05 May 2017

Pesan Broadcast Palsu ISIS Menyebarkan HIV Melalui Jarum Suntik



Klaim: Beredar pesan broadcast tentang informasi ada anggota ISIS yang berkunjung dari rumah ke rumah untuk menyebarkan virus AIDS melalui alat suntik.


Situasi Mendesak .

Harap kesediaan anda untuk bantu menangkap mereka dengan cepat jika Anda menemui orang-orang yang berkunjung di depan pintu Anda dan mereka mengatakan mereka berasal dari Fakultas Kedokteran untuk bantu mengukur gula darah secara gratis. Segera informasikan kepada polisi karena orang-orang itu adalah anggota ISIS (داعش) yang berkunjung Dari rumah ke rumah untuk menyebarkan virus AIDS melalui alat suntik yang mereka bawa. Tolong informasikan dan berbagi pesan ini dengan semua orang yang Anda cintai
Sumber: Facebook

HOAX

ANALISIS

Pesan broadcast di atas tidak jelas sumbernya, seperti pada umumnya pesan hoax menggunakan kalimat "situasi mendesak" sebagai senjata untuk mengeksploitasi kepanikan masyarakat agar segera disebarkan.


Pesan tersebut tidak hanya beredar di Indonesia, broadcast yang sama versi bahasa Inggris juga beredar di India. Situs bangaloremirror.indiatimes.com melaporkan bahwa pesan tersebut adalah informasi palsu.

FAKE NEWS BUSTER: ISIS SPREADING AIDS BY INSULIN- LIKE INJECTIONS

Urgent Urgent!

Please reach to catch them quickly if you have people on your door and they say they are from the Faculty of Medicine so that we measure your sugars for free. As soon as you see such lady or man please immidiately inform the police because these are the people from ISIS who go to the houses and r spreading AIDS virus by injections which look like insulin. Please catch such people as soon as they reach you Inform and share this message with all your loved one.

So, WHAT IS THE TRUTH?

No such incident has been found as report

Situs online India lainnya, ayyup.com juga melaporkan hal yang sama bahwa broadcast palsu tersebut tidak terbukti.

As per our understanding such news spreads very fast. If there was 1% fact in this news should have been reported everywhere in media. There are also chances that government is try to stop dispersal of such news because it can create panic among the masses. Still, since we do not have any prove of ISIS spreading HIV virus so we can term this message as Not sure.

Dalam hal apapun pesan yang beredar dengan maksud menciptakan kecemasan masyarakat dan meminta untuk segera disebarkan merupakan pola umum dengan mengeksploitasi rasa panik pembacanya.

Seandainya informasi itu benar, pastinya pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan banyak outlet berita online dan televisi yang mengabarkannya secara masif. Dengan demikian, pesan tersebut tanpa sumber jelas dan merupakan pesan hasil terjemahan adalah informasi palsu.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon