08 July 2017

Telur Palsu Dari China Dijual Di Pasaran Untuk Dimakan?



Klaim: Telur palsu dari China yang terbuat dari berbagai bahan kimia beredar dijual ke konsumen untuk dimakan dengan harga lebih murah.

Masih ingat dengan beras palsu yang disinyalir terbuat dari plastik? Kini warga Asia kembali dihebohkan dengan telur palsu.

Kekhawatiran beredarnya telur palsu sampai membuat Perlindungan Konsumen Penang melakukan sosialisasi besar-besaran terkait perbedaan telur asli dan palsu.

Apalagi telur palsu yang disinyalir berasal dari China ini pernah ditemukan di Malaysia pada 2011 lalu.

Dilansir nextshark, Departemen Kesehatan mengungkapkan cangkang telur palsu terbuat dari kalsium karbonat.

Sementara kuning telur dan putih telur terbuat dari bahan-bahan kimia. Seperti tawas, asam benzoat, natrium alginat, kalsium klorida, gelatin, dan air ... Selengkapnya

Campuran: Hoax & Fakta

ANALISIS

Rumor yang telah lama beredar tentang telur palsu yang diproduksi di China kemudian dipasarkan dengan harga lebih murah dari telur asli, dibuat dari berbagai bahan seperti tawas, asam benzoat, natrium alginat, kalsium klorida, gelatin dan air.

Pesan peringatan menyebutkan bahwa telur palsu jika dikonsumsi akan menyebabkan demensia karena bahan tawas yang digunakan. Cerita tersebut telah banyak dirilis di berbagai blog, outlet berita online dan forum selama beberapa tahun terakhir. Cerita ini mulai mendapatkan perhatian luas setidaknya sejak tahun 2007, setelah situs Consumerist.com merilis laporan cerita ini.


Consumerist merilis laporan berita dengan mengambil sumber dari laporan yang ditulis oleh "Internet Journal of Toxicology." Namun, sebuah artikel di blog What Tian Have Learned membahas cerita tersebut secara mendalam, dalam artikelnya menyimpulkan bahwa cerita itu adalah tipuan.

Seorang pembaca artikel menghubungi editor "Internet Journal of Toxicology", kemudian artikel tersebut dihapus karena kesalahan. Artikel Consumerist terhubung ke versi arsip laporan asli, namun tampaknya Internet Journal of Toxicology telah menggunakan file robots.txt untuk memblokir cerita tersebut agar tidak muncul di arsip internet. Pembaruan pada artikel Consumerist mengakui bahwa ceritanya kemungkinan adalah tipuan.

Rumor tentang telur palsu China telah beredar sejak 2004, berasal dari dari sebuah artikel yang dirilis oleh Xinhua News Agency. Artikel yang dirilis pada 28 Desember 2004 menyebutkan bahwa pedagang keliling menjual telur yang diketahui sebagai telur buatan manusia. Artikel tersebut telah dihapus karena mengandung kesalahan.

Telur tersebut lalu diperiksa dan diketahui terbuat dari kalsium karbonat, pati, resin, gelatin dan produk kimia lainnya. Artikel tersebut memuat sebuah foto yang diduga menunjukkan salah satu telur palsu yang disandingkan dengan telur asli. Namun, tidak ada bukti bahwa telur telur dalam foto adalah palsu atau asli. Selain itu, cerita tersebut tidak berdasarkan referensi, tidak ditemukan laporan lain yang kredibel mengkonfirmasi insiden tersebut.


Pembuatan telur palsu bisa saja dilakukan dan itu cukup mudah, namun tidak ada bukti bahwa telur palsu dijual di pasaran secara luas dan tidak rasional jika telur palsu dijual dengan harga lebih murah. Telur palsu yang dilaporkan oleh kantor berita Xinhua diketahui palsu karena saat direbus tetap keras dan tidak berbau seperti telur asli.

Laporan Xinhua tentang ciri-ciri telur palsu sangat bertentangan dengan versi selanjutnya yang menyatakan bahwa telur palsu jika dimasak akan seperti telur asli dan bahkan rasanya hampir sama. Sangat tidak mungkin bahwa telur yang terbuat dari ramuan zat kimia termasuk tawas akan mengeluarkan bau seperti telur asli.

Klaim bahwa telur palsu dijual dengan harga lebih murah tidak rasional dengan mempertimbangkan biaya produksi. Biaya bahan dan biaya distribusi secara luas hingga ke luar negeri tidak sebanding dengan keuntungan yang akan didapatkan, hal ini sulit dipercaya bahwa telur palsu dapat diual dengan harga lebih murah dari telur asli, bahkan klaim umumnya mengatakan telur palsu dijual setengah harga dari harga telur asli.

Tidak menutup kemungkinan ada vendor di China memproduksi telur palsu, tapi bukan untuk dimakan melainkan untuk mainan. Dalam hal apapun sulit dipercaya jika telur palsu dijual untuk dimakan dengan harga lebih murah dari telur asli, sumber cerita awal jelas meragukan dan karena cerita tersebut menjadi viral disebarkan secara masif dan berulang-ulang hingga dianggap kebenaran.

Video telur palsu banyak beredar di Youtube, namun semua video tidak ada yang memberikan bukti bahwa telur palsu dijual di pasaran, hanya menampilkan cara membuat telur palsu dan ciri-ciri telur palsu.

Salah satu video yang diklaim telur palsu dari China nyatanya hanya telur mainan.



Telur mainan yang dijual online (Sumber)

Video lainnya merupakan potongan beberapa video yang tidak ada korelasinya, potongan video mengambil video telur mainan (video di atas), video Ovo Tech Poland (promosi iklan mesin pemecah telur asli) dan video cara membuat telur palsu (tidak diketahui akan digunakan untuk apa).


Ovo Tech Poland (promosi iklan mesin pemecah telur asli)

Bahkan rumor telur palsu dari China pernah ramai diberitakan banyak menyebar di Indonesia, nyatanya klaim tersebut tidak terbukti. Tuduhan telur palsu hanya berdasarkan ciri-ciri fisik telur yang terlihat berbeda dengan telur pada umumnya, faktanya itu telur asli gagal tetas, adanya penyakit pada induk ayam atau telur telah kadaluarsa dan dijual murah oleh peternak ke pasaran, bukan telur palsu dari Cina.

Dalam hal apapun lebih mudah dan murah serta menguntungkan dengan 'menyuruh' ayam-ayam bertelur dibanding membuat telur palsu dengan biaya lebih tinggi dan resiko yang harus ditanggung menginap gratis di hotel prodeo. Jika ada yang lebih mudah dan menguntungkan serta legal, kenapa harus repot menjual telur palsu untuk dimakan yang sangat berisiko dan tidak menguntungkan. Jika telur palsu dijual untuk mainan, itu lain cerita dan harganya pasti lebih mahal dari telur asli.

Telur mainan (sumber)

Kesimpulan: Telur palsu memang ada dan bisa dibuat cukup mudah oleh siapa saja. Namun, tidak ada bukti bahwa telur palsu dari China beredar secara luas ke konsumen untuk dimakan. Bukti nyata telur palsu yang beredar di pasaran adalah telur mainan yang banyak dijual secara online.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon