20 October 2017

Pesan Air Keras Merusak Ban: Hoax



Dalam beberapa hari ini jagat maya ramai membicarakan tentang modus air keras di dalam botol plastik. Jika botol tersebut terlindas mobil maka akan mengakibatkan ban mobil tersebut rusak hingga terbelah.

Pesan berantai tersebut sangat masif beredar hingga dibagikan banyak orang. Seperti pemilik akun Facebook Moy Tiara, dalam postingannya memberikan peringatan jika ada botol plastik bekas air minum mineral jangan dilindas karena botol tersebut berisi air keras, postingan tersebut telah dibagikan lebih dari tujuh ribu kali.


Benarkah air keras dapat menciptakan kerusakan parah pada ban?

Air keras adalah larutan asam mineral yang kuat, jika mengenai kulit akan berakibat nyeri hingga luka bakar. Air keras banyak digunakan secara umum, seperti asam sulfat yang digunakan dalam aki, asam klorida untuk membersihkan permukaan logam sebelum disoldir, asam nitrat untuk menguji logam mulia, dan asam fosfat untuk membuat garam fosfat.

Asam sulfat dulunya dikenal sebagai "Vitriol", diciptakan oleh Alchemist Jabir ibn Hayyan pada abad ke-8, penamaan "kimia" kemungkinan diambil dari namanya. Sejatinya air keras tidak akan bisa membuat ban menjadi pecah dan hancur, air keras tidak akan bisa merusak ban secara instan.

Kerusakan dinding ban umunya terjadi pada ban radial, dalam hal ini menjadi kontroversi terkait cara penambalannya. Karena fleksibilitas dinding samping pada ban radial, tidak ada produsen ban asli yang merekomendasikan penggunaan sistem perbaikan pada dinding samping ban. Hampir setiap produsen ban menyatakan bahwa ban radial dengan celah samping dinding harus diganti, tanpa kecuali.

Produsen ban Goodyear memperingatkan bahwa kerusakan harus setidaknya satu inci dari luar tapak (di luar bagian ban yang bersentuhan dengan permukaan jalan) yang dianggap aman untuk diperbaiki, dan ukuran lubangnya kurang dari 1/4 inci dan kurang dari 3/8 inci pada ban komersial. Mereka juga menyatakan bahwa lubang tersebut harus diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan sabuk baja tidak terkena lubang karena hal ini dapat menyebabkan baja berkarat dan rusak.

Perbaikan pada dinding ban yang gagal berakibat fatal: Foto The Tire Zoo

Side wall atau bagian dinding samping ban menjembatani antara tapak (bagian atas) dan manik (bagian yang menenpel dengan velg). Dinding samping sebagian besar terbuat dari karet namun diperkuat dengan lapisan nylon (ban biasa) atau serat baja (ban radial), berfungsi memberikan kekuatan dan fleksibel.



Side wall adalah bagian ban yang sangat berbahaya jika diperbaiki secara sembarangan, kerusakan biasanya terjadi karena benturan dengang pembatas jalan atau benda lainnya, secara alami kerusakan terjadi dengan tanda keretakan pada dinding ban. Jika terjadi kebocoran pada dinding ban, tidak semua bengkel bisa menambalnya, bahkan bengkel tambal ban banyak yang menolak karena risikonya cukup tinggi.

Jadi, rumor tentang ban yang rusak akibat air keras tidak terbukti. Dalam gambar klaim sangat jelas terlihat kerusakan hanya terjadi pada dinding ban, secara logika botol yang berisi air keras jika terlindas ban maka bagian tapak atau manik akan ikut terkena. Kemungkinan besar kerusakan pada dinding ban karena penambalan atau perbaikan pada sidewall yang tidak benar.


Kerusakan pada dinding samping ban diperlukan penanganan yang sedikit berbeda dari pada kerusakan pada area lain. Kebanyakan kerusakan ban samping tidak dapat diperbaiki sama sekali, hal ini terutama berlaku untuk irisan atau potongan yang menembus bagian dalam. Karena tusukan adalah masalah lain, seperti tertusuk paku, ini bisa diperbaiki, namun penanganannya tidak boleh sembarangan.

Bahkan masalah pada dinding ban pernah dialami oleh Michelin pada ajang Formula 1 di Indianapolis pada tahun 2005. Ban Michelin yang digunakan Ralf Schumacher diduga menjadi penyebab ia mengalami kecelakaan. Hal itu menyebabkan Grand Prix Amerika Serikat 2005 menjadi salah satu yang paling kontroversial dalam sejarah modern perhelatan Formula 1.


Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon