19 October 2016

Para Ilmuwan Membuktikan Secara Ilmiah Kehidupan Setelah Kematian: Hoax


Klaim:

Kehidupan setelah kematian telah dibuktikan oleh para ilmuwan.

Berikut artikel berita dari tribunnews.com, sindonews.com, dream.co.id.

Sebuah tim psikolog dan dokter yang bekerjasama dengan Technische Universität Berlin, Jerman, baru-baru ini mengumumkan adanya beberapa bentuk kehidupan setelah kematian.

Pernyataan mengejutkan ini didasarkan pada kesimpulan dari penelitian medis yang mereka lakukan terhadap pengalaman seseorang menjelang kematian.

Tim peneliti mengawasi kondisi pasien yang secara medis dinyatakan mati selama hampir 20 menit sebelum hidup kembali. Proses ini diulang pada 944 orang sukarelawan selama empat tahun terakhir.

Untuk membuat pasien dalam keadaan mati, tim peneliti melakukan pencampuran terhadap beberapa jenis obat-obatan termasuk epinefrin dan dimethyltryptamine.

Obat-obatan ini memungkinkan tubuh untuk bertahan dalam keadaan mati secara medis hingga melalui proses penghidupan kembali tanpa merusak tubuh.

Tubuh pasien kemudian dimasukkan ke dalam keadaan koma sementara dengan menggunakan campuran obat lain, yang harus disaring oleh ozon dari darah selama proses penghidupan kembali 18 menit kemudian.

Durasi sangat panjang dari pengalaman baru-baru ini dimungkinkan oleh perkembangan mesin cardiopulmonary recitation (CPR) yang disebut AutoPulse. Jenis peralatan ini telah digunakan selama beberapa tahun terakhir, untuk menghidupkan kembali orang yang telah mati antara 40 menit sampai satu jam.

Pengalaman menjelang kematian sebelumnya telah dihipotesiskan dalam berbagai jurnal medis sebagai memiliki karakteristik halusinasi, tetapi Dr Berthold Ackermann dan timnya, sebaliknya, menganggap mereka sebagai bukti keberadaan akhirat dan dari bentuk dualisme antara pikiran dan tubuh.

Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Dr Berthold Ackermann, telah memantau operasi dan telah mengumpulkan kesaksian dari para pasien.

Meskipun ada beberapa variasi-variasi kecil dari satu orang ke orang lain, semua pasien memiliki beberapa kenangan saat berada dalam kematian medis. dan sebagian besar dari mereka menggambarkan beberapa sensasi yang sangat mirip. Sebagian kenangan termasuk perasaan detasemen dari tubuh, perasaan levitasi, ketenangan, keamanan, kehangatan, hingga melihat cahaya yang luar biasa.

Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka sangat menyadari bahwa ada banyak kesimpulan mereka yang akan mengejutkan banyak orang, seperti fakta bahwa gambaran tentang kematian yang selama ini diketahui dari ajaran agama tampaknya sama sekali tidak terjadi. Padahal, para relawan merupakan umat dari berbagai kepercayaan seperti Kristen, Muslim, Yahudi, Hindu dan ateis.

“Saya tahu, hasil penelitian kami bisa mengganggu keyakinan beragama dari banyak orang” kata Mr Ackermann dikutip laman worldnewsdailyreport.com.

“Tapi dengan cara ini, kami baru saja menjawab salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah umat manusia. Ya, ada kehidupan setelah kematian dan hal ini berlaku untuk semua orang,” lanjutnya.

Analisis:

Klaim para ilmuwan berhasil membuktikan ada kehidupan setelah kematian sudah lama beredar dan banyak outlet berita dunia turut serta menerbitkannya. Lalu apakah benar para ilmuwan telah membuktikan secara ilmu sains bahwa ada kehidupan setelah kematian berdasarkan klaim di atas? Tidak, itu adalah berita palsu.

Berita itu berasal dari situs satir WorldNewsDailyReport (WNDR). Seperti yang telah kami jelaskan beberapa kali, dan tidak bosan kami mengatakan bahwa situs WNDR adalah situs satir yang semua artikelnya hanya untuk sekedar hiburan dan tidak layak dijadikan berita resmi, karena semua berita yang dirilis WNDR adalah berita palsu karangan penulisnya.


Disclaimer WNDR: The nature of Internet communications means that your communications may be susceptible to data corruption, unauthorized access, interception and delays. This website may include incomplete information, inaccuracies or typographical errors. World News Daily Report, and any other persons involved in the management of this website, may make changes in the information and content included in this website at any time without notice.
WNDR shall not be responsible for any incorrect or inaccurate information, whether caused by website users or by any of the equipment or programming associated with or utilized in this website or by any technical or human error which may occur.
WNDR assumes however all responsibility for the satirical nature of its articles and for the fictional nature of their content. All characters appearing in the articles in this website – even those based on real people – are entirely fictional and any resemblance between them and any persons, living, dead, or undead is purely a miracle.

Berikut beberapa berita palsu dari situs WNDR:

Udang raksasa 145 kilogram ditangkap di Kanada
Seorang wanita mengandung dari sperma ayah kandungnya
Anak gadis dengan tubuh setengah ular

Salam Icokes. Idonesian Hoiax Buster!


Emoticon Emoticon