19 December 2017

Algoritma Baru Facebook Mengatasi Post Meminta Untuk Suka, Komentar dan Berbagi



Facebook mendapat banyak keluhan dari penggunanya perihal postingan spam yang mendorong untuk berinteraksi dengan meminta menyukai, komentar dan berbagi kiriman. Kemarin (18/12/2017, Facebook mengeluarkan siaran pers mengumumkan bahwa mereka akan menerapkan algoritma baru untuk mengatasinya.

Dalam pengumumannya, Facebook menyatakan bahwa mulai minggu ini akan menurunkan status orang atau halaman yang menggunakan "umpan keterlibatan" (engagement bait). Untuk hasil yang lebih otentik dalam mendeteksinya, tim mereka telah meninjau dan mengkategorikan ratusan ribu postingan untuk menginformasikan sebagai model untuk dipelajari oleh mesin yang dapat mendeteksi berbagai jenis umpan keterlibatan.


Setiap kiriman yang terdeteksi sebagai umpan keterlibatan akan mendapat hukuman dengan menurunkan tampilan di News Feed. Selain itu, dalam beberapa minggu ke depan, jaringan sosial terbesar ini akan mulai menerapkan penurunan status yang lebih ketat untuk 'Halaman' yang secara sistematis berulang kali menggunakan trik umpan keterlibatan.

Halaman yang menggunakan trik umpan keterlibatan untuk memperoleh keuntungan secara artifisial di News Feed, Page-Level akan diturunkan dalam beberapa minggu untuk memberi waktu agar menyesuaikan dan menghindari secara tidak sengaja menggunakan umpan keterlibatan di kiriman mereka.


Selain itu, Facebook juga akan menurunkan status yang bertentangan dengan salah satu nilai-nilai News Feed Facebook - otentik. Hal serupa juga akan dilakukan untuk mengatasi headline klikbait dan tautan yang menuju halaman web berkualitas rendah.

Facebook juga akan mengontrol umpan keterlibatan lainnya, yang berusaha mengajak keterlibatan dengan meminta pengguna untuk memberi tag temannya atau lainnya, meminta komentar secara spesifik untuk mengungkapkan opini populer.


Tidak semua kiriman umpan keterlibatan akan mendapat hukuman. Pengecualian akan diberlakukan pada kiriman yang meminta bantuan, saran, atau rekomendasi dari orang-orang, seperti menyebarkan informasi orang hilang, mengumpulkan dana bantuan kemanusiaan, atau meminta tips perjalanan, tidak akan terpengaruh oleh pembaruan algoritma ini.

Sepertinya mulai saat ini admin halaman harus menyeleksi setiap postingannya agar lebih relevan dan tidak menggunakan trik umpan keterlibatan. Facebook telah menerapkan Pedoman Penerbit Kabar Berita untuk menciptakan ekosistem yang aman dan nyaman.

Pada dasarnya trik umpan keterlibatan digunakan agar kiriman banyak dilihat dan disebarkan secara masif oleh pengguna, biasanya digunakan oleh akun "pengemis like". Lalu apakah algoritma terbaru ini benar-benar efektif mengatasi kiriman umpan keterlibatan masih perlu waktu untuk menilainya.

Akun palsu 'pengemis like'

Akun palsu 'pengemis like'

Akun palsu 'pengemis like'

Akun palsu 'pengemis like'

Akun palsu 'pengemis like'

Yang pasti admin "Halaman Facebook" harus mulai berhati-hati dengan tidak menggunakan trik ini jika tidak ingin jangkaun kiriman halaman mereka menurun. Facebook telah banyak menerapkan algoritma baru untuk mengontrol News Feed, jika Anda tidak pernah mengunjungi "newsroom" Facebook, maka Anda tidak akan mengetahui informasi terbaru yang dapat mempengaruhi jangkauan halaman Anda menurun atau tidak muncul di News Feed.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!