28 July 2017

Snopes.com Terancam Ditutup, Mereka Meminta Bantuan Pengguna Internet



Situs Snopes.com yang telah berdiri sejak 1994 merupakan pionir debunked berita palsu secara online. Mereka saat ini tengah mengalami masalah yang serius dan mengatakan tidak dapat melanjutkan operasinya dan tidak bisa membayar seluruh stafnya.

Pemilik Snopes, David Mikkelson, meminta bantuan kepada pengguna internet untuk mengatasi masalah mereka. Dalam halaman situs crowdfunding (penggalangan dana) GoFundMe, Mikkelson meminta bantuan atas apa yang dialami Snopes yang terancam ditutup, masalah terjadi dengan pihak vendor Prover Media yang menyediakan layanan tertentu di Snopes.com.

Hubungan kontrak mereka berakhir pada awal tahun ini, pada Maret 2017 mereka tidak mendapatkan kesepakatan dalam perpanjangan kontrak sehingga pihak vendor mengambil alih Snopes.com. Sengketa atas kepemilikan dan pendapatan iklan akhirnya membuat David Mikkelson kesulitan mendapatkan penghasilan dari iklan untuk membiayai situs.

David Mikkelson meminta bantuan kepada pengguna internet untuk mengumpulkan dana sebesar 500.000 dollar AS. Dana itu nantinya akan digunakan untuk membayar tim pengacara hukum mereka yang tengah berjuang di pengadilan, selain itu dana akan digunakan untuk biaya operasional dan gaji stafnya.

Saat ini Snopes.com berhasil mengumpulkan donasi sebanyak $ 662.830, melebihi yang ditargetkan sebesar $ 500.000.


Pencapaian target sebesar $ 500.000 berhasil diraih hanya dalam waktu sehari saja, hal itu tidak lepas dari kepedulian pengguna internet pada Snopes yang selama ini berjuang mengungkap fakta di internet.

Apa yang dialami Snopes bisa saja terjadi pada situs debunked lainnya, tidak terkecuali dengan Hoaxes.id (Sekoci Hoaxes). Pada dasarnya mengelola situs web membutuhkan biaya yang tidak sedikit, hal itu terkadang dianggap remeh oleh pembaca.

Pada dasarnya kami menjalankan Hoaxes.id cukup kesulitan, terutama dalam hal biaya operasional dan lainnya. Hoaxes.id selama ini tidak mendapatkan pemasukan dari manapun. Kami memiliki iklan dari Google Adsense, tetapi sejak awal berdiri (1 April 2016) hingga saat ini pendapatan masih kurang dari $ 100 (batas minimal untuk pencairan).


Sebelumnya (Sekoci.org) kami mengandalkan donasi dari pembaca, tetapi setelah kami beralih ke Hoaxes.id semua donasi tidak lagi kami jalankan. Dalam membiayai operasional Hoaxes.id, kami berjuang membiayai sendiri tanpa terafiliasi dengan pihak manapun. Kami tidak menutup pintu bagi investor untuk bergabung, tetapi pihak investor tidak boleh ada kepentingan politik, golongan atau kelompok tertentu, objektivitas dan netralitas harus tetap terjaga.

Sejatinya pemasukan dana sangatlah vital untuk sebuah situs online agar tetap bertahan hidup, menjalankan situs debunked tidaklah mudah dan harus didasari oleh hati nurani tanpa kepentingan komersial. Dalam menyerukan kebenaran butuh perjuangan dan pengorbanan, sikap idealisme harus tetap dipertahankan demi terjaganya objektivitas tanpa batas. Uang memang penting, tapi bukan yang terpenting.

Dengan segala keterbatasan yang kami miliki, semoga Hoaxes.id tetap bertahan dalam menguak kebenaran dan menjadi garda terdepan dalam memberantas hoax dan kejahatan internet serta memberikan informasi edukatif yang bermanfaat bagi Anda.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes! 



Emoticon Emoticon