05 December 2016

Aktris Cantik Diperkosa Nyata Dalam Film Last Tango in Paris: Hoax


Beberapa tahun ke belakang hingga baru-baru ini banyak artikel yang mengabarkan bahwa dalam film Last Tango in Paris telah terjadi pemerkosaan di luar skrip / naskah (nyata). Banyak outlet berita internasional dan lokal (Indonesia) menerbitkan berita pemerkosaan nyata dalam film tersebut.

Kami di sini tidak akan membahas isi artikel ataupun filmnya, namun klaim yang menyatakan bahwa Maria Schneider telah diperkosa  lawan mainnya Marlon Brando dalam adegan secara nyata dalam film Last Tango In Paris yang diproduksi pada tahun 1972.

Viva.co.id: Kepada New York Post, ia mengaku pada tahun 2007, "Saya merasa dipermalukan dan, sejujurnya, agak merasakan adanya perkosaan.

Liputan6.com: Borok Last Tango In Paris terungkap. Marlon Blando dan sutradara Bernardo Bertolucci mengaku sepakat untuk memperkosa sang aktris utama.

Sidomi.com: Chris Evans Kecam Adegan Pemerkosaan Asli di Film Last Tango in Paris.

Maria Schneider dan Marlon Brando dalam film Tango Last in Paris

Jika Anda membaca judul dan kutipan artikel di atas, maka Anda akan berpikir bahwa aktris Maria Schneider pada saat itu berusia 19 tahun telah diperkosa oleh Marlon Brando secara nyata dalam adegan film Last Tango in Paris. Klaim itu tidak benar, ada kesalahan penafsiran bahwasannya Maria Schneider tidak pernah diperkosa.

Maria Schnedider tidak pernah diperkosa dalam film Last Tango in Paris, dia hanya terpaksa melakukan sebuah adegan yang sebelumnya tidak pernah ada dalam skrip naskah. Beberapa hari yang lalu (30/11/2016) muncul sebuah artikel di Yahoo berjudul "Bertolucci admits infamous Last Tango 'butter' rape scene was non-consensual."

Sebuah video muncul secara online pernyataan sutradara Last Tango In Paris, Bernando Bertolucci, ia mengaku bahwa dirinya bersama Marlon Brando bersekongkol untuk membuat adegan perkosaan di 'Last Tango in Paris' tanpa persetujuan dari aktris utama Maria Schneider.

Bertolucci berkomentar tentang rumor itu di Paris pada 2013, dua tahun setelah kematian Maria. Dalam adegan di luar naskah, Marlon Brando bercinta bersama Maria Schneider dengan menggunakan tongkat dan mentega sebagai pelumas.

Dalam artikel Yahoo, Maria pada tahun 2007 pernah diwawancarai oleh DailyMail, dia mengatakan "merasa diperkosa" oleh Maron Brando dalam adegan itu.

"Marlon berkata kepada saya: 'Maria, jangan khawatir, ini hanya film,' tapi selama adegan meskipun apa yang dilakukan Marlon tidak nyata, aku menangis dengan air mata nyata," katanya.

"Jujur saya merasa terhina, aku merasa diperkosa, baik oleh Marlon dan Bertolucci. Setelah adegan itu, Marlon tidak menghiburku ataupun meminta maaf. Untungnya itu terjadi hanya satu take," tambahnya.

Maria menekankan bahwa pemerkosaan itu tidak pernah terjadi: "Tidak ada sama sekali, Tidak ada hubungan diantara kami. Bagi saya, ia (Marlon) seperti sosok seorang ayah dan aku putrinya."

Maria masih tetap berteman baik dengan Marlon, namun mereka tidak pernah membicarakan tentang film, ia merasa hal itulah momen terbaik di mana ia pernah mengenal Marlon. Pernyataan Maria kepada DailyMail pada tahun 2007 sangat jelas bahwa dia tidak pernah diperkosa oleh marlon. Pernyataan dia "merasa diperkosa" itu hanyalah istilah alias bukan yang sebenarnya.

Adegan yang di luar naskah itu adalah ide dari Marlon. Mari mengatakan: "Saya seharusnya menelepon agen saya dan memanggil pengacara untuk datang ke lokasi syuting karena Anda tidak dapat memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu di luar skrip (naskah), tapi pada saat itu saya tidak mengerti akan semua hal itu."

Karena hal itulah mengapa Maria merasa diperkosa dan setelah adegan tersebut Marlon maupun Bertolucci tidak pernah menghiburnya ataupun meminta maaf. Untuk wawancara selengkapnya yang dilakukan oleh DailyMail bersama Maria Schneider dapat Anda baca di sini: Aku Merasa Diperkosa Oleh Brando

Maria Schneider

Dalam pernyataanya direkaman video, sang sutradara Bertolucci merasa bersalah dan yang paling bertanggung jawab, namun ia tidak merasa menyesal telah mengambil adegan itu. Ia juga mengatakan bahwasannya untuk mendapatkan sesuatu harus benar-benar bebas. Mungkin Maria marah dan membencinya seumur hidup, tapi adegan itu tidak bermaksud untuk menghina dia.


Komentar Bertolucci menimbulkan kemarahan publik, termasuk beberapa selebritis dunia yang meminta semua penghargaan yang didapat sang sutradara dibatalkan dan harus dituntut secara hukum. Jessica Chastain dalam cuitannya merasa kecewa, dalam film tersebut ternyata menampilkan adegan pemerkosaan pria 48 tahun kepada gadis 19 tahun.


"Wow, saya tidak pernah melihat film ini, Bertolucci, atau Brando dengan pandangan yang sama lagi. Ini lebih dari menjijikan. Saya merasa gusar," tulis pemeran Captain America, Chris Evans, menanggapi rekan sesama artis, Anna Kendrick.


Setelah film tersebut dirilis pada tahun 1972, Maria memutuskan untuk tidak pernah melakukan adegan telanjang lagi, dalam kehidupannya merasa trauma. Maria kemudian memiliki masalah kecanduaan narkoba hingga mengalami depresi berat, dia juga pernah melakukan usaha bunuh diri. Maria akhirnya meninggal pada tahun 2011 akibat penyakit kanker.

KESIMPULAN

Maria Schneider dalam wawancaranya pernah mengatakan "saya merasa diperkosa", ucapannya hanyalah ungkapan yang merasa terhina atas adegan itu yang tidak ada dalam naskah asli. Maria sebelum melakukan adegan telah diberitahu bahwa itu di luar naskah asli, namun adegan itu terpaksa ia lakukan dengan perasaan sedih dan malu seperti diperkosa. Maria telah memberikan keterangan bahwa tidak ada pemerkosaan yang menimpa dirinya seperti yang banyak diberitakan oleh outlet berita, apa yang dikatakannya telah disalah tafsirkan oleh media berita.

Salam Icokes. Indonesian Hoax Buster!


Emoticon Emoticon