15 March 2017

Pernyataan Ahli Telematika Abimanyu Wahchjoewidayat Terkait Namanya Dicatut Kompas.com



Pada tanggal 8 Februari 2017, kompas.com merilis sebuah berita tentang kasus percakapan (chat) via WhatsApp antara pria yang diduga Rizieq Shihab dengan perempuan yang diduga Firza Husein. Percapakan itu yang berisi teks dan gambar mengandung unsur pornografi dan beredar di dunia maya.

Dalam artikel berita dengan judul "Ahli Telematika Telusuri Waktu "Chat" WhatsApp Terduga Rizieq-Firza", Kompas menyebutkan bahwa ahli telematika yang dimaksud adalah Abimanyu Wachjoewidajat.

Berikut artikel berita kompas.com.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya memanggil ahli telematika Abimanyu Wachjoewidajat untuk membuktikan waktu berlangsungnya percakapan (chat) via WhatsApp antara pria yang diduga Rizieq Shihab dengan perempuan yang diduga Firza Husein.

Percapakan itu yang berisi teks dan gambar mengandung unsur pornografi dan beredar di dunia maya.

"Kami masih penyelidikan, memeriksa saksi ahli. Kami ingin membuktikan foto itu, suara, adanya chat dari HP F dan HP HR. Kami cari tahu kapan, di mana, jam berapa," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/2/2017).

Abimanyu nanti akan mengungkap secara rinci waktu percakapan hingga ponsel apa yang digunakan.

Sebelumnya, ahli bidang forensik digital dan antropometri dari Mabes Polri telah dimintai untuk mencocokkan chat WhatsApp yang beredar tersebut dengan fakta yang dikumpulkan polisi.

Ahli pidana dan bahasa juga telah menyampaikan keterangannya. Argo tidak mau membeberkan penilaian dari para ahli itu.

"Itu polisi, nanti bagian dari penyidikan kepolisian," ujar Argo.

Dalam percakan WhatsApp yang beredar, sosok yang diduga Rizieq dan Firza berkomunikasi dengan konten teks dan foto berunsur pornografi. Percakapan tersebut diduga terjadi pada Agustus 2016.

Merasa namanya dicatut oleh Kompas, Abimanyu Wahchjoewidayat dalam posting di dinding Facebook pribadinya (8/02/2017), menyatakan bahwa dirinya belum diminta oleh Polda Metro Jaya untuk menjelaskan soal runutan chat WhatsApp dikasus tersebut. "Paling-paling juga saya diminta soal keaslian foto-foto yang diduga melanggar asusilanya," tulis Abimanyu dalam postingannya.
.




Kompas.com akhirnya memberikan koreksi atas kesalahan beritanya yang mencantumkan nama Abimanyu Wahchjoewidayat.

Sebelumnya dalam berita ini disebutkan bahwa ahli telematika itu adalah Abimanyu Wachjoewidajat. Pihak Abimanyu kepada Kompas.com menyatakan bahwa dia hanya ditanya polisi soal keaslian foto Firza dan bukan soal percakapan whatsapp. Mohon maaf atas kekeliruan tersebut.

Bahkan tempo.co merilis berita yang sama dengan menyebut nama Abimanyu Wahchjoewidayat.



"Semua sudah saya jelaskan di thread saya dan pada komen saya juga sudah kasih tahu bahwa Kompas sudah merespon, wartawannya sudah minta maaf atas kelalaiannya, saya ditawarkan berita baru untuk mencounter berita ini, saya tolak karena biar masyarakat tahu bahwa media reputable selevel kompas.com pernah mencatut nama saya dengan berita yang tidak sesuai sumbernya," kata Abimanyu kepada Sekoci Hoaxes, Rabu (15/03/2017).



Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon