23 April 2017

Cara Memverifikasi Setiap Informasi Yang Anda Terima


Banyaknya berita/informasi palsu yang beredar di internet dan jejaring sosial, kami mengajak Anda untuk terlibat dalam memberantas pembodohan dari informasi di sekitar Anda. Ada beberapa hoax yang dibuat secara disengaja dan tidak disengaja (tidak mengetahui kebenarannya).

Berikut cara mendeteksi informasi palsu dari situs web yang dapat Anda lakukan untuk memverifikasi keabsahannya:

1. Putaran: Jika informasi berita terus berputar dengan cepat hingga menjadi viral, hoax diproduksi dengan cara seperti itu. Jika tidak ada yang memainkannya, maka tipuan informasi tidak akan pernah beredar secara luas.

2. Penulis: Jika informasi berita tidak ada nama penulis dan klaim yang terkesan sangat penting dan harus disebarkan secepat mungkin, maka kemungkinan besar itu adalah tipuan. Yang terpenting adalah setiap informasi berita harus jelas siapa penulisnya, bukan wajah imajiner.

3. Waktu: Jika informasi berita menyatakan sebuah waktu yang sudah lama terjadi digambarkan dengan kata-kata seperti "kemarin", "baru-baru ini", "belum lama ini", dan lainnya, ini jelas sangat mencurigakan.

4. Nama: Jika pesan informasi mencantumkan nama tokoh terkenal untuk memperkuat klaimnya, maka periksa nama tersebut apakah nama yang dicantumkan pernah mengeluarkan pernyataan seperti klaim dalam pesan. Pesan palsu biasanya menyertakan nama tokoh atau instansi terkenal untuk meyakinkan pembacanya.

5. Tulisan: Jika teks tulisan banyak terjadi kesalahan dan gaya tulisan yang terlihat berantakan, indikasi hoax nampak jelas terlihat. Banyak kesalahan ejaan ataupun bahasa yang digunakan tidak sesuai dengan konteks isi pesan, itu adalah kesalahan besar.

6. Terjemahan: Jika teks terlihat jelas berasal dari mesin terjemahan, maka itu adalah indikasi yang patut dicurigai. Teks yang berasal dari mesin terjemahan tidak akan sempurna dan dibacanya akan sulit untuk dipahami. Jikapun teks hasil mesin terjemahan telah sedikit disempurnakan, namun tetap ada beberapa kata yang maknanya terlihat salah. Untuk menyempurnakan teks, harus secara keseluruhan. Jika tidak ingin ada kata yang salah, maka harus mengubah seluruh makna teks, itupun jika mampu memahami teks dari mesin terjemahan.

7. Gambar/foto: Jika pesan informasi menyertakan gambar-gambar yang tidak ada korelasinya dengan isi klaim, maka ada sesuatu yang salah dari informasi tersebut.

8. Cerita: Jika teks berupa cerita namun tanpa menyertakan sumber yang jelas, itu hanyalah cerita fiktif karangan penulis.

9. Pedas dan menyerang: Jika informasi berita terkesan sangat pedas menyerang pihak tertentu, Anda tidak perlu untuk mempercayainya. Jikapun informasi itu benar, tetap saja isi berita ada yang dimanipulasi demi kepentingan si penulis. Propaganda negatif dan manipulasi informasi adalah senjata andalan bagi situs yang mempunyai kepentingan untuk kelompok ataupun golongannya.

10. Klaim yang luar biasa: Klaim luar biasa digunakan sebagai daya tarik agar pembaca mempercayai hingga menyebarkannya. Klaim luar biasa butuh bukti yang luar biasa, jika menyertakan bukti seadanya ataupun tanpa bukti sama sekali, maka Anda tidak perlu mempercayainya.

11. Kesalahan tidak logis: Jika informasi berita terdeksi kesalahan tidak logis, Anda harus meninggalkannya. Bagaimana mungkin sebuah informasi dapat dipercaya jika isinya terjadi kesalahan tidak logis, seperti berbicara tentang Eropa namun menampilkan harga dengan menggunakan dolar Singapura.

12. Judul yang berlebihan: Jika informasi berita memberikan judul yang sangat heboh dan tidak ada hubungannya dengan isi berita, itu adalah indikasi clickbait. Judul yang berlebihan biasanya menggunakan kata "buset", "edan", "luar biasa", "mengejutkan", "mengerikan", "Anda harus melihatnya", "Anda tidak akan mempercayainya jika tidak membacanya", atau judul semuanya menggunakan huruf kapital dan menggunakan tanda "!!!!!!!". Judul yang sangat berlebihan bertujuan untuk mengeksploitasi rasa penasaran seseorang agar mengklik link berita, semua itu dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dari iklan yang mereka pasang di halaman web. Dengan kepentingan mencari keuntungan sebanyak mungkin dari iklan, indikasi besar informasi berita yang mereka tampilkan adalah hoax, karena mereka tidak pernah mempedulikan apakah beritanya benar atau tidak.

13. Konten berita: Jika Anda masuk ke dalam halaman utama situs web dan Anda melihat salah satu artikel berita sudah Anda ketahui bahwa itu adalah berita hoax, maka lekas Anda tinggalkan situs itu. Dengan ditemukannya salah satu berita yang Anda ketahui adalah hoax, maka situs tersebut tidak ada kontrol dalam setiap beritanya, kecuali ada artikel lain yang berupa klarifikasi atas kesalahan berita tersebut. Situs berita terpercaya jika melakukan kesalahan dengan menerbitkan berita hoax, maka artikel akan segera dihapus dan tidak akan membiarkan artikel itu tetap berada dalam halaman mereka.

14. Komentar: Jika situs menyertakan kolom komentar dalam halaman mereka, maka Anda harus memeriksa seluruh komentar yang ada.


Semua penjelasan di atas adalah gambaran bagaimana cara memahami dan mendeteksi sebuah informasi berita yang Anda temui di internet ataupun jejaring sosial. Di Bawah ini kami akan memberikan cara umum yang dapat Anda gunakan untuk menganalisis informasi.


1. Gambar: Jika informasi berupa gambar, maka Anda dapat menggunakan mesin pencarian gambar yang sudah disediakan oleh Google, image search. Jika Anda menggunakan ponsel, Anda dapat mengunduh aplikasinya di playstore atau browsing di Google. Dalam pencarian gambar Anda dapat juga menggunakan mesin pencarian lain, seperti TinEye dan Image Raider.

2. Terjemahan: Jika teks terindikasi berasal dari mesin terjemahan, maka Anda harus menerjamahkan beberapa kalimat inti ke bahasa English. setelah Anda terjemahkan ke bahasa English, maka Anda harus masuk ke Google untuk mencarinya dengan menggunakan kata kunci dari kalimat yang sudah Anda terjemahkan, atau Anda dapat menambahkan kata di belakangnya dengan kata "hoax". Periksalah semua situs yang tampil dihasil pencarian, apakah situs-situs tersebut adalah situs terpercaya, dan berita palsu biasanya berasal dari situs satir. Jika Anda menambahkan kata "hoax" dalam kata kunci, jika informasi berita adalah berita palsu, maka situs-situs yang muncul dalam pencarian Google adalah situs- situs anti-hoax.

3. Menentukan kata kunci yang tepat: Kata kunci sangat penting ketika Anda menjelajah di Google, selalu tambahkan kata "hoax/palsu" dalam setiap pencarian di Google. Dengan tambahan kata "hoax/palsu", maka dapat memungkinkan Anda untuk menemukan situs-situs yang menyatakan bahwa berita yang Anda cari adalah hoax. Jika tidak ada situs yang menyatakan bahwa berita yang Anda cari adalah hoax, maka kemungkinan besar berita yang Anda cari adalah fakta. Anda juga dapat menambahkan nama situs-situs satir dalam pencarian, pastinya kata kunci yang Anda gunakan harus berbahasa English. Jika Anda menggunakan ponsel android, kami sarankan menggunakan aplikasi Chrome dalam setiap aktivitas Anda di Google, karena Chrome menyediakan pilihan "terjemahkan" dalam setiap halaman web yang Anda buka.

4. Periksa "disclaimer": Ketika Anda masuk dalam sebuah situs yang tidak Anda kenal, maka memeriksa disclaimer/about adalah sangat penting untuk mengetahui keterangan situs tersebut. Biasanya disclaimer/about berada di atas atau paling bawah halaman web, ada juga yang menempatkannya diantara artikel. Jika situs tidak mencantumkan keterangan apapun tentang mereka, maka sudah dapat dipastikan bahwa itu adalah situs berita palsu.

Jika informasi salah yang beredar di internet, maka otomatis informasi itu akan beredar juga di media sosial, bahkan semakin liar. Jadi, setiap informasi yang Anda dapatkan di internet wajib untuk diverifikasi sebelum Anda membaginya, agar teman-teman Anda mendapatkan informasi yang tepat dari Anda, dan yang terpenting Anda tidak terlihat bodoh karena menyebarkan berita palsu.

Kami berharap semua penjelasan di atas dapat berguna bagi Anda dalam mendeteksi informasi/berita hoax. Jika Anda peduli dan mencoba untuk memutus mata rantai peredaran berita hoax, maka semua harus berawal dari diri Anda sendiri.

Kebenaran bukan milik semua orang, namun hanya untuk mereka yang mencarinya!

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

Artikel lainnya:
Pentingnya Verifikasi Setiap Informasi Yang Anda Terima


Emoticon Emoticon