kereta api ekonomi (KRL) Jabodetabek dan Bus ekonomi Jakarta-Jateng.

Kutipan tentang klaim telur palsu tersebut,

“Semalem gw naek kereta jabodetabek, dikereta ekonomi, ada yang jual telor rebus masih hangat, harganya itu lho yang gak nyangka. Murah banget.

Satu butir telur rebus ditengah inflasi kayak begini cuma 500 perak aja ……

Putih telurnya itu lebih keras seperti Jelly Nata Decoco, kuning telurnya tidak bulat, cuma sekilas mirip seperti adonan kue, walaupun aromanya mirip telur dan semua telur yang gw kupas, posisi kuning telurnya itu sama semua dan tidak ada yang bulat, alias seperti cetakan (foto terlampir)”

Admin sekoci mempelajari serius klaim ini. Kami membandingkan dengan kasus telur palsu yang pernah marak beredar di Cina dan didapat data bahwa telur palsu di Cina menebarkan bau zat kimia ketika dimasak dan dimakan. Berbeda dengan telur yang diduga palsu beredar di Jabodetabek yang aroma dan rasanya mirip aroma telur asli.

Kami juga mendapatkan data bahwa pihak SCTV pernah membawa telur murah ini ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan DKI Jakarta untuk dilakukan uji fisik. Uji dilakukan dengan melihat cangkang telur, kulit ari, putih kuning telur, serta aromanya.

Berdasarkan pengujian, telur ini memang asli. Bentuk yang tidak wajar bisa disebabkan karena penyakit pada induk ayam. Atau telur ini lama dieram tapi tidak menetas. Bisa juga telur yang sudah terlalu lama disimpan alias kadaluarsa.

Kesimpulannya, telur-telur yang diduga palsu tersebut adalah telur gagal tetas, adanya penyakit pada induk ayam atau telur telah kadaluarsa dan dijual murah oleh peternak ke pasaran bukan telur palsu dari Cina.

Lebih mudah dan murah ‘menyuruh’ ayam-ayam di Indonesia untuk bertelur daripada mengimport telur palsu dari China.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

Referensi:

Alexander Tse-Yan Lee (2005), “Faked Eggs: The World’s Most Unbelievable Invention“, The Internet Journal of Toxicology, 2 (1)

Telur Gagal Tetas Banyak Beredar on Liputan6.com

Telur Gagal Tetas Laris di Kota Bogor on Liputan6.com


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
Angry Angry
0
Angry
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

kategori: HOAX

Artikel Terbaru

Telur Palsu Masuk Indonesia: Hoax