27 November 2016

CNN Tayangkan Video Porno Selama 30 Menit: Hoax!


Baru-baru ini internet dihebohkan dengan kabar stasiun televisi CNN menayangkan video porno selama 30 menit.

Berikut artikel berita yang beredar dari okezone.com.

Entah ini kado thanksgiving dari CNN atau memang murni ada pembajakan pada saluran penyiarannya. Bisa jadi si penonton yang menyebar isu bohong. Namun dikabarkan, seorang warga Boston di Amerika Serikat dikejutkan dengan tayangan porno hardcore alih-alih menonton acara jalan-jalan Anthony Bourdain.

Tak tanggung-tanggung siaran tak senonoh itu disuguhkan selama 30 menit. Demikian menurut keterangan dari penonton yang mengunggah buktinya ke media sosial tadi malam.

Film porno yang dibintangi oleh Riley Quinn tersebut menurut penonton, muncul pada pukul 22.30 waktu setempat. Sebelum akhirnya pihak CNN membuyarkannya pada pukul 23.00.

“Operator kabel RCN di Boston menayangkan konten siaran yang tidak pantas selama 30 menit di CNN tadi malam. CNN telah meminta penjelasan untuk hal tersebut,” terang juru bicara kantor media penyiaran televisi itu, seperti disitat Daily Mail, Sabtu (26/11/2016).

Di sisi lain, operator kabel RCN membantah kesalahan ada di pihak mereka. Belum diketahui juga apakah tayangan tersebut mengganggu hanya penonton yang berada di kawasan Boston atau lebih dari itu.

“Kami sedang dalam proses penyelidikan terhadap insiden tersebut, tetapi sejauh ini kami tidak menemukan bukti bahwa jaringan CNN kami di Boston telah diretas petang tadi,” tambahnya.

CNN menindaklanjuti dengan cepat laporan dari penontonnya. Namun ketika Twitter pengadu ditelusuri kembali, kicauannya telah menghilang.

Stasiun penyiaran tersebut menjadi semakin bingung. CNN sayangnya tidak bisa memastikan apakah hanya satu orang itu saja yang terdampak, atau ada keluarga lain di Boston yang menerima gangguan tersebut.

Hoax atau Fakta: HOAX 

ANALISIS

Kabar tayangan porno di acara CNN diketahui berawal dari media Inggris seperti Independen dan Daily Mail. Namun, mereka akhirnya menghapus artikel dan mengubah dengan artikel baru.


Kabar itu adalah hoax, kenyataannya insiden itu tidak pernah terjadi. Operator RCN yang mentranmisikan penyiaran CNN di wilayah Boston, di mana ia yang dikabarkan bertanggung jawab atas insiden memalukan itu telah membantah dalam akun Twitter mereka dengan klarifikasi atas tuduhan seorang pengguna Twitter yang pertama kali menciptakan isu itu.


Bantahan dari RCN juga diposting di Facebook.


Rumor itu berasal dari tweet seseorang dengan akun @solikearose yang menyebarkan virus itu dengan hashtag #BourdainPorn, pemilik akun sempat menonaktifkan akunnya beberapa jam hingga membuat kebingungan. Di bawah ini adalah Tweet asli dari akun solikearse, sepertinya Twett itu sekarang sudah dihapus.


Kisah di atas adalah salah satu contoh bagaimana sebuah rumor dapat dengan mudahnya menyebar tidak terkendali di jejaring sosial dan berhasil mendapat perangkap banyak media seperti Independen, New York Post, dll ... Dan media Indonesia tidak ketinggalan masuk dalam perangkap rumor tanpa verifikasi dan memilih untuk segera langsung mengabarkannya.

Setiap orang dapat dengan mudahnya memberikan informasi palsu di media sosial, outlet berita dengan begitu saja menjadikan bahan berita mereka tanpa perlu memverifikasinya terlebih dahulu. Rumor CNN menayangan video porno selama 30 menit adalah kabar palsu yang sengaja dihembuskan untuk menipu netizen, mungkin suatu hari nanti akan banyak lagi kasus serupa yang terjadi di Indonesia. Pesan kami jangan mudah percaya dengan informasi apapun yang beredar di media sosial, tabayyun (mencari kebenaran dari informasi) adalah tindakan wajib yang harus dilakukan jika Anda tidak ingin masuk dalam perangkap pembodohan informasi.

Salam Icokes. Indonesian Hoax Buster!



Emoticon Emoticon