03 November 2017

Ponsel Dituduh Menjadi Penyebab Ledakan Mobil Saat Pengisian Bahan Bakar di Brazil



Klaim: Karena ponsel, mobil meledak saat isi bahan bakar di Brazil.

Sumber klaim: Tribunnews.com

Masih banyak aturan-aturan yang tidak dipatuhi oleh para pengendara, saat hendak akan mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Ada beberapa peraturan yang harus kita patuhi saat berada di pom bensin, seperti dilarang merokok di area SPBU, dilarang menggunakan handphone saat proses pengisian BBM, mematikan mesin kendaraan saat akan mengisi bensin.

Bisa dibilang pertauran-peraturan tersebut hanyalah peraturan yang sangat sedarhana. Tapi siapa sangka, karena menggunakan handphone saat proses pengisian bahan bakar, sebuah mobil mendadak meledak. Dilansir dari halaman Facebook Paraguay Reclame, kejadian tersebut terjadi di sebuah pom bensin di kota Brasil.

Insiden tersebut terekam oleh CCTV. Dalam video tampak seorang pria berbaju hitam sedang berdiri di samping mobilnya yang berwarna silver sedang mengisi bahan bakar sambil menggunakan ponselnya.

Namun tiba-tiba hal yang mengejutkan terjadi. Tiba-tiba mobil silver tersebut meledak dengan dahsyat. Spontan pria tersebut terlempar karena terkena ledakan dari mobil tersebut. Pria tersebut tampak tidak sadarkan diri sesaat setelah terkena ledakan mobil.

Campuran: Hoax & Fakta

ANALISIS

Pada bulan April 2017, tragedi mengerikan terekam kamera CCTV dimana sebuah mobil meledak saat mengisi bahan bakar di Brazil hingga mengakibatkan seorang wanita berusia 27 tahun menjadi korban, Erica de Lima Thiengo Siqueiraa, kondisinya sangat mengenaskan hingga sulit dikenali dan kendaraan hancur total.

Erica saat itu berada di SPBU untuk mengisi bahan bakar, mobilnya yang ramah lingkungan diisi dengan menggunakan bahan bakar gas alam atau Compressed Natural Gas (CNG). Tidak berselang lama, tiba-tiba mobilnya meledak seperti ledakan bom, Erica tewas di tempat, seorang seorang pria yang mengobrol dengan Erica terlempar hingga beberapa meter dan kondisi kritis hingga dilarikan ke rumah sakit.




Apa penyebab ledakan?

Tribunnews dalam artikel beritanya menuduh bahwa ponsel yang digunakan oleh pria berbaju hitam yang sedang berdiri di samping mobil menjadi penyebab ledakan. Pria yang dimaksud faktanya tidak sedang menggunakan ponsel, dia berdiri di luar mobil sambil mengobrol dengan Erica yang berada di dalam mobil.


Klaim bahwa ponsel menjadi penyebab ledakan sangat tidak mendasar, hanya berdasarkan asumsi dan mitos yang telah lama berkembang terkait larangan menggunakan ponsel di SPBU. Berdasarkan keterangan dari pihak pemadam kebakaran Rio de Janeiro, penyebabnya adalah tekanan yang tinggi di dalam tangki gas kendaraan.

Mereka juga mengatakan bahwa wanita tersebut seharusnya tidak berada di dalam kendaraan pada saat pengisian. Berdasarkan undang-undang, seharusnya pengisian CNG hanya dilakukan jika semua penumpang dan pengemudi berada di luar mobil. Itu berarti mobil harus dalam keadaan kosong tidak boleh ada seorang pun berada di dalam mobil saat pengisian CNG.


Mitos tentang larangan menggunakan ponsel di SPBU berasal dari peringatan yang dicantumkan dalam buku panduan sejak zaman pabrikan ponsel raksasa Ericsson dan Nokia berjaya. Dalam buku panduan memperingatkan untuk tidak menggunakan ponsel saat pengisian bahan bakar. Namun, peringatan tersebut telah disalahpahami hingga menciptakan bola liar seakan ponsel bisa menyebabkan ledakan.

Faktanya tidak ada bukti bahwa ponsel dapat memicu ledakan di area yang menggunakan bahan bakar minyak, baik cair maupun gas. Penggunaan ponsel dilarang saat pengisian bahan bakar lebih disebabkan agar pengendara tidak terganggu konsentrasinya yang dapat memicu kecelakaan dalam bentuk lain.

Kesimpulan: Insiden mematikan meledaknya sebuah mobil saat mengisi bahan bakar di Brazil memang benar. Namun, klaim bahwa ponsel menjadi penyebab terjadinya ledakan mobil di SPBU di Brazil terbukti hoax.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon