24 September 2017

Flakka Dalam Bentuk Permen Anak: Hoax



Sebuah pesan peringatan disampaikan oleh pengguna Facebook dengan mengunggah beberapa gambar dengan klaim "narkoba jenis Flaka" yang beredar di Kendari dan telah memakan korban anak-anak.

Inilah anakku, salah satu korban narkoba jenis Flaka yang sekarang beredar di Kendari, dia tidak tahu obat apa itu dikasih sama temannya, setelah berhasil anakku ditinggalkan pergi.






HOAX

ANALISIS

Banyak netizen menanggapi postingan tersebut hingga dibagikan lebih dari 78.000 kali. Narkoba Flaka yang tampak dalam gambar mirip dengan permen anak, namun itu semua bukanlah Flaka.

Apa itu Flakka? Sebuah obat sintetis terlarang yang baru beredar beberapa tahun ini. Flakka merupakan jenis narkoba yang berasal dari kombinasi heroin dan kokain, atau heroin dan methamphetamina (sabu-sabu), namun faktanya Flakka merupakan versi baru dari narkoba "garam mandi".

Bath salt atau garam mandi adalah bahan kimia yang digunakan untuk kosmetik yang biasa digunakan dalam ritual mandi. Melarutkan satu genggam garam mandi dapat melancarkan peredaran darah, menghilangkan lelah, merilekskan otot-otot yang tegang, dan bisa dipakai untuk manicure & padicure.

Salah satu produk Garam Mandi

Garam mandi digunakan para pecandu narkoba sebagai pengganti kokain karena mengandung zat kimia methylenedioxypyrovalerone (MDPV). Senyawa kimia ini tidak direkomendasikan untuk penggunaan medis di Amerika Serikat. Garam mandi secara umum merupakan obat psikoaktif sintetis yang terkait dengan kelompok senyawa kimia yang lebih luas yang dikenal dengan istilah 'Katinona' (Cathinone).

Ketika garam mandi dibuat secara ilegal, laboratorium obat sedikit mengubah struktur kimia hingga menghasilkan obat baru. Dalam kasus Flakka, bahan kimia baru ini disebut alpha-pyrrolidinopentiophenone atau alpha-PVP. Pengguna narkoba Flakka akan merasakan euforia berlebihan, kesadaran tingkat tinggi, stimulasi, dan energi berlebihan.


Flakka memiliki banyak efek samping negatif, umumnya terkait perubahan perilaku atau mood. Bahkan overdosis Flakka dapat menyebabkan agitasi ekstrim, gerakan otot yang menyentak, gairah pikiran, dan paranoid berlebihan - pengguna merasa selalu dikejar oleh sekelompok orang yang ingin membunuhnya.

Setelah mengetahui tentang Flakka dan reaksinya, kita kembali ke klaim di atas. Gambar-gambar yang diklaim jenis narkoba Flakka sebelumnya pada 2015 diklaim sebagai Ekstasy oleh pengguna Facebook yang telah dibagikan lebih dari 1 juta kali. Situs debunked Snopes.com mengungkapkan semua itu hanyalah rumor usang tentang zat kimia dan jenis narkoba lainnya.

Obat terlarang dengan bentuk seperti permen anak memang ada, tetapi itu dibuat oleh pengedar narkoba untuk para penggunanya, bukan ditargetkan untuk anak-anak. Harga narkoba pastinya cukup mahal dan pengedar narkoba akan rugi jika dijual kepada anak-anak.

Apakah Flakka sudah masuk ke Indonesia? Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso (Buwas) menyebut narkotika jenis Flakka sudah masuk Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dari hasil uji laboratorium BNN.

Kesimpulan: Narkotik jenis Flakka memang nyata dan sudah masuk Indonesia. Namun, klaim dari pengguna Facebook dengan menampilkan beberapa gambar yang disebutnya sebagai Flakka untuk anak-anak adalah hoax. Gambar-gambar tersebut diambil dari internet yang sebelumnya digunakan untuk pesan peringatan yang sama, sebelumnya diklaim Ekstasy untuk anak-anak.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon