15 May 2017

Obat Progesterex Untuk Memperkosa Wanita: Hoax



Klaim: Sebuah obat yang disebut Progesterex yang digunakan untuk melumpuhkan wanita yang selanjutnya akan diperkosa.

Telah beredar sebuah obat baru yang bernama "Progesterex" (you may check the internet for the availability).

Obat ini adalah pil kecil yang digunakan untuk mensterilisasi.

Obat ini sekarang dipakai oleh para pemerkosa pada perayaan pesta, Pub, Discotique untuk memperkosa dan mensterilisasi korbannya.

Obat ini biasanya digunakan bersamaan dengan Rohypnol (Roofies) semacam obat bius, pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Rohypnol ini semacam effervescent tablet yang cepat larut didalam air.

Pelaku hanya tinggal memasukan Rohypnol dan Progesterex kedalam minuman dan Korban tidak akan pernah ingat apa yang telah terjadi pada malam/pagi/siang/ sore itu dan Progesterex akan membuat si wanita TIDAK AKAN HAMIL, sehingga si pemerkosa akan tetap bebas berkeliaran.

Tetapi yang perlu diperhatikan, EFFECT PROGESTEREX GAK SEME Progesterex dibuat untuk mensteriln kuda, jerapah dan binatang besar lainnya.

Setiap wanita yang telah meminumnya TIDAK AKAN PERNAH MENGANDUNG LAGI SEUMUR HIDUPNYA.

HOAX

ANALISIS

Pesan tentang obat progesterex telah beredar sejak beberapa tahun ke belakang, setidaknya pertama kali beredar dari tahun 1999. Pesan tersebut dengan tujuan menakut-nakuti wanita, faktanya progesterex bukan jenis obat nyata (tidak ada obat dengan nama progesterex).

Berikut pesan email yang beredar pada tahun 1999;

There is a new drug that has been out for less than a year, Progesterex, that is a essentially a small sterilization pill. The drug is now being used by rapists at parties to rape AND sterilize their victims. My best friend’s mom works at a pharmacy and she said the drug is available exclusivly to veterinarians to sterilize large animals. But I have heard from several of my friends that are still in grad school up north that at frat parties at their schools (Columbia and Penn State) the drug is being used with Rohypnol (roofies), the date rape drug. With Rohypnol, all they have to do is drop it into their drink. The girl can’t remember a thing the next morning of what happened the night before. Well now Rohypnol is not being used alone. Progesterex, which dissolves in drinks (alcohol or soda) just as easily, is being used with it so that the woman doesn’t conceive from the rape and the rapist doesn’t have to worry about having a paternity test identifying him months later. But the drug’s affects AREN’T TEMPORARY. Progesterex was designed to sterilize horses. Any woman that takes it WILL NOT HAVE CHILDREN EVER IN HER LIFE. All guys have to do to get this drug is just know someone, like a friend, who is in the Vet school of any university. It’s that easy, and Progesterex is about to break out big on campuses everywhere. Believe it or not, there is even a site on the internet for the drug telling people how to use it. It’s at http://members.theglobe.com/sinister101/index.htm [URL no longer works]. For more information about “Roofies” go to http://www.goaskalice.columbia.edu/0884.html. Please! Forward this to everyone you know, especially girls who might be headed to college or live in college towns.

Dalam klaimnya menyatakan bahwa progesterex digunakan untuk mensterilisasi dan digunakan untuk memperkosa, bahkan korban tidak akan hamil dan tidak bisa menuntut pelaku. Tidak ada obat jenis ini dan hingga sekarang tidak ada laporan ataupun kasus yang terdokumentasi yang melibatkan progesterex.

Pesan hoax ini hingga sekarang masih terus beredar, bahkan kami mendapatkan laporan dari seorang warga Karanganyar, Jawa Tengah, bahwa pihak Kecamatan setempat menginformasikan kepada warga melalu RW hingga tingkat RT tentang bahaya progesterex.

"Setiap bulan di perumahan kami ada pertemuan RT, di situ membahas permasalahan RT dan menginformasikan berita yang didapat dari pertemuan RW. Dalam pertemuan itu menginformasikan kepada warga agar waspada akan bahaya progesterex," kata Hari Siswanti, warga Karanganyar kepada Sekoci, (14/05/2017).

"Informasi tentang progesterex berasal dari Kecamatan, jadi alur informasinya dari Kecamatan ke RW, terus ke RT, dan selanjutnya disampaikan kepada warga," tambahnya.


Hari Siswanti juga menulis informasi tersebut di dinding Facebook pribadinya.


Pesan hoax tersebut beredar dengan diikuti klaim para korban kasus pemerkosaan yang disebabkan obat progeterex. Semua pesan tersebut hanya omong kosong dan tidak pernah terbukti. Pada dasarnya pesan berantai seperti itu mengeksploitasi kecemasan masyarakat (terutama wanita) dengan memberikan ajakan agar menyebarkan pesan dengan segera.

"Seorang wanita di sebuah klub malam pada malam Minggu dibawa oleh 5 pria, menurut laporan rumah sakit dan polisi, wanita tersebut diperkosa sebelum ditelantarkan. Ia tidak bisa mengingat peristiwa malam itu, berdasarkan hasil tes mengungkapkan bahwa pemerkosaan tersebut meninggalkan jejak Rohypnol dalam darah dan Progesterex - pil sterilisasi kecil. obat ini sekarang digunakan oleh pemerkosa di acara pesta dan mensterilkan korbannya. Progesterex tersedia di dokter hewan untuk mensterilkan hewan besar. Progesterex digunakan bersama-sama dengan Rohypnol sebagai obat perkosaan. Seperti Rohypnol, obat ini digunakan dengan memasukkan ke dalam minuman korbannya. korban akan tidak ingat apa-apa keesokan harinya, dari semua yang telah terjadi malam sebelumnya. 

Silakan meneruskan ini kepada semua orang yang Anda kenal, terutama perempuan. Hati-hati ketika Anda keluar dan tidak meninggalkan minuman Anda tanpa pengawasan. Silakan melakukan upaya untuk meneruskan ini kepada semua orang yang Anda kenal. Guys, mohon informasikan ke semua teman-teman perempuan Anda dan keluarga."

Informasi tentang progesterex dapat dengan mudah ditemui di internet, bahkan ada pihak yang mengklaim menjual obat tersebut, nyatanya itu hanyalah penipuan. Jika Anda mendapatkan informasi tentang progesterex dari teman atau keluarga jangan pernah dipercaya, dan berikan informasi yang benar kepada mereka bahwasannya itu adalah hoax.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!



Emoticon Emoticon