06 May 2017

Perang Dunia III Akan Terjadi Tahun Ini Berdasarkan Ramalan Baba Vanga?



Klaim: Peramal terkenal dari Bulgaria, Baba Vanga, meramalkan perang dunia III akan terjadi pada tahun ini (2017). Selain itu Vanga juga mengatakan perang Semenanjung Korea bermula dari terpilihnya Donald Trump sebagai presiden ke-45 Amerika.

Baba Vanga, peramal terkemuka warga Bulgaria, jauh-jauh hari meramalkan perang besar pecah di Semenanjung Korea. Bahkan perang ini diramalnya sebagai awal dari Perang Dunia III.

Baba Vanga meramalkan tentang perang di Semenanjung Korea sebelum ia meninggal pada 1996 dalam usia 85 tahun. Menurut dia, perang terjadi antara utara dan selatan. Maksudnya, antara Korea Utara melawan Korea Selatan yang didukung Amerika Serikat.

Lebih dari itu, peramal wanita dan tunanetra ini mengatakan perang di Semenanjung Korea bermula dari terpilihnya presiden ke-45 Amerika, Donald Trump. Perang Dunia III akan menggunakan senjata nuklir.

Baba Vanga yang juga dijuluki Nostradamu dari Balkan menjelaskan, yang tahu pasti kapan perang dimulai ada di tangan Presiden Trump.

Sejak masa kepemimpinan Presiden Trump, ketegangan mulai meningkat di mana-mana, termasuk di Timur Tengah dan yang terbaru di Semenanjung Korea.

Presiden Trump mengancam akan memilih opsi militer untuk meredam pengembangan program senjata nuklir Korea Utara. Namun Pyongyang menanggapi dengan ancaman akan menembakkan senjata nuklirnya ke Washington.

Seperti yang dilansir Mirror pada 20 April 2017, Baba Vanga juga memprediksi bahwa konflik mematikan itu juga akan menyeret Rusia dan Cina yang berdiri di belakang Korea Utara.

Jika ramalan itu benar, tidak akan lama lagi atau bahkan hanya dalam hitungan minggu Perang Dunia III mungkin akan dimulai.

Baba Vanga sangat dihormati di wilayah Balkan bahkan hingga ke Rusia menyusul tingkat keakuratan ramalannya yang mencapai 85 persen. Beberapa ramalannya yang terbukti kebenarannya di antaranya peristiwa teror terbesar di Amerika Serikat yang dikenang sebagai Nine Eleven atau 1/9, ISIS, tsunami, dan konflik di Suriah dan pengungsi yang membanjiri Eropa.

Sumber klaim: Tempo.co

Salah/Tidak Akurat

ANALISIS

Cerita tentang peramal Baba Vanga banyak beredar disebabkan ramalannya dianggap terbukti benar. Tidak dipungkiri beberapa ramalannya terbukti terjadi dan mengejutkan dunia, seperti serangan 11 September di Amerika, sebelumnya pada 1989 ia memprediksi "Horor, horor! Saudara-saudara Amerika akan jatuh setelah diserang oleh burung baja. Serigala akan melolong dalam semak, dan darah tak berdosa akan memancar."

Namun, banyak pihak menganggap prediksi Vanga pada tahun 1989 tidak ada hubungan dengan serangan 9/11. Pada dasarnya prediksinya tidak jelas dan samar, ketika terjadi serangan 9/11, prediksinya lalu dihubung-hubungkan seolah ramalannya tepat.

Prediksi lainnya yang dianggap tepat adalah terjadinya tsunami pada 2004. Vanga sebelumnya mengatakan bahwa "akan ada 'gelombang besar' yang akan memukul pantai besar, meliputi orang-orang dan kota-kota dan menyebabkan semuanya menghilang di bawah air." Jika melihat catatan sejarah, tsunami bukan hanya terjadi pada tahun 2004, setidaknya sejak tahun 1755 tsunami pernah terjadi.


Kita kembali pada klaim ramalan Vanga tentang perang dunia III akan terjadi tahun ini, dimulai dengan perang di Semenanjung Korea (Korea Utara dan Korea Selatan). Sebelumnya juga Vanga pernah meramalkan perang dunia III akan terjadi pada akhir tahun 2014, faktanya tahun 2014 sudah berlalu dan itu tidak pernah terjadi.

Bahkan ramalan Vanga tentang perang dunia III pada tahun 2017 yang diawali perang di Semenanjung Korea, berasal dari prediksi gabungan Vanga dan Nostradamus. Fidel Castro percaya bahwa AS akan memicu konflik di Semenanjung Korea yang akan menyebar ke Iran, menggunakan Piala Dunia (Brazil 2014) sebagai pengalih perhatian

Third World War. Predicted by seers such as Baba Vanga, a blind Russian visionary who expected the conflict to begin in November and last until October 2014. Nostradamus also saw world conflict in 2010, but was less precise about the start of hostilities. Fidel Castro believed the US would provoke a conflict in the Korean peninsula that would spread to Iran, using the World Cup as a diversion.

Klaim bahwa kemenangan Trump adalah pemicu awal perang dunia III yang dimulai di Semenanjung Korea  tidak berasal dari Vanga, itu asumsi dari Horacio Villegas yang menghubungkan ramalan tersebut dengan kisah "Keajaiban Fatima" (Our Lady of Fatima).

Situs berita Inggris, The Sun dalam laporannya menyatakan bahwa perang dunia III dimulai oleh prediksi mistik dari Horacio Villages. Ia mengatakan bahwa perang akan terjadi antara 13 Mei hingga 13 Oktober 2017.

A SELF-PROCLAIMED messenger of God who predicted Donald Trump’s presidency now claims to have a date for World War 3.

Mystic Horacio Villegas is convinced that a deadly global conflict will start on the 100th anniversary of the visitation of Our Lady of Fatima, according to Daily Star.

Villegas told Daily Star : “The main message that people need to know in order be prepared is that between May 13th and October 13 2017, this war will occur and be over with much devastation, shock and death.”

He also claims that a number of so called false flag events will take place between April 13 and May 13 where attacks are carried out under incorrect information, including in Syria and North Korea.

Asumsi Villages perang dunia III akan terjadi pada 13 Mei-13 Oktober 2017 berdasarkan kecocokan kisah Our Lady of Fatima - Peringatan 100 tahun kunjungan Bunda Maria dengan Fatima - 13 Mei 1917. Dikatakan Bunda Maria mengunjungi desa yang sama di Portugal pada enam kesempatan, dan pada kunjungan terakhirnya pada tanggal 13 Oktober 1917,  ia mengumumkan: "Perang akan berakhir, dan para prajurit akan segera kembali ke rumah mereka."

Prediksi Villegas tentang perang dunia III akan terjadi setelah kemenangan Trump berdasarkan asumsi bahwa ramalannya akan terbukti karena sebelumnya juga dia telah memprediksi bahwa Trump akan menang dalam pemilihan presiden 2016, prediksinya hanya kebetulan dan itu bukan ramalan yang spektakuler karena ada jutaan orang (khususnya pendukung Trump) memprediksi hal yang sama bahwa Trump akan menang. Asumsi Villages pastinya tidak rasional dan terlalu mengada-ada.

Kesimpulan: Klaim ramalan perang dunia III akan terjadi pada tahun 2017 dimulai dari perang Semenanjung Korea dipicu atas kemenangan Trump, berasal dari prediksi tiga orang yang tidak saling terkait, Baba Vanga, Nostradamus, dan Horacio Villegas.

Prediksi perang dunia III akan terjadi pada tahun 2017 berdasarkan asumsi dari Villages dengan mencocokkan pada kisah keajaiban Fatima pada 13 Mei-13 Oktober 1917 (klaim Villages perang dunia III akan terjadi pada 13 Mei 2017 hingga 13 Oktober 2017)

Jadi, dalam hal apapun ramalan perang dunia III akan terjadi pada 2017 tidak jelas karena secara keseluruhan klaim tersebut tidak akurat dan berdasarkan asumsi tanpa fakta. Sangat disayangkan outlet berita online tanpa mencoba memverifikasi dengan mudahnya menerbitkan laporan tidak akurat yang akhirnya merugikan pembacanya.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon