28 January 2017

Daith Piercing Menyembuhkan Migran: Hoax


Telah lama beredar informasi yang menyatakan bahwa 'daith piercing' mampu mengatasi migrain. Berbeda dengan tindik telinga pada umumnya, pada 'daith piercing', logam yang dipakai untuk menindik dimasukkan hingga menembus tulang rawan paling dalam dari telinga, yang letaknya berdekatan dengan saluran telinga.

Berikut artikel berita dari detik.com, viva.co.id, liputan6.com

Terhitung sudah 10 tahun lebih Sheri Utecht mengidap migrain. Bisa dibilang migrain yang diidap Sheri cukup berat. Bagaimana tidak, tiap kali migrainnya kambuh, Sheri hanya bisa berdiam diri di rumah selama berhari-hari.

Migrain yang dialami Sheri juga seringkali diikuti dengan gejala lain, yakni muntah-muntah. Hal ini tentu mengganggu pekerjaan dan kehidupan sehari-harinya.

Tapi bukan berarti Sheri tak berbuat apa-apa untuk menyembuhkan deritanya. Namun tak peduli berapa kalipun ia mencoba, Sheri tak juga kunjung sembuh. Hingga suatu ketika wanita berumur 44 tahun itu iseng mencoba 'daith piercing'.

Berbeda dengan tindik telinga pada umumnya, pada 'daith piercing', logam yang dipakai untuk menindik dimasukkan hingga menembus tulang rawan paling dalam dari telinga, yang letaknya berdekatan dengan saluran telinga.

Hal mengejutkan terjadi beberapa saat setelah tindik telinganya dipasang. Sheri mengaku sejak saat itu, migrainnya tak pernah kambuh, termasuk mual yang selama ini menemani migrainnya. Sakit kepala yang dirasakannya jadi lebih ringan dan lebih mudah dikelola.

Karena iseng, Sheri tak pernah mengira jika tindik di telinganya akan meredakan penderitaannya selama ini. "Waktu itu saya hanya ingin ditindik untuk menambah yang sudah ada. Ternyata tindikan ini mengubah hidup saya. Pada awalnya saya juga tidak percaya," tutur Sheri seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (1/9/2015).

Wanita yang tinggal di Woodland, Washington tersebut lantas menemukan fakta bahwa tindik telinga yang dilakukannya telah lama diakui khasiatnya untuk meredakan migrain. Namun bedanya Sheri tak pernah tahu tentang hal itu.

"Sekarang saya tak perlu lagi merasakan sakit atau minum obat. Hanya dengan tindik kecil saya terbebas dari semuanya. Ini sungguh luar biasa," ucap Sheri.

Dalam situsnya, The Migraine Relief Center, Texas juga mengakui adanya keterkaitan antara tindik telinga dengan penurunan gejala migrain. Namun efeknya belum pernah dibuktikan oleh penelitian resmi sehingga sulit untuk menentukan apakah klaim yang diajukan pasien seperti Sheri benar atau hanya kebetulan saja.

Diduga manfaat tindik telinga yang dirasakan Sheri sebenarnya tak jauh berbeda dengan konsep akupuntur. Pengobatan alternatif yang ditemukan di Tiongkok ini menggunakan jarum khusus untuk memberikan tekanan pada titik-titik tertentu yang ada di permukaan tubuh.

Setelah diberi penekanan, diyakini jarum tersebut melebarkan pembuluh darah di bawahnya, sehingga aliran darah ke jaringan tubuh yang terkena gangguan menjadi lancar dan meredakan gangguan kesehatan yang diderita pasien sebelumnya.

Sebuah penelitian berskala besar yang pernah dilakukan di Inggris, Jerman dan AS pada tahun 2012 mengakui bahwa akupuntur dua kali lebih efektif meredakan sakit kepala kronis serta beberapa gangguan ksehatan lain ketimbang obat yang direkomendasikan dokter kebanyakan.


TIDAK TERBUKTI



ANALISIS

Migran adalah penyakit nyata yang kebanyakan orang pernah mengalaminya, namun penyakit ini telah banyak disalahpahami oleh masyarakat. WHO (World Health Organization) mengklasifikasikan sakit kepala sebagai salah satu dari 20 penyebab kecacatan di seluruh dunia. Hal ini menempatkan serangan migrain cukup kuat di tingkat yang sama seperti tetraplegia (kelumpuhan keempat anggota badan). Beberapa faktor pemicunya beragam dari setiap penderita, bisa dari makanan, hormon, iklim, obat-obatan, stres-terkait atau berhubungan dengan rangsangan indra visual, indra auditori atau indra penciuman.

Seseorang yang terserang migrain akan merasakan rasa sakit di kepala yang sangat menyakitkan, sakit kepala yang berulang-ulang dan terkadang disertai dengan gejala lain, seperti gangguan penglihatan dan rasa mual. Para peneliti tidak yakin apa yang menyebabkan migrain, namun mereka meyakini bahwa itu melibatkan perubahan dalam aliran darah menuju ke otak.

Serangan migrain pada awalnya terjadi karena pembuluh darah yang menyempit atau mengerut, mengurangi aliran darah dan menyebabkan gangguan visual, kesulitan berbicara, merasa lemah, mati rasa, atau kesemutan disalah satu anggota tubuh, atau gejala lain yang serupa. Kemudian pembuluh darah akan melebar dan membesar, menyebabkan peningkatan aliran darah dan sakit kepala yang sangat menyakitkan.

Pada awalnya, pembuluh darah menyempit atau mengerut, mengurangi aliran darah dan menyebabkan gangguan visual, kesulitan berbicara, kelemahan, mati rasa, atau kesemutan di satu daerah tubuh, atau gejala lain yang serupa. Kemudian, pembuluh darah melebar atau membesar, menyebabkan peningkatan aliran darah dan sakit kepala parah.

Menggunakan daith piercing untuk meredakan migran tidak akan efektif! Mengingat bahwa migran adalah penyakit nyata, yang pertama harus Anda ketahui adalah mencari penyebabnya dengan bertanya kepada dokter ahli yang kompeten.

Pada dasarnya tindik kuping (daith piercing) dipercaya dapat mengatasi migrain dikarenakan cara pengguaannya mirip dengan akupuntur, namun piercing sangat berbeda dengan akupuntur. Metode akupuntur harus dilakukan oleh ahli yang berkompeten, menusuk tulang rawan telinga bukan titik akupuntur untuk merangsang reaksi meredakan migrain. Menusuk tulang rawan berisiko terjadinya infeksi yang signifikan.


Daith piercing dianggap sebuah pengobata alternatif dengan biaya murah, namun dengan alasan estetika banyak yang menolaknya. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung metode daith piercing mampu mengatasi migrain, klaim yang banyak beredar di internet hanya berdasarkan keterangan beberapa orang tanpa bukti klinis. Tidak ada ahli kesehatan ataupun studi ilmiah yang merekomendasikan daith piercing sebagai obat migrain.

Akupuntur telah dipelajari sebagai pengobatan sakit kepala ataupun migran selama lebih dari 20 tahun. Meskipun tidak semua penelitian telah menunjukkan hal itu dapat membantu, peneliti setuju bahwa akupuntur tampaknya cukup aman., dan dapat bekerja dengan baik untuk beberapa orang. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2003 menunjukkan bahwa metode pengobatan akupuntur untuk migrain mulai bekerja bersama obat Imitrex, namun obat bekerja lebih baik daripada akupuntur. Selain pengobatan tusuk jarum, akupuntur dapat direkomendasikan sebagai cara mengatur gaya hidup sebagai relaksasi, seperti teknik mengatur pernapasan, latihan qi gong, dan perubahan pola makan.

Banyak orang yang mengklaim bahwa telah membuktikan secara langsung daith piercing mampu meredakan migrain, namun menurut dokter spesialis sakit kepala Emad Estemalik, MD, semua itu hanya efek plasebo. Plasebo adalah sebuah pengobatan yang tidak berdampak atau penanganan palsu yang bertujuan untuk mengontrol efek dari pengharapan, efek sugesti dalam pikiran yang membuat perasaan yakin bahwa pengobatan yang dilakukan benar-benar manjur.

"Saya tidak pernah merekomendasikan tindik telinga kepada pasien saya. Bahaya infeksi dari menusuk titik itu sangat berlebihan dari manfaatnya yang tidak terbukti, terutama karena prosedur ini dilakukan di tempat tato di mana sterilitas yang tepat mungkin dipertanyakan," kata Dr. Estamalik. "Jadi sulit untuk menyaksikan mengapa atau bagaimana lubang di tulang rawan dari telinga luar akan berdampak pada perkembangan migrain."

Sejatinya pegobatan migrain bertujuan untuk mencegah dan mengurangi rasa sakit setelah serangan dimulai. Anda dapat mengontrol migrain dengan kombinasi obat, perubahan gaya hidup, dan terapi komplementer. Biofeedback dapat membatu mengontrol kontraksi awal pada pembuluh darah, teknik relaksasi dapat megurangi frekuensi dan itensitas serangan migrain.

Kesimpulan: Laporan artikel yang mengusulkan daith piercing sebagai pengobatan migrain tidak jelas dan kesimpulannya didasarkan pada rumor atau inferensi dan juga tidak mengutip bukti klinis atau penelitian ilmiah khusus sebagai pendukungnya. Tidak ada jurnal ilmiah merekomendasikan daith piercing menjadi alternatif akupuntur sebagai pengobatan migrain. Metode akupuntur  mungkin dapat membantu meredakan migrain, namun efektivitasnya tidak akan maksimal jika tidak dibantu dengan kombinasi pengobatan lainnya.

Klaim daith piercing dan migrain didasarkan pada asumsi bahwa proses penindikan di lokasi yang sama yang digunakan oleh akupuntur untuk mengobati sakit kepala. Bahkan jika migrain yang melibatkan sakit kepala, keraguan sangat besar bahwa para seniman tato atau seniman piercing secara akurat dapat menentukan titik akupresur, apalagi jika itu dilakukan oleh individu, sangat tidak mungkin

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!

Referensi

University of Maryland Medical Center (Migraine headache)
Science-Based Medicine (Acupuncture for Migraine)
Migraine.com (Could a daith piercing solve your migraine problem?)
NCBI (Traditional acupuncture in migraine: a controlled, randomized study)
Cleveland Clinic (Can An Unconventional Piercing Rid You of Migraine Pain?)


Emoticon Emoticon