21 February 2017

Dr Warburg: "Air Alkali Dapat Membunuh Kanker" - Hoax



Air alkali telah lama dipercaya dapat membunh sel kanker. Seorang ahli kesehatan pemenang Hadiah Nobel mengatakan bahwa air alkali mampu menyembuhkan kanker dan kanker tidak dapat berkembang dalam lingkungan alkalin tingkat pH 7.36 atau lebih (basa).

Berikut artikel dari infoherbalis.com, Google.

Kita tahu dari waktu ke waktu bahwa makanan dapat menentukan tingkat pH tubuh kita secara keseluruhan. Dr. Otto Warburg dari Jerman 1931 pemenang Hadiah Nobel menemukan bahwa hingga 95% dari semua kanker memiliki lingkungan asam sebagai penyebab keberadaan mereka. Ia juga menunjukkan bahwa kanker tidak dapat berkembang dalam lingkungan alkalin mana tingkat pH adalah 7.36 atau lebih (basa).

Ia mengaku hampir satu abad yang lalu bahwa asidosis (kelebihan keasaman) tidak hanya terhubung pada perkembangan kanker, hal ini juga bisa menyebabkan penyakit lain seperti osteoporosis, diabetes, penyakit jantung dan hampir semua penyakit kronis lainnya yang banyak diderita masyarakat saat ini.

PH atau Potential Hydrogen memiliki skala dari 0 sampai 14. Zat yang bersifat asam akan berada pada kisaran ph kurang dari 7, sedangkan zat bersifat basa berada pada kisaran di atas 7. Sedankan angka 7 menunjukkan sifat netral.

Air minum Anda umumnya bercampur dengan klorin, antibiotik, hormon dan logam lain yang akan langsung masuk ke Anda sistem. Air yang tidak murni dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan berbagai penyakit lain yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh rentan. Sering kali tubuh kita menjadi terlalu asam, yang membuat kita merasa kurang berenergi, kelelahan, mengalami masalah pencernaan, kenaikan berat badan dan efek samping lain yang benar-benar dapat dihindari hanya dengan minum air murni dan makan sayuran organik segar dengan keseimbangan asam / basa yang sehat.

Berikut adalah cara membuat air alkali alami di rumah.

Bahan:

– 1 buah lemon
– 1/4 ruas jahe
– 1/2 cangkir Daun mint
– 1/2 buah mentimun
– air

Caranya:

– Kupas kulit jahe sebelum Anda memotongnya.
– Potong-potong semua bahan dan tambahkan air.
– Biarkan beberapa saat, Anda bisa menyimpannya di lemari es.
– Biasanya ini akan bertahan sekitar tiga hari jika Anda terus menambahkan air baru.
– Minum air alkali ini di pagi hari saat perut kosong untuk hasil yang optimal.

Bagaimana itu bekerja?

Lemon terkenal dengan sifat “balancing” pH-nya. Meskipun memiliki rasa yang sangat asam, Lemon adalah inheren basa dan membantu tubuh menjaga keseimbangannya.

Ini adalah senyawa antiinfeksi dan antibakteri yang kuat, membantu dalam pengobatan berbagai kondisi seperti bau mulut hingga kolera, bahkan memiliki 22 sifat anti-kanker.


HOAX

ANALISIS

Klaim yang menyatakan bahwa air alkali mampu membunuh kanker berdasarkan dari seorang kimiawan peraih Hadiah Nobel, Dr Otto Warburg. Sebelum kami menjelaskan siapa sebenarnya Dr Warburg, yang perlu dipahami dari klaim tersebut adalah kemampuan air alkali yang dapat membunuh kanker.

Klaim di atas dapat dipahami bahwa buah lemon diklaim memiliki rasa asam namun bersifat basa, klaim ini tidak mendasar. Lemon mengandung 5% sampai 6% asam sitrat, karakteristik rasa asam pada lemon dan pH 2 hingga 3. Pada dasarnya asam adalah zat yang dapat melepaskan H + ion ( 'ion hidrogen') ketika larut dalam air. Larutan asam pada lemon dengan pH 2 memiliki ion hidrogen lebih bebas, nilai pH di atas 7 digambarkan sebagai basa (atau alkalis), nilai 7 itu sendiri bersifat netral sedangkan di bawah 7 bersifat asam.

Yang perlu diketahui adalah lemon mengandung asam sitrat, walaupun bersifat asam namun merupakan jenis asam lemah. Menetralisir asam dengan menggunakan alkali bukan merupakan solusi, menambahkan ion hidrogen lebih untuk ion hidrogen tidak akan menetralisir apa-apa. Analoginya seperti mencoba untuk mengubah cat warna biru ungu dengan menambahkan lebih banyak cat warna biru.

Baca juga: Lemon Lebih Kuat Mengobati Kanker 10.000 Kali Dibanding Kemoterapi: Hoax!

Sejatinya air adalah sumber utama kehidupan manusia bahkan sangat penting untuk kesehatan kita. Banyaknya klaim bahwa air alkali yang pada dasarnya bersifat kurang asam dibanding dengan air biasa dapat membunuh kanker. Hasil studi hingga saat ini belum ada kesepakatan dari para ilmuwan tentang nilai efek terapeutik dari air alkali. Yang pasti adalah bahwa air keran mengandung konsentrasi tinggi kalsium, silikon, kalium dan magnesium. Setidaknya ada satu studi mengatakan bahwa air alkali (alkaline water) dapat membantu menghilangkan racun.

Para ilmuwan mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada penelitian secara mendalam mampu mendukung klaim air alkali dapat membunuh sel kanker. Beberapa dokter dan ilmuwan mengatakan bahwa produk-produk dari air alkali yang dijual dipasaran tidak didukung oleh penelitian kualitas tinggi, semua klaim sangat berlebihan hanya untuk meningkatkan penjualan.

"Tidak ada dasar sama sekali untuk klaim kesehatan dari air minum alkali," kata ahli pencernaan John Petrini, mantan presiden American Society for Gastrointestinal Endoscopy. Setelah dicerna, makanan dan air masuk ke perut dan tidak peduli itu berapa pH ketika memasuki perut-berakhir meninggalkan perut pada pH sekitar 6,8." "Dan tidak peduli apa yang Anda makan, tubuh Anda memiliki mekanisme yang efektif untuk menjaga darah Anda dalam kisaran sempit antara 7,35 dan 7,45," Dr Petrini menambahkan.

Mayoritas kalangan ilmiah sangat berhati-hati dalam menyimpulkan sesuatu. Tidak ada perubahan dengan air yang kita minum, tidak berdampak pada tubuh, tetapi hanya berdampak dalam urin yang dikumpulkan secara eksklusif di dalam kandung kemih dan tidak memiliki kontak dengan tubuh atau darah lainnya.

Minum air alkali tidak akan mengubah keasaman darah, tidak ada makanan atau minuman mengubah keasaman apa pun di tubuh Anda kecuali urin Anda. Buah lemon, cuka, dan vitamin seperti asam askorbat atau asam folat tidak mengubah keasaman lambung atau aliran darah Anda. Seluruh botol pil kalsium atau antasida tidak akan mengubah keasaman perut Anda selama lebih dari beberapa menit.


Semua reaksi kimia dalam tubuh Anda dimulai oleh bahan kimia yang disebut enzim. Misalnya, jika Anda mengkonversi kimia A dengan kimia B dan melepaskan energi, enzim harus memulai reaksi. Semua enzim berfungsi pada keasaman (nilai keasaman atau alkalinitas dinyatakan sebagai "pH") dalam rentang yang sangat sempit. Jika darah Anda mengubah keasaman atau alkalinitas untuk alasan apapun, maka dengan cepat berubah kembali ke pH normal atau enzim ini tidak akan berfungsi dan reaksi kimia yang diperlukan tidak akan bekerja dalam tubuh Anda.

Setiap organ tubuh manusia memiliki pH sendiri. Tubuh manusia memiliki kapasitas untuk mengatur kadar keasaman sendiri dan melakukannya dengan sangat efisien. Jika karena alasan tertentu keseimbangan ini terganggu, Anda harus menyelidiki penyebabnya terlebih dahulu dan tidak terburu-buru untuk mengkonsumsi air alkali. Darah manusia secara inheren sedikit basa, hal ini diatur oleh ginjal dan tetap konsisten dalam batas-batas tertentu. Jika Anda ingin mengubahnya dengan makanan atau air minum, asam tambahan atau air alkali hanya diekskresikan dalam urin. Karena itu perubahan pH hanya terlihat pada urin dan tidak akan memiliki efek pada seluruh tubuh.

Pada dasarnya klaim bahwa lemon yang dicampur air hingga menjadi alkali mampu membunuh sel kanker berdasarkan mitos yang mengatakan bahwa "diet asam dapat menimbulkan risiko kanker". Mitos itu telah lama menyebar dan berkembang, solusi yang diberikan adalah dengan meningkatkan asupan makanan basa seperti sayuran hijau dan buah-buahan (termasuk lemon).



Siapakah Dr. Otto Warburg? Ia pernah menerima Hadiah Nobel pada tahun 1931, tapi penghargaan yang didapat untuk penemuan struktur dan mekanisme enzim pernapasan (sitokrom). Ia menemukan bahwa komponen enzim pernapasan di mana pengiriman oksigen ini disebabkan oleh oksidasi akhir adalah besi. Studi tentang respirasi selular memberi penjelasan pertama untuk mekanisme kimia enzim. Penelitian Dr Warburg  tidak terkait dengan klaim bahwa penyebab 95% dari semua kanker adalah lingkungan asam.

Dr Otto Warburg (Gambar: Wikipedia)

Penelitian awal Dr Warburg bersama ahli kimia terkenal Emil Fischer dalam bidang polipeptida, di Heidelberg ia bekerja pada proses oksidasi. Minat khususnya dalam penyelidikan proses vital dengan metode fisika dan kimia menyebabkan upaya untuk menghubungkan proses ini dengan fenomena dunia anorganik. Metode yang dilakukan dengan studi secara rinci tentang asimilasi karbon dioksida pada tumbuhan, metabolisme tumor, dan konstituen kimia dari oksigen mentransfer fermentasi pernapasan. Kemudian penelitiannya di Kaiser Wilhelm Institute telah menariknya pada penemuan bahwa flavin dan nicotinamide adalah kelompok aktif dari enzim hidrogen. Hasil temuannya digabungkan dengan iron-oxygenase yang ditemukan sebelumnya, telah memberikan pengetahuan lengkap dari oksidasi. 

Kesimpulan: Tentang air alkali dapat membunuh kanker tidak terbukti secara ilmiah, tidak ada penelitian secara mendalam mampu mendukung klaim tersebut. Klaim lainnya bahwa lemon mampu mampu membunuh kanker karena memiliki sifat asam namun inheren basa, bertentangan dengan fakta bahwa lemon memiliki pH 2-3, mengandung asam sitrat yang merupakan jenis asam lemah. Bahkan Dr Warburg yang dicatut namanya tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa penyebab kanker karena lingkungan asam dan semua temuannya tidak ada hubungan dengan air alkali dan kanker.

Pada dasarnya klaim tentang air alkali berdasarkan mitos diet alkali (diet alkaline) atau diet asam basa - adalah diet yang terdiri dari buah segar, sayuran, umbi-umbian, kacang-kacangan dan polong-polongan, dan hanya sejumlah kecil daging dan produk susu. Beberapa orang percaya bahwa jenis diet ini akan membantu Anda menurunkan berat badan, meningkatkan energi dan mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker. Asosiasi Kanker Kanada menyatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim itu dan diet alkali hanya mitos yang telah lama dipercaya hanya berdasarkan asumsi tanpa bukti ilmiah.

Untuk masalah kesehatan, Anda harus selalu berkonsultasi kepada dokter Anda dan jangan mudah mempercayai informasi kesehatan yang Anda baca di internet sebelum Anda mencari tahu kebenarannya. Kesehatan Anda sangat berharga dibanding apapun, jadi selalu bertanya dan minta pendapat dokter Anda dan jangan pernah mencoba sesuatu yang tidak jelas.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon