28 September 2017

Hugh Hefner, Pria Yang Banyak Dikeililingi Wanita Seksi Meninggal Dunia



Hari ini hasil internet dan jejaring sosial ramai membicarakan tentang pendiri majalah dewasa Playboy, Hugh Hefner, dikabarkan meninggal dunia pada 28 September 2017. Pria berusia 91 tahun yang terkenal banyak dikelilingi wanita cantik dan seksi ini menjadi trending topic hari ini.

Apakah benar Hugh Hefner meninggal dunia? Ya benar. Dalam pemberitahuan yang dirilis di situs resminya, Playboy menyatakan bahwa Hefner meninggal di rumahnya hari ini karena sebab alami, didampingi orang-orang dicintai saat menghembuskan nafas terakhir.

Hugh M. Hefner, the American icon who in 1953 introduced the world to Playboy magazine and built the company into one of the most recognizable American global brands in history, peacefully passed away today from natural causes at his home, The Playboy Mansion, surrounded by loved ones. He was 91 years old.


Beberapa selebiti dunia dan tokoh pers ikut mengucapkan belasungkawa di Twitter.





Hefner lahir pada tahun 1926 di Chicago, ia pernah bertugas sebagai tentara dalam perang dunia II. Hefner meluncurkan majalah Playboy pertama kali pada Desember 1953, menampilkan foto Marilyn Monroe muda hingga menjadi hits dan terus berkembang pesat hingga sekarang.

Dibalik kesuksesannya dalam industri majalah dewasa, Hefner adalah sosok kontroversi di mana masyarakat dunia memandangnya sebagai tokoh pornografi yang tidak patut dijadikan panutan.


Perjalanan majalah Playboy dan Hefner sebagai ikon pornografi sering memancing kritik, umumnya dari kalangan feminis dan konservatif. Pada tahun 1963, Hefner ditangkap atas tuduhan pelecehan setelah menerbitkan foto telanjang Jayne Mansfield.

Pernyataan Hefner yang paling kontroversi adalah ketika ia mengaku telah berhubungan seks dengan 1.000 wanita sepanjang hidupnya. Banyak calon model wanita yang tinggal di rumahnya sementara waktu sebelum mereka dipublikasikan sebagai model.

Pada tahun 2015, Playboy mengumumkan tidak akan lagi menerbitkan gambar model wanita telanjang secara full, hal itu dilakukan karena sudah sangat lumrah melihat wanita tanpa busana di internet karena semua orang dapat dengan mudah merilisnya. Namun, mereka kembali menerbitkan gambar wanita tanpa busana pada 2017, dalam pernyataannya Hefner mengatakan hal itu dilakukan untuk mengembalikan identitas Playboy seperti semula.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon