13 July 2016

Seorang Kakak Membunuh Adiknya Gara-gara Pokemon Go?



Beredar berita seorang remaja membunuh adik kandungnya hanya gara-gara adiknya telah menghapus data Pokemon miliknya.

Beberapa situs online lokal Indonesia seperti Brilio.net dan wajibbaca.com merilis artikel remaja yang membunuh adiknya gara-gara Pokemon Go.


Permainan Pokemon Go yang sedang mendunia kembali memakan korban. Kali ini seorang remaja asal Florida, Amerika Serikat, Timmy Richards (15) ditangkap setelah menusuk adik Kandungnya yang berusia 13 tahun hingga tewas. Penyebabnya Timmy mengira adiknya telah menghapus data Pokemon Go miliknya, padahal sang adik hanya logout dari aplikasi permainan.

Beberapa menit setelah membunuh saudaranya sendiri, Timmy menyadari Pokemonnya tidak terhapus setelah login kembali ke akun miliknya.

"Menyedihkan melihat pemain bersedia untuk membunuh orang lain hanya karena kesalahpahaman," ujar petugas Gary Philips, yang tiba di lokasi kejadian beberapa menit setelah pembunuhan seperti dikutip dari CartelPress, Selasa (12/7).

Rumor itu menyebar di internet dan jejaring sosial mengklaim seorang remaja membunuh adiknya setelah keliru mengira adiknya telah menghapus semua karakter Pokemon Go miliknya. Rumor itu berasal dari situs cartelprees.com, dalam artikelnya mengabarkan seorang remaja, Timmy Richards, 15, asal Florida menusuk adiknya hingga tewas. Menurut pihak berwenang, dia pikir adiknya telah menghapus semua karakter Pokemon miliknya, namun kenyataannya hanya keluar dari permainan.

Cartelprees.com adalah website yang selalu menyajikan berita satir. Setiap beritanya hanya sekedar hiburan dan bukan untuk dianggap serius, namun situs online Indonesia masih banyak yang belum memahami tentang berita satir hingga mereka mempercayainya sebagai berita resmi.
Selamat datang di "Cartelpress.com yang dimiliki oleh Huzlers.com


Huzlers adalah situs satir yang cukup terkenal, mereka menggunakan situs lain agar pembaca tidak menyadari bahwa berita yang disajikan adalah berita palsu.



Baca juga: UNESCO menyatakan islam adalah agama paling damai?

Berita satir, juga disebut berita palsu, adalah jenis parodi yang disajikan dalam format khas utama jurnalisme. Berita satir telah ada hampir sepanjang jurnalisme mulai tumbuh dan berkembang, tetapi mulai populer ketika jurnalisme merambah secara online di web, misalnya pada website seperti Huzler dan The Onion, mereka dengan mudahnya meniru media online yang kredibel dan setiap beritanya mungkin telah didistribusikan hampir secara luas ke beberapa situs yang lain. Berita satir sangat bergantung pada ironi dan humor untuk hiburan.

Walaupun pada kenyataannya situs satir banyak menampilkan berita palsu, hingga pembaca terjebak mempercainya. Pada dasarnya berita satir bertujuan hanya untuk sekedar hiburan, mengajak pembacanya berpikir menggunakan logika lalu mencerna isi beritanya. Namun, banyak situs satir yang telah keluar dari batas hingga banyak menampilkan berita palsu yang tidak ada nilai hiburannya dan terkesan seperti "clickbait" yang hanya menampilkan sisi sensionalitas berita.

Salam Icokes. Indonesian Hoax Buster!



Emoticon Emoticon