07 December 2017

Kesalahan Tafsir Lagu "No Woman, No Cry"



Ada mungkin sudah tidak asing dengan lagu legendaris "No Woman, No Cry" yang dibawakan oleh Bob Marley. Makna dari lagu ini telah disalahpahami menjadi sebuah perasaan negatif tentang cinta dan wanita. Umumnya lagu ini ditafsirkan untuk pria agar menghindari hubungan cinta dengan wanita agar tidak merasakan patah hati yang akhirnya membuat pria menangis.

Kesalahan paradigma dari lirik lagu "No Woman, No Cry" acap kali menimbulkan tuduhan bahwa Bob adalah seorang anti-sosial, dimana pria tidak perlu memiliki hubungan dengan wanita - tidak ada wanita, jangan menangis. Lagu ini biasanya untuk pria yang patah hati sebagai penghibur diri, dengan berpikir bahwa lirik lagu ini adalah nasehat agar tidak perlu menangis walaupun tidak ada wanita (kekasih).

Judul lagu "No Woman, No Cry" menjadi sumber kesalahpahaman yang banyak diartikan menjadi "tidak ada wanita, tidak perlu menangis". Dalam dialek slank Jamaika bahasa Inggris yang Bob sampaikan, yang dikenal sebagai Jamaican Patois, no woman, no cry artinya "jangan gadis, janganlah menangis.

Setelah mengetahui maksud sebenarnya dari judul lagu ini, bahkan kesalahpahaman masih tetap terjadi. Kalimat "jangan gadis, jangan menangis" ditafsirkan untuk menghibur para gadis agar jangan bersedih ketika dirundung duka. Kesalahan itu berdasarkan asumsi bahwa saat itu di Jamaika marak terjadi pelecehan seksual.

Semua interpretasi itu salah. Lagu "No Woman, No Cry" bukan ditujukan bagi pria atau wanita agar jangan menangis. Nyatanya lagu tersebut merupakan lagu cinta yang mengisahkan hubungan Bob Marley dengan istrinya, Rita Anderson. Penggunaan dialek Jamaika oleh Bob dan referensi tentang budaya dan lanskap Jamaika banyak disalahartikan oleh orang-orang non-Jamaika. Hal itu menambah kesulitan dalam menafsirkan lagunya bahwa itu sebenarnya adalah referensi untuk kehidupan masa lalu dan tempat penuh kenangan dalam kehidupan Bob.

No Woman, No Cry adalah lagu referensi nostalgia tentang kisah hidup Bob dengan istrinya saat hidup serba kekurangan di wilayah miskin Trench Town, di Kingston, Jamaika. Bob dan Rita mengalami masa-masa sulit pada awal kebersaannnya sebelum Bob sukses besar. Terlepas dari keadaan sulit mereka, Bob meminta agar Rita tidak menangis dan menjanjikan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Liriknya mengingatkan pada kehidupan pribadi Marley dengan Rita dari pertengahan tahun 60an hingga lagu tersebut ditulis sekitar tahun 1974, terutama pada tahun 1966 ketika Bob menikahi Rita, dua hari sebelum meninggalkan Kingston menuju Wilmington, Delaware, tempat ibunya tinggal.


Jika Anda benar-benar memahami lirik lagu tersebut akan sangat jelas bahwa Bob berbicara tentang cinta untuk istrinya, dalam lirik menyebut "darlin kecil" dan mengatakan kepadanya "jangan meneteskan air mata".

Pada lirik pertama, Bob menceritakan saat dia dengan istrinya tinggal di kompleks perumahan pemerintah di Trenchtown, sebuah lingkungan miskin di Kingston, Jamaika.

Cause - 'cause - 'cause I remember when a we used to sit
In a government yard in Trench Town
Oba - obaserving the 'ypocrites - yeah
Mingle with the good people we meet, yeah

Good friends we have, oh, good friends we have lost
Along the way, yeah
In this great future, you can't forget your past
So dry your tears, I seh. Yeah

Kalimat "no woman, no cry" dalam gaya slank Jamaika memiliki makna "jangan gadisku, janganlah menangis", pada bagian paduan suara sangat jelas terdengar penyebutan panggilan sayang "darlin kecil" dan permintaan "untuk tidak meneteskan air mata ". Hal itu menyiratkan bahwa Bob sedang menghibur wanita tersebut dan memintanya untuk tidak menangis.

No, woman, no cry
No, woman, no cry. Eh, yeah
A little darlin', don't shed no tears
No, woman, no cry. Eh

Dalam lirik berikutnya menyebutkan nama "Georgia" -  sahabat dekat Bob. Dalam lirik meceritakan sahabatnya itu menyalakan api unggun sepanjang malam, dimana mereka memasak bubur jagung pada pagi harinya. Bubur jagung adalah makanan tradisional masyarakat miskin di Jamaika.

Lirik selanjutnya menyebut "kaki saya adalah satu-satunya yang bisa digunakan untuk melangkah maju, jadi saya harus tetap melangkah maju (melepaskan diri dari kemiskinan)".

Said - said - said I remember when we used to sit
In the government yard in Trench Town, yeah
And then Georgie would make the fire lights
I seh, logwood burnin' through the nights, yeah

Then we would cook cornmeal porridge, say
Of which I'll share with you, yeah
My feet is my only carriage
And so I've got to push on through

Bob lalu menawarkan harapan karena dia sudah berjanji bahwa semuanya akan baik-baik saja dengan kepergiannya. Hal ini dapat dipahami bahwa ia harus pergi karena alasan yang tidak disebutkan dalam lagu tersebut. namun jika melihat kondisinya saat itu Bob pergi untuk mencari pekerjaan agar hidupnya mejadi lebih baik.

Oh, while I'm gone
Everything's gonna be all right

Dari beberapa lirik di atas dapat disimpulkan bahwa lagu "No Woman, No Cry" yang dibawakan oleh Bob Marley menceritakan kehidupan pribadinya di masa lalu sebelum akhirnya ia terkenal dan menjadi legenda musik Reggae dunia. Lagu tersebut secara khusus didedikasikan untuk seorang wanita bernama Rita Anderson, istri Bob Marley.

Berikut terjemahan lirik lagu "No Woman, No Cry":
Aku ingat saat kita dulu duduk di halaman kompleks perumahan di Trenchtown, mengamati para munafik. Mereka selalu bergaul dengan orang-orang baik yang kita temui. Kita bertemu dengan kawan baik, dan kita pun kehilangan mereka di dalam perjalanan kehidupan ini. Meskipun masa depan yang indah menanti kita di depan, kita tak boleh melupakan masa lalu di mana kita lahir dan dibesarkan. 
Karena itu, janganlah kau menangis. Jangan gadisku, janganlah engkau menangis. Oh darlin kecil, jangan keluarkan air matamu. Telah dikatakan sebelumya aku masih ingat saat kita dulu duduk di halaman kompleks perumahan di Trenchtown, dan Georgie membuat api unggun, lalu cinta menghangatkan kita sepanjang malam.
Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon