11 April 2017

Video Puluhan Pria Muslim Ditangkap dan Disiksa di Burma: Hoax


Sebuah video beredar dengan klaim puluhan pria Muslim ditangkap dan disiksa di Burma. Dalam rekaman video terlihat puluhan pria dewasa ditempatkan dalam kerangkeng kayu dalam air.

Berikut klaim video yang beredar:



هؤلاء مسلمو بورما يعذبون فقط لأنهم مسلمون ... من منكم يشعر بوجعهم ما عليه إلاّ محاولة نشر الفيديو على صفحات عالمية ربما تساعدهم ... و أدعوا لهم برطاجي

Muslim Burma ini disiksa hanya karena mereka adalah Muslim. Jika Anda peduli dengan mereka hanya mencoba untuk membagikan video kepada dunia untuk membantu mereka ... dan berdoa untuk mereka

HOAX

ANALISIS

Video di atas banyak menyebar di internet dengan klaim Muslim di Burma ditangkap dan disiksa. Faktanya video merupakan potongan rekaman video yang diambil saat proses pelatihan perekrutan unit komando pasukan elit Malaysia Grup Gerak Khas (GGK).

Sebuah video pelatihan perekrutan GGK dipublish di Youtube pada pada 22 Juni 2013 dengan judul "Special Forces Malaysia Commando GGK - History Channel Documentary." Pada menit 32 dapat Anda lihat rekaman tersebut sangat mirip.


Video Special Forces Malaysia Commando GGK berdurasi 45 menit merupakan film dokumenter perekrutan anggota Grup Gerak Khas, pasukan elit militer Malaysia. Dalam rekaman video, seorang pria mengatakan bahwa mereka dihukum karena melakukan kesalahan besar tidak mengikuti perintah dengan benar. Mereka diperintahkan untuk mengumpulkan 1 kg makanan, namun yang dibawa hanya lima atau enam potong makanan, itu kesalahan fatal dan mereka harus dipenjara.

Iterasi pelatihan GGK dalam rekaman video juga beredar di Youtube yang dipublish pada 7 Desembar 2016 dengan judul "Basic komando", video inilah yang diklaim Muslim ditangkap dan disiksa di Burma. Video tersebut mirip dengan video pelatihan GGK yang dipublish tahun 2013 (menit 32).

Berikut video Basic komando yang diklaim Muslim ditangkap dan disiksa di Burma.


Pasukan Grup Gerak Khusus atau biasa disebut GGK merupakan pasukan khusus dari Angkatan Darat Malaysia yang ditugaskan melakukan misi operasi khusus yang dimiliki pemerintah Malaysia. GGK melakukan misi tindakan langsung, perang non-konvensional, sabotase, anti-terorisme, dan pengumpulan intelijen.

Anggota resimen GGK dilatih oleh unit pasukan khusus asing dari Inggris, Selandia Baru, Indonesia, Australia dan Amerika Serikat, untuk menambah basis pengetahuan strategi militer. Untuk masuk dalam GGK tidak mudah dan harus melalui proses panjang dan mengikuti pelatihan yang sangat keras seperti layaknya pasukan khusus yang dimiliki semua negara.

Seleksi masuk pasukan khusus GGK Angkatan Darat malaysia berjalan selama 12 minggu, tentunya dengan proses yang sangat keras.

  • Tahap 1 dilakukan selama 5 minggu: Fase ini sebenarnya tingkat yang paling penting untuk menguji dan mengembangkan ketahanan fisik & mental setiap prajurit.
  • Tahap 2 dilakukan selama 2 minggu:.Pelatihan di hutan selama dua minggu, di mana peserta akan diberikan pelatihan praktis, keterampilan dan pengetahuan seperti berjaga dan patroli, mendirikan basis, bertahan hidup dan melakukan serangan tempur.
  • Tahap 3 dilakukan selama 1 minggu: Pada fase ini, semua peserta menjalani pelatihan pertempuran yang sulit. Mereka yang sukses akan terus hidup di daerah rawa selama tujuh hari tanpa pasokan makanan dan tanpa pakaian yang lengkap (mereka hanya memakai pakaian dalam). Mereka akan dilatih bagaimana caranya bertahan hidup di hutan dan rawa.
  • Tahap 4 dilakukan selama 2 minggu: Pelatihan dilakukan di laut selama dua minggu, di mana peserta melakukan latihan praktis seperti mendayung perahu RIB dan menyerang wilayah pesisir dengan menggunakan perahu RIB, kayak dan scuba diving.
  • Tahap 5 dilakukan selama 2 minggu: Sekarang saatnya bagi peserta untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari pada tahap sebelumnya. Semua peserta dikumpulkan dalam kelompok dan mereka harus menyusup ke daerah operasi dengan jarak 100 km dengan menggunakan perahu RIB. Para peserta diharuskan menemukan dan mengidentifikasi lokasi musuh. Setelah mencapai tujuan, mereka harus melarikan diri dan melaporkan kepada beberapa agen di pos pemeriksaan yang telah ditentukan, mereka harus mengetahui cara menghubungi agen mereka dan menghindari musuh agar tidak ditangkap, jika mereka tertangkap maka akan disiksa dan dihukum berat. Jarak total selama pelarian menghindari musuh sekitar 240 km dan akan ditempuh sekitar 5 hari.

Kesimpulan: Video tersebut bukan terjadi di Burma dan bukan Muslim ditangkap dan disiksa di Burma, namun merupakan rekaman video dari pelatihan perekrutan unit pasukan khusus GGK Angkatan Darat Malaysia.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon