25 April 2017

Studi Terbaru: Wanita Montok Dapat Membuat Pria Lebih Bahagia dan Panjang Umur?


Ilustrasi

Wanita dengan tubuh montok dipercaya dapat membuat pria lebih bahagia dan panjang umur jika menikahinya. Studi terbaru yang dilakukan oleh departemen psikologi di UNAM, Argentina, menemukan, pria yang menikahi wanita dengan tubuh montok 10 kali lebih bahagia dibanding pria yang menikahi wanita kurus.

Berikut laporan berita dari liputan6.com, sindonews.com

Bahkan, sebuah studi baru yang dilakukan oleh departemen psikologi di UNAM, Argentina, menemukan, pria yang menikahi wanita dengan tubuh montok 10 kali lebih bahagia dibanding pria yang menikahi wanita kurus.

Dalam studi yang sama dikatakan juga, suami-suami dari wanita montok tadi lebih sering tersenyum dan mereka juga lebih cepat dan lebih mudah menyelesaikan masalah.

Menurut Dr. Filemon Alvarado dan Dr. Edgardo Morales dari UNAM, pria yang memiliki pasangan montok memiliki kosakata yang lebih luas. dan bisa berkomunikasi dengan lebih baik.

Menurut studi ini, melansir Your Tango, Minggu (23/4/2017), wanita yang kurus cenderung lebih tidak ramah dan menutup diri. Mereka lebih tidak ekspresif terhadap emosi mereka.

Studi ini juga menyimpulkan, wanita berisi juga lebih mudah untuk bereproduksi dan menjalankan kehamilan. Bahkan statistik menemukan, wanita dengan tubuh montok atau sintal memiliki lebih banyak anak.

Argumennya adalah, karena mereka terbiasa membawa beban yang berat, berat bayi--saat hamil--bukanlah masalah baru.

Dan yang terakhir, wanita bertubuh montok juga memiliki kemampuan bertahan hidup yang luar biasa. Hal ini menjadikan mereka seseorang yang mudah beradaptasi dan cerdas dalam menyelesaikan masalah.

Tidak Ada Bukti

ANALISIS

Laporan berita tentang hasil studi terbaru yang dilakukan departemen psikologi di UNAM, Argentina, mengungkapkan bahwa pria yang menikahi wanita dengan tubuh montok 10 kali lebih bahagia dibanding pria yang menikahi wanita kurus. Berita tersebut tidak memberikan bukti otentik hasil penelitian yang dimaksud, oulet berita tidak pernah mencoba memverifikasi kebenarannya.

Dalam kaidah jurnalisme, setiap laporan berita harus melalui proses verifikasi, bukan hanya berdasarkan laporan situs berita tanpa memberikan bukti sah. Hasil studi yang dimaksud tidak dilampirkan, dan kami juga tidak menemukan journal studi terbaru yang terkait dengan klaim tersebut.

Berdasarkan hasil pencarian Google Scholar, tidak ditemukan hasil penelitian apapun setidaknya dua tahun terakhir dari Filemon Alvarado dan Edgardo Morales. Berdasarkan hasil pencarian Google juga tidak ditemukan data yang berhubungan dengan klaim tersebut.


Selain itu, situs web departemen psikologi di Universitas Otonomi Nasional Meksiko (pilihan pertama untuk UNAM) tidak mencantumkan nama Filemon Alvarado dan Edgardo Morales sebagai anggota akademi. Situs web National University of Misiones di Argentina (pilihan dua untuk UNAM) tidak ditemukan bukti apapun tentang studi tersebut, bahkan universitas tidak memiliki departemen psikologi.

Sebuah laporan studi yang dirilis outlet berita bagaimana mungkin bisa dipercaya jika tidak ditemukan bukti apapun terkait studi tersebut. Bahkan laporan berita tersebut yang pertama kali dirilis oleh situs berita Nuevo Diario pada 15 Januari 2017 (laporan tesis berjudul "Vale más que sobre y que no falte"), tidak muncul dihasil pencarian web universitas ataupun lembaga manapun.

Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelusuran pencarian Google dan situs Universitas UNAM Meksiko dan Argentina, tidak ditemukan hasil studi yang dimaksud. Jika hasil studi tersebut tidak dirilis di situs web manapun, pihak media online entah mendapatkan hasil studi tersebut darimana? Setidaknya mereka harus menyertakan bukti sumber darimana mereka mendapatkan informasi tersebut.

Catatan: Hasil studi ilmiah pada umumnya tercatat dalam journal resmi, tanpa bukti apapun sebagai pendukungnya dan situs UNAM Meksiko dan Argentina tidak memberikan informasi terkait studi tersebut, maka laporan berita tersebut dianggap tidak sah.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon