18 January 2018

Seorang Pria Dadanya Robek Hingga Terlihat Jantungnya Karena Ledakan Ponsel: Hoax


Klaim: Video seorang pria menjadi korban ledakan hp yang ia kantongi di dalam saku kemejanya, rongga dada robek menganga dengan jantung yang terlihat.


PERINGATAN PENTING..!! Telah terjadi Kecelakaan Fatal dsn Tragis krn HP. Seorang laki2  muda mengantongi HP Samsung (2 unit) di Saku baju.  Tiba2  ME LE DAK  hingga mengakibatkan  rongga dada robek terbuka menganga dan tampak detak Jantung masih berfungsi, spt terlihat dalam Video.

UTK ITU, JANGAN LAKUKAN SPT DIBAWAH INI :
1. Mengantongi HP di saku baju saat cuaca panas.
2. Meletakkan HP, Power Bank, Batt Cadangan di Deshboard mobil yg parkir ditempat yg langsung kena panas matahari.
3. Meletakkan HP di AREA dapur yg suhunya Panas, terutama dekat Tabung Elpiji, Kompor Gas, dekat Kulkas, dekat/diatas TV yg ON,  berdekatan dg Alat Elektronik yg  menimbulkan panas.
4. Hindari mendengarkan Musik dr HP dg Head Set sambil tidur2an dan terima tlpn/menelpon saat HP sedang di Charge. Apalagi saat hujan deras yg dibarengi PETIR. SANGAT BERBAHAYA.
5.  Menyimpan HP, Batt Cadangan  Power Bank, Korek api Gas dalam Bagasi dibawah Jok spd motor yg diparkir ditempat panas.

Silahkan Share untuk keluarga, sahabat dan relasi kita, demi keselamatan kita bersama. Smg kita bukan dari bagian orang2 yg Ceroboh. Tksh.

HOAX

ANALISIS

Pesan berantai yang menampilkan sebuah video tersebut menjadi viral banyak dibagikan di Facebook dan Whatsapp, mengklaim bahwa pria tersebut korban dari ledakan ponsel yang ia simpan di dalam saku bajunya. Pesan yang sama tentang ledakan hp yang mengakibatkan cedera parah banyak beredar di internet, tidak ada satupun yang terbukti.

Video yang ditampilkan setidaknya sudah beredar di Youtube dari tahun 2015, pria tersebut adalah korban kecelakaan, bukan korban ledakan hp. Video yang sama diunggah di Youtube pada 25 Januari 2015 dengan judul "Live Heart in Accident". Video yang sama juga diunggah pada 19 April 2015 dengan judul "Live heart pumping" - Shocking scenes. A man survives after a car accident. You can clearly see his heart pumping and also is able to talk while lying on bed.




Insiden ponsel yang meledak biasanya bersumber dari baterai, kasus yang banyak terjadi pernah dialami oleh Samsung Galaxy Note 7. Baterai ponsel yang meledak biasanya jenis baterai lithium ion, terutama yang tidak diproduksi dengan baik, memang cenderung berpotensi meledak atau terbakar. Penyebabnya adalah reaksi kimia yang terjadi di dalam baterai.

Singkatnya, dalam baterai tersebut terdapat arus listrik yang mengalir, dari anoda (kutub negatif) menuju katoda (kutub positif) dan melintasi elektrolit yang ada di antaranya. Aliran ini biasanya selalu lancar, tanpa masalah. Tapi ketika terjadi masalah di tengahnya, efeknya akan fatal.

Sparkfun.com

Kasus ponsel meledak di dalam saku pakaian pernah terjadi di Semarang, seorang pria terekam CCTV tengah berdiri di lokasi yang belakangan diketahui merupakan Hotel Ciputra Semarang. Tampak pria tersebut tiba-tiba terlihat ingin merogoh ponsel yang berada di kantong depan pakaiannya.


Tak diduga sebelumnya, ponsel yang hendak diambilnya tersebut ternyata meledak dan mengeluarkan api. Api itu dengan cepat menjalar ke pakaian yang digunakan pria tersebut. Berbekal bantuan dengan orang di sekitar, ia pun segera melepas pakaian tersebut. Meski tak menderita luka serius, sebagian kecil pecahan ponsel masuk ke dalam mata pria tersebut.

Sebelum baterai meledak akan diawali dengan memanasnya suhu baterai yang tidak terkendali, baterai dengan kualitas tinggi akan mencakup fitur keselamatan untuk mencegah reaksi tersebut agar tidak terbakar atau meledak.



Jadi, pesan berantai dengan menampilkan video yang mengklaim korban ledakan ponsel adalah tipuan. Video yang ditampilkan bukan akibat ledakan ponsel, tetapi korban kecelakaan (kronologis kejadian tidak diketahui secara pasti). Ledakan ponsel memang bukan hal yang mustahil, tetapi kekuatan ledakannya tidak sebesar itu, apalagi hingga merobek dada sangat lebar.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!