25 June 2017

Markas Polda Sumatera Utara Diserang Teroris


Kapolri mengunjungi Mapolda Sumut -10/12/2016. Gambar: Tribata News

News - Hari raya Idul Fitri tahun ini dinodai oleh serangan teror yang menargetkan Markas Polda Sumatera Utara, Medan. Seorang petugas pos penjagaan menjadi korban penusukan pelaku, Aiptu Martua Sigalingging ditikam oleh teroris yang masuk ke kawasan Mapolda dengan melompat pagar.

"Diduga pelaku masuk dengan panjat tembok, karena semua pintu dikunci," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (25/6/2017).

Rina mengatakan tak ada kerusakan di Mapolda Sumut akibat serangan teroris tersebut. Aiptu Martua Sigalingging yang saat itu berjaga tewas akibat tikaman pisau. Pelaku dua orang terduga teroris pada Minggu (25/6/2017) sekira pukul 03.00 WIB menyerang pos penjagaan polisi Polda Sumut.

Kapolda Sumut, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, mengungkapkan serangan itu menewaskan seorang personel Polda Sumut bernama Ajun Inspektur Satu (Aiptu) M Sigalingging. Selain itu, terduga teroris ditengarai berafiliasi ke organisasi teroris Daulah Islamiyah Irak dan al-Syam atau ISIS.

"Identitas kedua pelaku sudah diketahui. Saya belum bisa ungkapkan," ungkap Rycko kepada wartawan di Medan, Sumatera Utara.


Polda Sumut langsung melakukan penggeledahan di rumah dua terduga teroris itu di Medan. Dari rumah pelaku, polisi menemukan sejumlah dokumen dan senjata tajam.

Sebelumnya, dua orang menyerang pos penjagaan Mapolda Sumut dan sempat melakukan pembakaran. Mereka juga sempat kontak langsung dengan dua personel yang sedang berjaga. Buntutnya, seorang personel Kepolisian tewas akibat diserang senjata tajam.

Seorang pelaku kemudian ditembak mati sementara seorang lainnya ditembak pada bagian paha oleh petugas polisi yang juga sedang melakukan penjagaan.

Aiptu Martua Sigalingging bertugas di Pelayanan Markas Polda Sumut dan mendapat jatah piket jaga pos tiga Polda Sumut bersama rekannya Brigadir E.Ginting mulai kemarin petang. Namun nahas hari Senin pukul 03.00, 25 Juni 2017 Sigalingging meregang nyawa akibat ditikam 2 orang penyusup yang diduga teroris.

"Aiptu Martua Sigalingging minta izin tidur di pos jaga tiga karena kurang sehat. Saat penyerangan terjadi Sigalingging sedang tidur-tiduran. Sigalingging sempat melawan karena kedua penyerang berusaha menikam dan membakar pos jaga," kata Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon