12 November 2016

Lemon Lebih Kuat Mengobati Kanker 10.000 Kali Dibanding Kemoterapi: Hoax!


Sebuah cerita berputar secara online menyebutkan bahwa buah lemon bermanfaat membunuh sel kanker pada manusia. Lemon dipercaya dapat mengobati kanker 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi, selain itu lemon juga sangat kuat terhadap kista dan 12 jenis kanker lainnya.

Berikut klaim lemon dapat mengobati kanker dari lensakesehatan.com, tribunnews.comagrobisnis.com,

Manfaat lemon untuk mengobati kanker. Lemon dan baking soda jika dikombinasikan menjadi 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi. Saya akan berbagi pada teman-teman disalah satu situs yang saya ikuti. Hal ini tidak dimaksudkan untuk menjadi pengganti sesuatu dari dokter yang sangat mahal. Apakah anda tahu berapa banyak orang yang meninggal karena kanker? Mengapa kanker sulit untuk diobati? Karena ada organisasi yang mendapat keuntungan dari penyakit kanker.

Lemon telah terbukti memiliki sifat anti karsinogenik yang sangat kuat, selain itu ada sifat yang berguna lainya. Lemon memiliki sifat yang kuat terhadap kista dan kanker. Manfaat lemon bisa mengobati kanker. Studi terbaru menunjukan bahwa mengkonsumsi buah lemon dapat mencegah beberapa sumber kanker, dan dengan menambahkan baking soda anda dapat menormalkan PH tubuh yang tidak memungkinkan kanker untuk menyebar. Sebuah studi kontrol baru-baru ini di Eropa menunjukan bahwa mengkonsumsi empat atau lebih buah lemon setiap minggu mampu menurunkan resiko kanker tenggorokan sebesar 58%, kanker mulut 53%, kanker usus 31%, dan kolorektal kanker sebesar 18 persen. Penelitian ini tidak menunjukan efek samping, Penelitian di Amerika menunjukan bahwa wanita yang mengkonsumsi 75 gram lemon setiap hari mampu menurunkan kanker payudara sebesar 22%.

Perlu dicatat bahwa tingkat perlindungan dari konsumsi lemon hampir identik dengan kedua studi tersebut (4 buah lemon perminggu) dan bisa diartikan sebagai asupan minimum untuk perlindungan kanker. Lemon memiliki efek anti mikroba yang sangat kuat dengan spektrum yang sangat luas dari aktivitas terhadap infeksi bakteri andfungal.

Lemon sangat efektif terhadap parasit internal dan cacing, disamping itu lemon mampu mengatur tekanan darah, anti depresi, mengurangi stress, dan saraf kritis. Darimana sumber informasi ini? Sumber ini dari produsen obat yang menyatakan bahwa setelah 20 kali tes laboratorium yang dilakukan sejak 1970 .

Lemon menghancurkan sel-sel karsinogenik pada 12 jenis kanker. Lemon mencegah penyebaran sel-sel kanker dan memiliki 10.000 kali efek yang lebih kuat dari obat-obatan seperti Adriamycin, kemoterapi dan produk narkotika. Kemoterapi memiliki efek samping yang mengerikan yang akan menghancurkan sel-sel sehat dalam tubuh.

Jus lemon dan baking soda hanya akan membunuh sel-sel kanker. Berikut ini cara membuat jus lemon baking soda untuk mengobati kanker. Bahan:

2 sendok jus lemon segar organik (diperas). 1/2 sendok teh baking soda (non alumunium). Air putih hangat.

Instruksi:

Campur semua bahan diatas. Pasien harus minum 4 kali sehari. Pastikan menggunakan lemon segar organik.

Hoax atau Fakta: Campuran Hoax dan Fakta

Fakta: Lemon memiliki sifat anti-kanker, namun belum terbukti mengobati kanker pada manusia.

Hoax: Lemon terbukti membunuh sel kanker pada manusia.

ANALISIS

Kabar bahwa lemon dapat mengobati sel kanker bahkan 10.000 lebih kuat dari kemoterapi, diduga informasi tersebut datang dari salah satu produsen obat terbesar di dunia (tidak disebutkan namanya) dengan menyembunyikannya karena ada laboratorium yang tertarik membuat versi sintetis untuk meraup keuntungan besar. Lemon (dengan kulitnya) memang terbukti memiliki manfaat untuk kesehatan tertentu dan juga ada beberapa studi terbatas menyarankan lemon memiliki sifat anti kanker, namun klaim yang mengatakan bahwa lemon sangat efektif membunuh sel kanker adalah hoax.

Dari mana asal cerita tersebut?

Kisah tersebut tampaknya berasal dari sebuah e-mail yang beredar setidaknya sejak 2011, pesan itu datang mengaku dari Lembaga Ilmu Kesehatan (Health Sciences Institute) di Baltimore. Dalam klaimnya, lemon (tidak beku dengan kulit) adalah obat yang terbukti melawan sel kanker dan 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi. Health Sciences Institute di Baltimore mendeskripsikan dirinya sebagai "yang didedikasikan untuk mengungkap dan meneliti kemajuan yang paling mendesak dalam ilmu kedokteran bawah tanah yang lebih modern," tapi kami tidak menemukan klaim lemon dapat membunuh sel kanker pada situs mereka hsionline.com.

Pada Juni 2013, situs naturalnews.com menerbitkan sebuah artikel yang sangat mirip dengan pesan e-mail tersebut, tapi tentang lemon beku dengan kulitnya, bukan hanya lemon biasa. Isi artikel itu sedikit mirip dengan klaim lain yang cukup populer tentang pohon Graviola yang 10.000 kali lebih kuat membunuh sel kanker dibanding kemoterapi, cerita itu merupakan campuran tipuan dan fakta.

Lemon dan Kanker

Beberapa penelitian menunjukan bahwa lemon dan buah jeruk lainnya mengandung zat alami yang kemungkinan memiliki sifat melawan kanker, namun penelitian itu belum diuji pada manusia. Beberapa studi telah menguji lebih dalam pada sifat anti-karsiogenik dengan Modified Citrus Pectin (MCP) dan Limonoid yang menemukan beberapa hasil yang cukup menjajanjikan. Namun, penelitian itu belum cukup untuk membuktikan dampaknya pada manusia. MCP dan limonoid bukan sesuatu yang unik dari lemon, mereka juga dapat ditemukan di semua buah jeruk yang memiliki banyak manfaat kesehatan dan bagian dari diet sehat.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam, dr Andhika Rahman SpPD, lemon yang memiliki kandungan vitamin E dan vitamin C serta antioksidan memang dipercaya sebagai antikanker. Namun kandungan vitamin yang dimiliki lemon sebenarnya dimiliki beberapa buah-buahan lainya.

"Antioksidan memang berperan penting dalam mencegah pertumbuhan abnormal yang terjadi dalam tubuh. Tetapi tidak spesifik irisannya saja. Lebih jauh, masih harus diteliti lagi berapa kadar yang tepat digunakan. Apalagi untuk mencegah kanker, kadar yang digunakan tentu berbeda dan tidak harus dicampur dalam minuman," ujar dr Andhika kepada detikHealth.

KESIMPULAN

Klaim yang mengatakan bahwa lemon dapat membunuh sel kanker lebih kuat 10.000 kali dibanding kemoterapi tidaklah benar, tidak ada studi ilmiah resmi yang dilakukan untuk membuktikan manfaat lemon untuk mengobati kanker pada manusia.

Lemon dapat dikonsumsi sebagai komponen penting dari diet yang sehat dan juga bermanfaat untuk kesehatan tertentu. Terlepas dari manfaat kulit lemon untuk menambah rasa dan aroma pada makanan dan minuman, menurut situs livestrong.com, kulit lemon mengandung banyak vitamin, mineral dan serat yang dapat memberikan dorongan nutrisi, tetapi untuk hasil yang signifikan Anda harus menkonsumsi dan mengumpulkan kulit lemon dengan jumlah yang lebih banyak.

Salam Icokes. Indonesian Hoax Buster!


Emoticon Emoticon