09 February 2017

Persilangan Sapi dan Babi: Hoax


Sapi Belgian Blue.  Sumber: netbbg.com


Sebuah video yang merekam seekor sapi berotot dikira bagian dari film yang dibuat dengan Computer Generated Imagery (CGI), padahal yang ditampilkan adalah nyata, bukan rekayasa komputer. Tidak banyak orang yang mengenal jenis sapi ini bahkan ada yang mengklaim sapi jenis ini adalah perkawinan silang antara sapi dan babi dengan tehnologi terkini. Benarkah?


Klaim yang beredar di media sosial
dan aplikasi percakapan.

Foto yang digunakan sebagai klaim persilangan antara sapi dan babi diambil dari Youtube chanel AWÉ Atv.
Pada video tersebut nampak seekor sapi dengan tubuh besar berotot, diiringi oleh dua orang pria.

Beberapa hal perlu diperhatikan untuk melihat kemungkinan persilangan (hybrid) antara sapi dan babi.

  1. Perbedaan jumlah diploid kromosom yang sangat jauh antara sapi (60) dan babi (30) membuat persilangan ini pastilah tidak mudah untuk dilakukan, walaupun ada beberapa kasus persilangan berbeda kromosom yang pernah terjadi, misalnya Mule (antara kuda dan keledai), Liger (antara singa dan harimau), Yattle (antara sapi dan Yak) dan Yakalo (antara  Yak dan Kerbau).
  2. Perbedaan species antara sapi (bos taurus) dan babi ternak (sus scrofa) pastinya juga membutuhkan percobaan panjang untuk menghasilkan species baru. Beberapa persilangan berbeda species dalam satu genus (interspecific hybrids) yang berhasil dilakukan contohnya antara singa dan harimau. Interspecific hybrids sering menghasilkan keturunan yang infertil.
  3. Perbedaan family antara sapi (bovidae) dan babi (suidae) adalah hal sulit lainnya yang juga harus dipertimbangkan. Sampai saat ini persilangan berbeda family (interfamilial hybrids)  sangat langka terjadi. Hanya ada satu contoh yang dilaporkan yaitu Guineafowl Hybrids (Ayam Guinea).

Sekarang mari kita berkenalan dengan sapi berotot besar ini. Sapi ini dikenal dengan nama Belgian Blue.

Belgian blue adalah sapi hasil proses panjang kawin silang dan pengembangbiakan selektif (selective breeding) selama hampir 200 tahun dari pengembangan hasil persilangan ternak yang berbeda bangsa (crossbreeding) antara sapi Durham Shorthorn dari Inggris dan sapi lokal.

Belgian Blue adalah hasil kerja keras para petani, akademisi dan Pemerintah Belgia dalam mengembangkan jenis sapi baru dengan metode evolusi selama puluhan tahun. Pengembangan Belgia Blue mencapai titik momentum pada saat teknologi inseminasi buatan digunakan di Belgia pada tahun 1947.

Otot ganda Belgian Blue disebabkan perkembangan otot dari hyperplasia
atau perkembangan satuan otot menjadi hypertrophi atau perkembangan kelompok otot. Perkembangan ini disebabkan adanya gen myostatin yang bermutasi secara alami akibat crossbreeding. Ini fenomena crossbreeding biasa dan bukan hasil suntikan steroid atau zat-zat kimia. Ini model terbaik crossbreeding yang terencana dan seragam.

Beberapa fakta lain tentang Belgian Blue hasil temuan People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), sebuah organisasi yang peduli pada hak-hak hewan:

Belgian Blue menjadi begitu besar karena mutasi yang terjadi secara 'double muscling,' yaitu ketika hewan kekurangan protein tertentu yang mengatur pertumbuhan otot.

Mutasi genetiknya sendiri terjadi secara tidak alami. Kebutuhan daging telah 'melahirkan hewan' dengan tubuh yang lebih besar, lebih banyak daging dan tentunya harga yang lebih tinggi.

Tapi taukah kita, Belgian Blue sering menghadapi masalah kesehatan yang serius?  Sapi-sapi ini sulit hamil dan kalau pun berhasil hamil hampir selalu melahirkan secara caecar karna sulit sekali bagi mereka melahirkan secara normal. Setelah anak sapi lahir, mereka terkadang memiliki sejumlah cacat bawaan, misalnya  lidah membesar, sulit bernafas dan masalah pada tulang. Penyakit-penyakit ini sering menyebabkan kematian dini.

Dari detikdotcom kami mendapat informasi bahwa pada tahun 2014, Kementerian Pertanian RI memberikan izin impor embrio dan semen beku (sperma) sapi Belgian Blue asal Belgia. Sapi jenis ini rencananya akan dikembangbiakan di Bogor, Jawa Barat.

Sekoci belum menemukan data terbaru apakah impor ini telah dilaksanakan atau belum.

Kesimpulan, klaim kalau sapi Belgian Blue adalah persilangan antara sapi dan babi adalah hoax.


Baca juga:



Emoticon Emoticon