28 October 2017

Apakah Peneliti Menemukan Mumi Alien Tiga Jari di Peru?



Sebuah laporan banyak dirilis oleh outlet berita online menyebutkan bahwa mumi alien asli telah ditemukan di Peru. Seperti okezone.com, dalam artikel beritanya mengatakan bahwa sekelompok peneliti telah menguji 5 mumi alien yang telah ditemukan terkubur di Nazca, Peru. Liputan6.com tidak ketinggalan melaporkan bahwa telah ditemukan mumi dalam keadaan terlipat berbentuk humanoid – seperti manusia – dengan tengkorak yang memanjang dan 3 jari di tiap tangan.

Cerita tentang mumi alien dari Peru pertama kali beredar pada 20 Juni 2017, gaia.com menerbitkan sebuah video yang menunjukkan penggalian mumi alien di Nazca, Peru. Kemudian, situs pecinta teori konspirasi disclose.tv, mengklaim bahwa mumi tersebut adalah milik makhluk luar angkasa.


Pada tahun 2015, jurnalis investigasi dari Meksiko Jaime Maussan pertama kali membawa kisah ini kepada Gaia, suatu perusahaan pembuat film. Maussan melaporkan adanya mumi alien yang ditemukan di Nazca.

Tak lama kemudian, klaimnya dinyatakaan penipuan dan diketahui bahwa kerangka adalah milik seorang anak yang hidup pada era pra-Columbus. Ilmuwan forensik José de Jésus Zalce Benitez yang ikut terlibat dalam penemuan dan salah satu peneliti utama, berpendapat bahwa mumi itu memang makhluk luar angkasa. Hasil temuannya disajikan di acara Be Witness. Namun klaimnya telah ditolak dan mayat mumi terbukti sebagai anak manusia.



Ilmuwan lain yang mendukung penemuan ini adalah Michael Aseev asal Rusia yang mengaku sebagai kepala penelitian genetika di Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. Setelah mengecek daftar staf Akademi, kami tidak menemukan namanya dalam daftar. Nama-nama yang terlibat dalam penemuan tidak ada yang memiliki reputasi baik, semuanya bermasalah.

Mumi tiga jari dari Nazca dibalut kain 

Mumi lainnya yang ditemukan di Peru

Mumi dengan tengkorak kepala memanjang bukanlah penemuan baru, dan selama beberapa dekade telah dijadikan santapan rutin para pecinta teori konspirasi dan pecinta UFO. Praktek penarikan tengkorak kepala banyak ditemukan di beberapa wilayah di dunia. Beberapa budaya melakukan proses ini pada bayi dan anak kecil sebelum tulang kranial terbentuk sepenuhnya untuk mencapai pemanjangan tengkorak.

Tengkorak Nazca cacat (200-100 SM)

Deformasi kranial buatan adalah bentuk perubahan tubuh dimana tengkorak kepala manusia menjadi cacat secara disengaja. Praktek ini biasanya dilakukan saat masih bayi, karena tulang kepala masih dalam kondisi lunak hingga dengan mudah untuk dibentuk. Pembentukan tengkorak memanjang dilakukan dengan cara mengikatkan dua potong kayu dilapisi kain, biasanya berbentuk kerucut.


World Congress on Mummy Studies yang memfokuskan diri pada penelitian yang melibatkan mumi, mereka mengatakan bahwa merasa prihatin pada kasus dalam laporan media Mail Online. Studi tentang penemuan semacam ini harus berdasarkan bukti ilmiah dan tidak ada ruang untuk klaim pseudosains - ilmu semu.


Situs debunked Snopes.com melaporkan bahwa Gaia.com (sebelumnya dikenal sebagai Gaiam TV) memiliki sejarah panjang sering mengulas teori konspirasi, pseudohistory dan pseudoscience. Perusahaan memasang biaya $ 95,40 per tahun untuk akses tak terbatas ke video penayangan jarak jauh, seperti kontak malaikat, penculikan alien, fenomena crop circles, dan sejenisnya.

Lakehead University di Ontario, Kanada, telah menguji DNA mumi berjari tiga dari Nazca. Berdasarkan analisis dari  sampel DNA dan jaringan otak, ditemukan bahwa mayat berasal dari Homo Sapiens pria. Mereka mengatakan: "Bukti itu menunjukkan sumber DNA dari material biologis otak kranial dan tulang yang diambil dari tangan milik homo sapiens (manusia)".

Kesimpulan: Semua klaim tentang penemuan Mumi Alien Gazca hanyalah omong kosong, terbukti mumi manusia. Dan semua orang yang terlibat dalam penemuan yang mengklaim menemukan mumi alien Nazca tidak lain merupakan tipuan. Selain itu, sumber utama berasal dari Gaia, banyak mengulas kasus dengan menggunakan teori konspirasi dan pseudosains.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon