27 February 2017

Makan Buah Saat Perut Kosong Dapat Menyembuhkan Kanker: Hoax


Sebuah informasi kesehatan beredar di internet menyatakan bahwa makan buah dalam kondisi perut kosong dapat menyembuhkan kanker. Makan buah dalam kondisi perut kosong (sebelum makan) diklaim sebagai penyembuhan alami bagi tubuh terhadap penyakit.

KLAIM

INFO KESEHATAN: Ini akan membuka mata Yth. Ibu & Bapak! Baca sampai akhir dan kemudian mengirimkannya ke semua teman Anda. Saya baru saja melakukannya !

Dr Stephen Mak merawat pasien sakit kanker stadium akhir dengan cara yang "tidak ortodoks" dan banyak pasien sembuh. Sebelumnya ia menggunakan energi matahari untuk membersihkan penyakit pasiennya, ia percaya pada penyembuhan alami dalam tubuh terhadap penyakit. Lihat artikelnya di bawah ini.

Ini adalah salah satu strategi untuk menyembuhkan kanker. Sampai akhir, tingkat keberhasilan saya dalam menyembuhkan kanker adalah sekitar 80%. Pasien kanker tidak mati. Obat untuk kanker sudah ditemukan - dengan cara kita makan buah-buahan. Terserah apakah Anda percaya atau tidak.

Saya minta maaf untuk ratusan pasien kanker yang meninggal di bawah perawatan konvensional.

MAKAN BUAH
Kita semua berpikir makan buah berarti hanya membeli buah-buahan, memotongnya dan hanya memasukkannya ke dalam mulut kita. Ini tidak semudah yang Anda pikirkan. Ini penting untuk mengetahui bagaimana dan kapan untuk makan buah-buahan.

Apa cara yang benar makan buah-buahan?
Ini BERARTI *TIDAK MAKAN BUAH-BUAHAN SETELAH MAKANAN ANDA!* *BUAH-BUAHAN HARUS DIMAKAN PADA PERUT KOSONG*

Jika Anda makan buah pada saat perut kosong, itu akan memainkan peran utama untuk mendetoksifikasi sistem anda, menyediakan Anda dengan banyak energi untuk menurunkan berat badan dan kegiatan kehidupan lainnya.

BUAH ADALAH MAKANAN PALING PENTING.
Katakanlah Anda makan dua potong roti dan kemudian sepotong buah. Potongan buah siap untuk pergi langsung melalui lambung ke dalam usus, tetapi terhalang karena roti telah dimakan sebelum buah. Sementara itu seluruh makanan roti & buah membusuk dan fermentasi dan berubah menjadi asam. Ketika buah bersentuhan dengan makanan di perut dan jus pencernaan, seluruh massa makanan mulai merusak. Jadi silahkan makan buah-buahan Anda pada saat perut kosong atau sebelum makan Anda!

Anda telah mendengar orang mengeluh:
Setiap kali aku makan semangka aku bersendawa, ketika aku makan durian perutku kembung, ketika saya makan pisang aku merasa seperti lari ke toilet, dll .. dll ..

Sebenarnya semua ini tidak akan muncul jika Anda makan buah pada waktu perut kosong. Buah bercampur dengan pembusukan makanan lain dan menghasilkan gas dan karenanya Anda akan kembung! rambut putih, botak, gugup dan lingkaran hitam di bawah mata semua ini tidak akan terjadi jika Anda mengkonsumsi buah pada waktu perut kosong.

Tidak ada hal seperti beberapa buah-buahan, seperti jeruk dan lemon bersifat asam, karena semua buah-buahan menjadi basa dalam tubuh kita, menurut Dr Herbert CKT yang melakukan penelitian mengenai hal ini.

Jika Anda telah menguasai cara yang benar makan buah-buahan, Anda memiliki RAHASIA dari keindahan, umur panjang, kesehatan, energi, kebahagiaan dan berat badan normal. Selengkapnya ...






HOAX

ANALISIS

Cerita yang sangat populer mengklaim bahwa makan buah-buahan dalam kondisi perut kosong atau sebelum makan dapat menyembuhkan kanker. Dalam klaim juga mengatakan bahwa mengkonsumsi buah-buahan saat perut kosong akan memainkan peran utama dalam detoksifikasi sistem tubuh Anda, menyediakan banyak energi untuk menurunkan berat badan dan kegiatan lainnya, juga mengatasi masalah lain seperti rambut beruban, rambut rontok, kebotakan, perasaan gugup dan lingkaran hitam di bawah mata. Penjelasan sebagai pendukung menyatakan untuk tidak makan buah-buahan setelah makan, dikatakan bahwa ketika Anda makan buah-buahan bersama makanan lain, kombinasi keduanya akan akan berakibat pembusukan dan fermentasi dalam perut, berubah menjadi asam. Semua penjelasan itu bertentangan dengan fakta medis.

Cerita di atas awalnya beredar melalui email yang muncul dari sebuah artikel lama di situs epicureanworld.com.sg yang ditulis pada tahun 1998 oleh Devagi Sanmugam, koki dan penulis kuliner yang tinggal di Singapura. Artikel yang dirilis berjudul "We all think eating fruits means just buying fruits... " menyebutkan bahwa buah-buahan harus dimakan pada kondisi perut kosong; tanpa menyebutkan nama Dr Stephen Mak ( namun menyebutkan nama Dr Herbert Shelton) dan tidak mengatakan menyembuhkan kanker juga tidak menyebutkan daftar buah-buahan - diet sehat yang disarankan selama 3 hari untuk membersihkan atau detoksifikasi tubuh Anda.

Tentang Dr Stephen Mak

Dalam klaim mencantumkan nama Dr Stephen Mak yang merawat pasien sakit kanker stadium akhir dengan cara tidak ortodoks. Dalam penelusuran kami mendapatkan sebuah artikel yang diterbitkan pada February 2010 di situs Yellowstar Essentials Blog, artikel tersebut terlihat jelas menggabungkan cerita dari Devagi Sanmugam. Artikel ini dinyatakan sebagai email yang diterima dari seorang teman karib (Dr. Stephen Mak) di BSF. Namun, kami tidak menemukan kutipan secara online yang kredibel tentang Dr. Stephen Mak.

Tentang Dr Herbert Shelton

Nama Dr Herbert Shelton yang disebutkan dalam artikel yang ditulis Sanmugam dikatakan telah melakukan penelitian waktu yang tepat mengkonsumsi buah-buahan, sebagai rahasia kecantikan, umur panjang, energi, kebahagiaan dan berat badan ideal. Namun, faktanya Herbert M Shelton bukan seorang dokter, ia merupakan seorang naturopath Amerika, advokat pengobatan alternatif, dan penulis. Ia pernah beberapa kali ditangkap dan dipenjara juga didenda atas beberapa tuduhan, seperti praktek kedokteran tanpa lisensi.

Kesimpulan

Klaim bahwa makan buah-buahan dalam kondisi perut kosong bermanfaat menyembuhkan kanker tidak terbukti (hoax). Cerita yang beredar berdasarkan gabungan artikel berbeda dengan dua nama, tidak ada keterangan siapa Dr Stephen Mak dan Herbert Shelton bukanlah seorang dokter.

Secara umum buah-buahan yang sehat dapat dikonsumsi kapan saja sepanjang hari, makan buah sebelum makan akan membuat Anda kenyang. Bahkan sebuah kasus terjadi di India di mana banyak anak-anak mengalami kegagalan otak hingga meningggal dunia disebabkan makan buah leci dalam kondisi perut kosong, namun makan buah leci tidak terkait langsung dengan kegagalan otak dan meninggalnya anak-anak di India.

Setiap informasi kesehatan yang Anda baca di internet ataupun jejaring sosial jangan mudah dipercaya sebelum Anda mencoba mencari kebenarannya. Kesehatan Anda lebih penting dari apapun, jadi selalu berhati-hati dalam menerima informasi yang tidak jelas sumbernya.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon