16 August 2017

Pengakuan Mantan Intelijen Inggris Telah Membunuh Putri Diana: Hoax


Klaim: Mantan agen intelijen Inggris, John Hopkins, mengakui bahwa dirinya ditugaskan untuk membunuh Putri Diana pada tahun 1997.

Agen Intelijen Inggris yang saat ini tengah dalam kondisi sekarat, membuat serangkaian pengakuan mengejutkan setelah dokter memberi tahunya bahwa mungkin ia hanya bisa bertahan hidup selama beberapa minggu. Pengakuan yang dimuat di media Yournewswire pada Senin (19/06) lalu itu diantaranya adalah bahwa dia ditugaskan untuk membunuh Putri Diana pada tahun 1997.

John Hopkins yang berusia 80 tahun adalah seorang pensiunan Mi5 yang bekerja sebagai pembunuh bayaran untuk Pemerintah Inggris dan mengklaim telah melakukan 23 pembunuhan antara tahun 1973 dan 1999.

Hopkins mengklaim bahwa pekerjaannya sering melibatkan pembunuhan individu yang “menjadi ancaman bagi keamanan nasional” secara rahasia. Selama masa kerjanya di Inggris, dia berlatih secara ekstensif sebagai ahli teknik dan ahli amunisi dan mengklaim “berpengalaman” dalam pembunuhan tidak konvensional yang melibatkan racun dan bahan kimia.

Pensiunan pembunuh Inggris tersebut mengatakan bahwa dia bekerja sebagai bagian dari sel tujuh orang yang dipercaya melakukan pembunuhan politik selama periode yang dia gambarkan sebagai “ketika MI5 beroperasi dengan pengawasan eksternal yang kurang”.

Kebanyakan korban sel paling rahasia ini adalah politisi, jurnalis, aktivis, dan pemimpin serikat pekerja.

Hopkins mengklaim bahwa Putri Diana adalah satu-satunya wanita yang pernah dia bunuh, menambahkan bahwa; “Dia satu-satunya target di mana perintah itu datang langsung dari keluarga kerajaan.”

Ketika ditanya tentang bagaimana perasaannya saat mengambil nyawa Putri yang dicintai Rakyat Inggris itu, dia mengatakan bahwa ada perasaan”campur aduk” saat harus menjalankan tugas ini. Ia menggambarkan Diana sebagai “wanita cantik yang baik hati” yang disayangkan nyawanya harus diambil paksa secara tragis, tapi “dia juga menempatkan Kerajaan Inggris dalam resiko “.

Sumber klaimArrahmahnews.com

Berita Palsu


ANALISIS

Pengakuan mengejutkan dari John Hopkins menjadi perhatian media dunia, namun laporan tersebut tidak memberikan bukti apapun.


Berita tersebut pertama kali dirilis pada 19 Juni 2017 oleh situs yournewswire.com, sebuah situs konspirasi terkenal yang tidak dapat diandalkan. Situs ini "mengkhususkan diri" dalam menciptakan berita palsu dan clickbait, kolumnis Baxter Dmitry adalah nama palsu.


Sometimes it’s hard to tell if a “news” site is being satirical, or if they’re just posting fake or incorrect news. Such is the case with YourNewsWire.com.

BS Detector telah mengklasifikasikan website clickbait sebagai situs yang memproduksi artikel dengan judul dan klaim yang mengesankan (berlebihan tidak sesuai fakta), hanya untuk meningkatkan pendapatan iklan. Sedangkan website berita palsu merupakan sumber yang mengarang cerita hingga menjadi sebuah berita dengan tujuan menipu publik.

YourNewsWire berbasis di Los Angeles merupakan situs clickbait berita palsu yang terkenal selalu menyebarkan teori konspirasi dan informasi menyesatkan.


Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon