06 November 2017

5 Hoax Seputar Insiden Serangan Penembakan di Texas



Insiden berdarah kembali terjadi di Amerika Serikat, jemaat Gereja First Baptist di Sutherland Springs, Texas, Minggu (05/11/2017, menjadi sasaran aksi penembakan hingga menelen korban jiwa sekitar 26 orang dan 20 orang lainnya terluka.

Seorang saksi menuturkan bahwa tersangka merupakan pria muda kulit putih menggunakan pakaian serba hitam. Tersangka muncul dari sebuah pom bensin di seberang jalan gereja pada Minggu siang sekitar pukul 11.20 waktu setempat.

Selanjutnya tersangka turun dari mobil dan berjalan menyebrang menuju gereja dan mulai mengeluarkan tembakan sebelum masuk ke dalam gereja, di dalam gereja ia membabi buta menembaki seluruh jemaat. Pelaku diketahui seorang pria berusia 26 tahun bernama Devin Patrick Kelly ditemukan tewas di dalam mobilnya.

Dalam setiap insiden besar selalu ada informasi hoax yang ikut memperkeruh keadaan, seperti nama korban dan nama pelaku. Berikut 5 informasi hoax yang beredar seputar insiden penembakan di Texas.

1. Pelaku penembakan seorang pria bernama Sam Hayde


Fakta: Nama Sam Hayde selalu muncul untuk aksi teror di AS. Sebelumnya Hyde juga dituduh sebagai pelaku penembakan di Las Vegas. Hayde adalah seorang komedian AS yang kerap dituduh sebagai pelaku penembakan. Gambarnya yang sedang memegang senjata menjadi alasannya, gambar tersebut telah lama beredar dan kembali muncul dikaitkan dengan serangan beberapa serangan di AS.


2. Foto seorang youtubers beredar diklaim sebagai korban


Fakta: Remaja tersebut dikenal sebagai Reviewbrah, seorang youtuber dan blogger makanan. Fotonya juga pernah beredar dengan klaim yang sama saat insiden penembakan di Las Vegas dan serangan bom bunuh diri di Manchester.



3. Pelaku penembakan bernama Chris Ward


Fakta: Informasi itu berasal dari akun Twitter palsu mengatasnamakan BNL News. Bbi Chris Ward membantah bahwa keponakannnya bukan pelaku penembakan di Gereja First Baptist Texas.


4. Situs berita palsu ikut menyebarkan informasi palsu.


Fakta: Informasi palsu mengatakan bahwa pelaku penembakan merupakan anggota Antifa (antifasis). Polisi setempat belum merilis informasi motif dan afiliasi pelaku. Situs YourNewsWire diketahui merupakan situs tidak terpercaya yang sering menerbitkan berita palsu.

5. Pelaku seorang Muslim bernama Samir Al-Hajeed


Fakta: Berita tersebut mengatakan bahwa pelaku bernama Devin Kelly merupakan seorang mualaf yang mengubah namanya menjadi Samir Al-Hajeed. Nama pelaku sebelumnya juga muncul sebagai nama lain dari pelaku penembakan Las Vegas. Polisi telah merilis identitas pelaku yang merupakan seorang pemuda berusia 26 tahun bernama Devin Patrick Kelly, mantan anggota pasukan Angkatan Udara AS.


Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon