12 April 2017

Video Rudal Tomahawk AS Dipukul Jatuh Pertahanan Rudal Suriah: Hoax

Ilustrasi

Konflik di Suriah yang mulai mereda kini kembali memanas setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan rudal Tomahawk ke Suriah. Serangan AS dipicu atas insiden serangan senjata kimia yang terjadi awal April lalu, serbuan AS terhadap sasaran militer Suriah menimbulkan berbagai rumor.

Salah satu rumor yang beredar menyatakan bahwa rudal jelajah Tomahawk berhasil dipukul jatuh oleh pertahanan rudal milik Suriah. Berikut video dengan judul "Sistem Pertahanan Rudal Suriah Tembak Jatuh 36 Rudal TomaHawk AS", yang dipublish di laman arrahmahnews.com.


Bahkan beberapa outlet berita Yunani merilis video yang sama dengan klaim yang mirip, mengatakan bahwa rudal Rusia berhasil menghantam 34 dari 59 rudal Tomahawk AS yang dilancarkan di Suriah.




HOAX

Lalu apakah rudal milik Suriah atau Rusia yang menghantam rudal Tomahawk AS? Tidak, keduanya hoax, video tersebut bukan menunjukkan rudal Tomahawk AS dipukul jatuh di Suriah.

Sebelum mencari tahu kebenaran video di atas, kami akan menjelaskan tentang rudal canggih Tomahawk yang dimiliki militer AS.

Rudal Tomahawk

Tomahawk adalah rudal kendali jarak jauh dalam segala kondisi cuaca yang memiliki kecepatan subsonik. Rudal canggih ini pertamakali diperkenalkan pada tahun 1970, rudal ini didesain untuk menghancurkan target jarak menengah dan jarak jauh, dan dapat diluncurkan baik dari darat maupun bawah air.

Tomahawk merupakan rudal jelajah jarak jauh buatan Amerika Serikat yang digunakan oleh Angkatan Laut AS, US Navy. Rudal ini memiliki panjang 5,56 - 6,25 meter, dengan bobot antara 1.192,5 kg sampai 1.440 kg. Pada awal diperkenalkan, Tomahawk diluncurkan dari kapal selam, seiring perkembangannya rudal ini sekarang bisa diluncurkan dari kapal laut, peluncur darat, bahkan dari pesawat tempur.

Hulu ledak Tomhawk memiliki bermacam jenis hulu ledak, baik konvensional, TNT maupun nuklir. Berat dan ukuran hulu ledak pun bervariasi, tergantung tipe rudal dan kebutuhannya. Tiap-tiap rudal ini mempunyai berat 1.440 kg. Jangkauan jelajah rudal ini mencapai 1.120 km dengan kecepatan 880 km per jam. Kecepatan tinggi dan jarak tempuh sejauh itu tidak mengurangi akurasinya dalam mencapai sasaran.

Semua jenis rudal Tomahawk menggunakan pemandu Global Positioning System (GPS), terrain contour matching (TERCOM), agar dapat terbang rendah menyusuri kontur bumi, oleh karenanya tidak jarang rudal ini terbang hanya di ketinggian beberapa puluh meter saja dari permukaan tanah. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa Tomahawk sulit terdeteksi radar musuh. Bahkan deteksi infra merah juga hampir mustahil karena mesin turbofan rudal ini hanya memancarkan sedikit sekali panas.


Setelah Anda mengetahui tentang rudal Tomahawk, kita kembali ke soal video yang diklaim rudal Tomahawk dipukul jatuh di Suriah. Apa yang terlihat dalam video hampir mustahil rudal Tomahawk karena rudal ini dengan panjang maksimal 6,25 meter dan sulit terdeteksi radar maupun infra red, ditambah kecepatan yang relatif tinggi hampir mencapai 900 km/jam. Bahkan rudal ini bekerja menggunakan radar, akan sangat sulit bagi senjata manapun yang dimiliki militer Suriah maupun Rusia untuk menghadangnya.

Senjata dalam rekaman video kemungkinan dari senjata rudal jarak pendek anti-pesawat Pantsir-S1, atau juga berasal dari senjata lebih tua meriam anti-pesawat SU-23 buatan Soviet. Jika dilihat dari ledakan dan pergerakan yang terlihat di Video identik dengan karakteristik semua artileri anti-pesawat.

Berikut contoh video serangan meriam anti-pesawat ZSU-23 dan ZU-23:



Berikut contoh video Pantsir S1


Jika analisis di atas masih meragukan dan membuat Anda skeptis, video di atas hanyalah contoh beberapa senjata anti-pesawat yang karakteristiknya mirip dengan dalam video.

Faktanya, video yang diklaim rudal Tomahawk AS dipukul jatuh di Suriah sudah beredar di Youtube sejak 2014, merupakan rekaman video sistem pertahanan anti-pesawat milik AS Phalanx CIWS, yang ditembakkan pada malam hari.

Berikut video asli dengan judul "Phalanx CIWS LPWS 20mm" yang dipublish pada Maret 2014:


Kesimpulan: Video yang diklaim rudal Tomahawk AS dipukul jatuh pertahanan rudal Suriah ataupun rudal Rusia adalah hoax. Faktanya video tersebut diambil dari rekaman senjata anti-pesawat Phalanx CIWS milik AS yang beredar Maret 2014 dengan judul "Phalanx CIWS LPWS 20mm".

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon