29 January 2017

Mitos Seputar Hacker di Facebook


Manusia sekarang ini sedang dimanjakan oleh bentuk komunikasi jejaring sosial yang dapat memudahkan setiap penggunanya saling berinteraksi hingga berbagi informasi. Dengan begitu banyaknya informasi yang beredar, setiap orang dapat dengan mudah memberikan informasi gosip ataupun rumor yang tidak jelas.

Ketika komunikasi instan lahir dan kian berkembang pesat, jejaring sosial Facebook adalah salah satu sarana di mana setiap informasi menyebar kepada setiap orang hingga dipercaya, tapi tidak pernah dikonfirmasi. Facebook menawarkan kehidupan baru bagi manusia dengan beragam kemudahannya hingga informasi palsu seperti sebuah doktrin pasti.

Bukan rahasia bahwa penjahat cyber dengan segala cara mengeksploitasi platform Facebook untuk menipu netizen. Namun dari semua penipuan para penjahat cyber, banyak rumor dan mitos bermunculan selama bertahun-tahun hingga netizen banyak membuang waktu dan khawatir tanpa alasan.

Berikut ini 4 mitos tentang hacker di facebook yang telah lama beredar:

1. Jika akun Anda memposting spam berarti akun Anda telah diretas oleh hacker


Sebuah rumor populer menyatakan sesuatu telah terjadi dengan akun Facebook Anda ketika memposting sesuatu secara otomatis atasnama Anda. Hal itu dapat terjadi jika akun Facebook anda terserang spam akibat Anda telah meng-klik link berbahaya hingga tanpa Anda sadari telah membagikan tautan berbahaya kepada semua grup yang Anda ikuti dan semua dinding Facebook teman Anda.

Jika itu terjadi, berarti ada sesuatu yang salah dengan akun Facebook Anda. Tapi, itu bukan berarti akun Facebook Anda telah diretas oleh hacker. Itu terjadi karena Anda telah masuk dalam perangkap scam/spam yang sebelumnya Anda telah meng-klik tautan berbahaya.

Kemungkinan besar Anda telah jatuh masuk ke dalam salah satu dari lima jenis penipuan seperti phishing, aplikasi Facebook ilegal, ekstensi browser ilegal, copy/paste Javascript scam atau komputer anda terinfeksi malware. Dari 5 kasus itu berarti bahwa pemilik akun telah masuk perangkap scammers.

Hacker tidak bisa melakukan hal ajaib dengan mengirimkan posting spam dimana akun tetap dalam kendali Anda. Sebenarnya itu ulah scammers dimana sebelumnya Anda telah mengklik link ilegal dan Anda dituntun untuk terus masuk ke dalam link hingga tanpa disadari Anda telah masuk jebakan scammer dan mengirimkan malware yang telah disiapkan oleh scammer.

Posting malware sejatinya bukan tanpa penyebab, Anda tidak bisa menyalahkan siapapun atas semua perbuatan Anda sendiri. Posting spam malware secara acak diawali oleh link ilegal, biasanya link menawarkan sesuatu yang menarik dan mengeksploitasi rasa penasaran setiap orang untuk mengklik link yang diberikan.

Berdasarkan kasus yang banyak terjadi, scammers biasanya menawarkan link video porno untuk diklik. Anda tidak akan pernah menyebarkan video itu di Facebook secara acak ke semua grup yang Anda ikuti jika Anda tidak mengklik link tersebut.

Sejatinya posting spam adalah malware, istilah umum yang digunakan untuk software atau program yang dirancang bertujuan menyusup atau merusak sebuah sistem komputer secara diam-diam. Malware yang sekarang ini banyak beredar adalah pesan yang menawarkan dapat "mengetahui siapa saja yang dapat melihat profil Anda". Selengkapnya dapat Anda baca di sini.

2. Menerima permintaan pertemanan dapat memberikan akses hacker ke komputer Anda


Sebuah rumor yang cukup populer yang terus-menerus muncul di media sosial adalah bahwa hacker mencoba menambahkan orang di Facebook dan menambahakan mereka secara otomatis ke akun Facebook pada komputer Anda.

Rumor itu sebenarnya berasal dari awal-awal kehadiran internet ketika MSN dan Yahoo messenger sangat populer sebagai media chatting dengan teman di internet. Rumor itu menegaskan bahwa hacker mencoba untuk menambahkan orang pada layanan mereka untuk meretas komputer Anda.

Rumor itu tidak pernah terbukti hingga sekarang. Menambahkan teman di Facebook tidak akan memberikan akses ke akun Facebook dan komputer Anda. Anda tidak perlu khawatir jika menambahkan teman ke friendlist, karena tidak akan memberikan akses hacker meretas akun Facebook dan komputer Anda. Kemungkinan terburuk yang terjadi bila Anda menambahkan teman, informasi pribadi dapat dicuri oleh para pencuri identitas.

Teman Anda juga dapat menandai Anda dengan memposting link berbahaya dalam posting mereka. Pada dasarnya, menerima pertemanan tidak akan memberikan akses hacker meretas akun facebook dan komputer Anda. Namun kemungkinan scammers dapat mencuri identitas pribadi Anda jika mereka masuk pertemanan Anda. Lindungi secara ketat semua identitas pribadi Anda agar tidak dapat dicuri oleh scammers.

3. Hacker yang paling bertanggung jawab atas semua masalah pada akun Facebook Anda


Masih banyak pengguna Facebook tidak mengerti bagaimana cara menggunakan komputer dan internet dengan benar, dan mengakibatkan timbulnya sifat manusiawi untuk selalu waspada tentang sesuatu yang tidak mereka pahami. Hal ini dapat membuat seseorang menjadi paranoid saat menggunakan komputer hingga mereka berlebihan dalam menanggapi masalah yang tidak mereka pahami.

Jika terjadi sesuatu pada komputer atau akun Facebook yang tidak jelas, biasanya selalu menyalahkan "hacker" atau "virus" yang bertanggung jawab atas semua masalah yang tejadi.

Cara hacker bekerja yang di gambarkan di film-film Hollywood yang terlihat mampu berbuat apapun dan tidak ada yang mustahil bagi hacker untuk membobol sistem keamanan akun Facebook dan komputer Anda, menjadi salah satu faktor hacker selalu menjadi kambing hitam atas semua masalah yang terjadi pada komputer dan akun Facebook Anda.

Kenyataannya sebagian besar penjahat cyber benar-benar sangat mengandalkan perangkap untuk menjerat Anda, di mana mereka bertujuan untuk menipu Anda agar memberikan informasi pribadi untuk masuk ke dalam sistem keamanan akun Facebook Anda.

Analoginya seperti Anda telah tertipu hingga harus keluar lewat pintu belakang karena semua pintu telah terkunci, sedangkan penjahat berhasil menipu Anda hingga memberikan semua kunci dan mereka berhasil masuk ke dalam rumah Anda.

Jadi sebenarnya ketika akun Anda mengalami gangguan, itu karena ulah scammers dan bahwa hacker selalu dapat mengacaukan akun Facebook Anda jauh lebih kecil daripada yang Anda pikirkan selama ini.

4. Hacker membuat akun Facebook kloning


Telah lama beredar posting yang memperingatkan tentang hacker yang mencoba membuat akun kloning dengan menggunakan nama, foto profil dan data Anda. Pesan itu memberitahuakan bahwa akun Anda bisa saja dikloning dengan cara hacking hingga nampak mirip dengan akun asli milik Anda.

Cara itu adalah nyata, namun semua itu bukanlah ulah hacker. Cara itu disebut "Facebook kloning" di mana foto-foto, data pribadi, dan nama Anda digunakan untuk mengkloning profil facebook Anda.

Pada umumnya Facebook kloning adalah cara scammers untuk menipu dengan cara mengirim permintaan pertemanan kepada teman-teman Anda dengan menggunakan profil kloning. Scammers kemudian dapat dengan mudah mengirimkan pesan kepada teman-teman Anda dan berpikir bahwa itu adalah Anda.

Scammers biasanya mengirimkan pesan dengan berpura-pura sebagai Anda dan meminta batuan kepada teman-teman Anda, seperti meminjam uang atau meminta mengisi pulsa. Ciri scammers menjalankan aksinya dengan cara mengirimkan pesan ke semua daftar pertemanan Anda dengan kondisi sangat darurat dan sesegera mungkin harus cepat dibalas.

Kami berpesan agar Anda jangan pernah menerima pertemanan dengan dua akun sama yang salahsatunya sudah berteman dengan Anda. Agar profil Facebook Anda tidak menjadi korban kloning, jangan pernah membiarkan semua gambar profil Anda dapat dilihat oleh semua orang. Gunakan setelan pribadi semua foto profil Anda agar tidak ada yang dapat melihat dan mengambil foto profil Anda.

Facebook kloning bukanlah proses hacking, akun Anda tidak pernah dicuri. Facebook kloning adalah ancaman nyata yang telah banyak memakan korban, itu benar-benar bukan pencurian akun namun hanyalah profil palsu. Penjelasan selengkapnya dapat Anda lihat di sini.



Berikut beberapa bantuan yang dapat Anda gunakan agar Facebook Anda aman:



Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon