27 July 2016

Kumpulan Hoax dan Propaganda Seputar ISIS


Islamic State of Irak and Syria (ISIS) adalah sebuah kelompok radikal yang paling berbahaya saat ini. Banyak isu dan propaganda beredar yang mewarnai cerita dan doktrin seputar ISIS. Berikut beberapa informasi ataupun gambar palsu seputar ISIS:
1. Bocah tewas dibunuh oleh ISIS


Klaim: Gambar yang cukup mengerikan menampilkan seorang bocah yang tewas terkapar berlumuran darah yang diklaim oleh ISIS sebagai peringatan bahwa siapa saja yang berani melawan mereka maka akan berakhir tragis seperti bocah itu.


FAKTA: Gambar itu telah dimanipulasi, seorang pengguna sosial media Twitter, Haidar Sumeri membeberkan fakta bahwa bocah itu tidak tewas, namun hanya bersandiwara. Ceceran darah yang terlihat sebenarnya berasal dari darah ayam. 

Gambar di bawah ini menunjukan bocah tersebut tersenyum lebar yang di hadapannya beberapa ekor ayam yang sudah mati dengan darah yang berceceran di lantai.

"Gambar yang tersebar luas yang menunjukan bocah dari Falujjah yang dibunuh oleh pasukan Irak ternyata hanya sandiwara", tulis Haidar. Yang perlu diketahui, yang dimaksud "pasukan Irak" oleh Haidar adalah pasukan ISIS, karena sejak Januari 2014 pemerintah Irak kehilangan kontrol di kota Falujjah karena telah dikuasai oleh ISIS.


2. Seorang anggota ISIS memiliki tato United States Army



Klaim: Terlihat tato US Army di lengan seorang anggota ISIS yang sedang berdiri di atas mobil


FAKTA: Gambar itu hasil olah digital photoshop. Gambar asli terlihat lengannya tidak memiliki tato


3. ISIS mengurung dan membakar hidup-hidup anak-anak kristen


Klaim: ISIS mengeluarkan ancaman yang disertai foto bahwa mereka tidak segan untuk membunuh siapa saja. Dalam foto terlihat beberapa anak dalam kurungan yang siap untuk dibakar hidup-hidup.


FAKTA: Gambar yang menunjukan anak-anak dan wanita dewasa berada dalam kerangkeng adalah aksi teatrikal sebagai bentuk protes atas kekejaman yang dilakukan oleh ISIS.

Aksi protes yang diselenggarakan di Douma, Suriah, juga ditujukan kepada presiden Suriah Bashar Al-Assad yang dianggap telah melakukan kekejian membunuh banyak wanita dan anak-anak. Beberapa anak terlihat membawa poster bertuliskan "hentikan pembunuhan anak-anak".



4. Menolak berhubungan seks, sejumlah wanita dijual oleh ISIS


Klaim: Beredar foto yang menunjukan beberapa orang wanita di dalam kerangkeng dia atas mobil hendak dijual oleh ISIS karena mereka menolak berhubungan seks.

Sumber klaim: Tribun News (19 wanita dieksekusi ISIS), Potterclay.wordpress (Sejumlah wanita dijual oleh ISIS)


FAKTA: Gambar itu bukan menunjukan wanita yang dijual ataupun dieksekusi oleh ISIS. Gambar tersebut faktanya hanya sebuah aksi treatrikal sebagai dukungan kepada presiden Mesir Mohammed Morsi, yang tengah terisolasi di Abu Al-Matamir (Abou El Matamer atau el-Matamir), Al-Buhayrah (Beheira), Mesir.

Dalam pawai yang diselenggarakan pada 6 Desember 2013, 7 orang siswi yang tergabung Jam‘iyat al-Ikhwan al-Muslimin (Ikhwanul Muslimin) memakai pakaian putih, dan berdiri di atas mobil dalam ruang berbentuk kandang besi yang dipasang pada salah satu mobil selama pawai, melambaikan tangan sambil menunjukan empat jari sebagai tanda 'ke-empat''. Mereka juga berharap agar tujuh siswa lainnya yang ditahan segera dibebaskan, dan menolak segala aksi beringas aparat keamanan yang memasuki wilayah universitas dengan alasan apapun.


Para wanita yang akan mengikuti pawai

Para wanita dalam kerangkeng mengacungkan "empat jari"

5. ISIS memberikan daging manusia kepada seorang ibu 


Klaim: Sebuah cerita yang sangat mengerikan beredar bahwa militan ISIS membunuh seorang sandera lalu memberikan dagingnya kepada seorang wanita yang tidak lain adalah ibu dari sandera tersebut. ISIS telah menipu wanita tersebut dengan menyajikan makanan yang dia tidak sadari telah memakan daging anaknya sendiri.


FAKTA: Kisah itu hanya bersumber dari cerita narasumber tunggal, tanpa ada bukti yang menyertainya. Narasumber tidak menyaksikan kejadiannya, dan dia juga bukan oihak yabg mengalami kejadiannya. Yang sangat diragukan dari kisah itu, tidak ada keterangan nama, tempat, dan detail kapan terjadinya. Dalam cerita itu mengatakan wanita tersebut mendatangi ISIS untuk membebaskan puteranya yang disandera, lalu bagaimana caranya seorang ibu dapat mendatangi anaknya yang sedang disandera dan mencoba membebaskannya. Dan juga perlakuan ISIS dengan sambutan yang begitu baik dan memberikannya makan, padahal ISIS terkenal dengan kekejamannya.

Kisah itu tidak didukung bukti validitas, dan cerita itu seolah untuk memperkuat citra ISIS yang terkenal sangat kejam. Walaupun kisah itu tidak mustahil dilakukan ISIS, namun faktanya itu nampak jelas hanya cerita fiktif tanpa ada bukti-bukti kuat. Terkadang media tidak mempedulikan kebenaran dari cerita narasumber, yang terpenting beritanya sangat menjual dan menguntungkan 

Cerita itu mirip dengan beberapa cerita rakyat, seperti cerita Titus Andronicus karangan Shakespeare (di mana kedua anak lelaki seorang ratu dibunuh oleh seorang jenderal Romawi yang berperang melawan rakyat sang ratu, yang kemudian memanggang daging anak-anak tersebut menjadi pai di mana sang ratu memakannya tanpa sadar apa yang ada di dalamnya) dan sebuah episode dari animasi satir South Park yang berjudul 'Scott Tenorman Must Die' (di mana menunjukkan tokoh antagonis acara tersebut, Eric Cartman, memberi makan 'musuhnya' orangtua mereka yang telah dibunuh dalam semangkuk chili).

6. Gambar ISIS melelang sejumlah wanita untuk dijadikan budak seks


Klaim: Gambar sejumlah wanita berpakaian hitam tengah dilelang oleh ISIS untuk dijadikan budak seks. 

Gambar kami ambil dari Jabar Publisher.com

FAKTA: Gambar itu adalah sebuah aksi protes oleh kelompok sayap kanan Britain First. Aksi itu dilakukan di jalanan kota London sebagai aksi demontrasi menentang ISIS yang diselenggarakan pada bulan Desember 2014.

Berikut videonya:

                                  video

7. ISIS melarang beternak burung merpati karena alat kelamin



Klaim: Pada tanggal 2 Juni 2015, media online Inggris Dailymail menerbitkan sebuah berita yang menyatakan bahwa ISIS melarang peternakan merpati karena saat terbang di atas kepala manusia, kelamin burung itu terlihat dan dapat menyinggung umat Islam. Bagi siapapun yang melanggarnya akan mendapatkan hukuman cambuk.

FAKTA: Berita yang diterbitkan Dailymail tidak memiliki sumber jelas, yang menjadi dasar klaim hanya sebuah gambar dokumen berbahasa Arab yang digambarkan mengandung direktif aneh. 

Berdasarkan pencarian gambar yang ditampilkan oleh Dailymail pertama kali di upload oleh situs web milik Aymenn Jawad Al-Tamimi, seorang peneliti dari Inggris yang mengkhususkan diri mengumpulkan arsip berita tentang Islam dan perkembangannya. Dokumen itu bagian dari kumpulaan dokumen yang ditampilkan dalam situs tersebut.

Berikut terjemahan dokumen dari situs Al-Tamimi:

Negeri Islam Khilafah  pada Program Kenabian Wilayat al-Furat Diwan al-Hisbah 

Tanggal: 20 Rabi al-Thani 1436 H / 9 Februari 2015


Pengumuman


Larangan merpati-menjaga di atas atap rumah


Segala puji bagi Allah Swt dan juga shalawat dan salam kepada baginda Rasulullah, keluarganya, sahabat dan orang-orang dekat / setia kepadanya. Adapun yang disampaikan sebagai berikut:


Semua orang yang memelihara burung merpati di atas atap rumah mereka harus berhenti melakukan hal ini sepenuhnya dalam waktu seminggu dimulai dari tanggal penerbitan surat pernyataan ini dan bagi siapa yang melanggar akan mendapatkan  teguran termasuk denda sejumlah uang, dipenjara dan hukuman cambuk.


Jadi masyarakat Muslim harus menginformasikan Hisbah dari setiap orang yang masih melakukannya dan juga untuk mencegah tindak pidana yang lebih besar yang dapat merugikan seorang muslim dan muslimah yang saling bertetangga, memperlihatkan alat kelaminnya dan juga membuang-buang waktu.


Dan Allah adalah pemberi rezeki.


Negara Islam Wilayat al-Furat Amir al-Hisbah Diwan al-Hisbah untuk Wilayat al-Furat.


Al-Tamimi telah menanggapi rumor tentang ISIS melarang merpati karena alat kelaminnya, dia menjelaskan bahwa semua itu tidak masuk akal karena alat kelamin merpati tidak terlalu terlihat dan juga tidak akan berpengaruh untuk manusia.

Al-Tamimi menjelaskan bahwa yang dimaksud "memperlihatkan alat kelamin" telah disalah tafsirkan secara harfiah oleh sejumlah media. Media Dailymail telah menafsirkan kalimat itu menjadi memperlihatkan alat kelamin merpati (itu tidak masuk akal).

Merpati penjaga biasa digunakan untuk menjaga atap rumah untuk mengawasi / melihat ke dalam rumah tetangga. Dalam hal ini menyangkut kehormatan, Hurumat (hak Ilahi yang wajib dijaga dan tidak boleh dilanggar), jadi bukan tentang alat kelamin.

Walaupun Al-Tamimi sudah memberikan klarifikasinya, namun berita tentang ISIS melarang merpati karena alat kelaminnya telah menyebar luas akibat penafsiran yang salah oleh media. Tidak ketinggalan media online Republika (ISIS akan cambuk warganya yang beternak burung merpati) ikut menerbitkan beritanya yang mengambil sumber dari Dailymail.

8. ISIS membawa kepala manusia palsu yang terpenggal



Klaim: Beredar sebuah gambar yang memperlihatkan seorang anggota ISIS tengah menyebrangi sungai membawa bendera khas mereka dan sambil menenteng kepala manusia yang ternyata palsu.

FAKTA: Seorang wartawan pemberani dari Info Wars bernama Joe Biggs melakukan aksi ekstrim untuk membuktikan apakah ISIS dapat dengan mudah memasuki Amerika dan melakukan serangan. Aksi yang dilakukannya adalah untuk membuktikan tentang rumor yang beredar bahwa ISIS akan memasuki AS melalui Meksiko. Berikut videonya:



Biggs mencoba menyebrang dari Meksiko menuju Amerika dengan menggunakan pakaian dan atribut yang biasa digunakan ISIS untuk membuktikan apakah dengan menggunakan atribut ISIS dia dapat menyebrangi Amerika.

Bahkan James O'Keefe pernah melakukan aksi penyamaran yang mirip dengan Osama bin Laden ketika menyeberangi perbatasan Amerika-Meksiko. Berikut videonya:


Bahkan perbatasan Amerika-Kanada yang sangat ketat pernah diuji dengan simulasi serangan teroris. Berikut videonya:



9. Mafia obat bius paling dicari di dunia menyatakan perang dengan ISIS


Klaim: Seorang pemimpin kartel narkoba asal Meksiko, Joaquin "El Chapo" Guzman berjanji akan berperang melawan ISIS jika mereka tidak menghentikan gangguan operasi kelompoknya di Timur Tengah.

Namun ternyata ISIS tidak menganggap serius ancaman itu dan terus mengganggu operasinya dengan membakar pengiriman narkoba milik Guzman. Intelijen mengatakan Guzman pergi ke Suriah untuk mencoba dan menyelesaikan masalah itu dan bertemu dengan para pemimpin ISIS namun dalam perjalanannya dia dibunuh oleh seorang pembom bunuh diri.

"Anda (ISIS) bukan tentara pejuang. Anda hanyalah spesies rendah ," pernyataan Guzman dalam sebuah e-mail yang dibocorkan oleh seorang blogger Meksiko. "Tuhan tidak dapat menyelamatkan Anda dari teror, benar bahwa saya akan mengambil apa yang Anda miliki jika Anda terus mengganggu operasi saya." Sayangnya pemimpin kartel narkoba itu tewas di tangan ISIS dan mayatnya ditemukan 10 mil jauhnya dari lokasi bom bunuh diri.

Sumber klaim: Sindonews.com, Kompas.com, Intelijen.co.id

FAKTA: E-mail yang konon mengatakan Guzman akan memerangi ISIS ternyata hanya omong kosong. Berita itu pertama kali dirilis oleh situs Cartelblog.com yang didedikasikan untuk melawan perang narkoba, namun berita itu hanya berita satir.

Steve Charnock, seorang satiris yang bekerja untuk Thug Life Video mengatakan kepada MailOnline bahwa sebenarnya ia yang berada di balik cerita fiksi tersebut yang mulai dipublish pada 30 November 2015.

"Itu hanya sindiran, berita palsu. Pada awalnya itu menyebar di facebook, tapi sekarang cerita itu sudah menyebar di beberapa situs web," jelasnya kepada Mailonline.

10. ISIS mengeluarkan khalifah paspor untuk warga


Klaim: ISIS telah mengeluarkan paspor buatan mereka (khalifah paspor) untuk 11.000 warga yang tinggal di wilayah perbatasan Irak-Suriah yang telah dikuasai ISIS.

Paspor yang diklaim dikeluarkan oleh ISIS

FAKTA: Berita itu berasal dari situs online Alarabiya.net, dalam beritanya Al Arabiya sendiri tidak yakin apakah berita itu benar atau palsu. Mereka melindungi diri dengan memberikan kata "diduga" agar tidak menjadi blunder. Yang jelas berita itu adalah hoax karena ISIS tidak mungkin bisa mengeluarkan paspor dan paspor itu tidak akan pernah bisa diterima di negara manapun.

11. Anggota ISIS memaksa menikah gadis muda kristen



Klaim: Beredar foto yang menampilkan seorang anak gadis kristen berusia 9 tahun menangis karena dipaksa menikah oleh seorang anggota ISIS yang tengah memeluknya.


FAKTA: Rumor yang mengatakan seorang gadis kristen yang masih belia berambut pirang menangis karena dipaksa menikah oleh pria berjenggot berwajah Arab, itu adalah rumor hoax.

Pria dalam foto memang benar anggota ISIS asal Tunisia bernama Abu Waqqas, namun gadis cilik itu sebenarnya adalah seorang muslim Suriah. tentu saja gadis itu bukan menangis karena dipaksa menikah oleh Waqqas. Foto itu diambil dalam acara kontes menyanyi yang diadakan oleh ISIS pada tahun 2013, dimana gadis itu sedang membaca ayat-ayat Al Quran lalu dia menangis karena malu belum terbiasa berhadapan dengan orang banyak. Abu Waqqas sendiri adalah pembawa acara dalam kontes itu, dia mencoba menghibur gadis itu yang sedang menangis dengan cara memeluknya.

Berikut videonya:


12. ISIS membakar Gereja


Klaim: Beredar sebuah foto di Twitter dan situs online dengan klaim Gereja Katolik di Mosul, Irak, dibakar oleh ISIS.


FAKTA: Gereja yang terbakar itu bukan dibakar oleh ISIS, namun sebuah Gereja di Mesir terbakar yang dikenal sebagai Gereja el-Amir Tadros el-Shatby.

Berbagai gambar ataupun berita tentang ISIS seperti parade perang yang menempatkan diri secara online yang bergerilya menyusupi sosial media dengan menggunakan instrumen khusus yang tidak lepas dari propaganda negatif.

Ketika internet dan sosial media dijadikan medan perang, setiap kebohongan dan rumor palsu tentang ISIS banyak disajikan oleh media ataupun orang-orang yang mencoba mengambil kesempatan lain untuk memperburuk citra dan menjatuhkan kelompok tertenu yang dianggap berkaitan dengan ISIS.

Kebohongan dan propaganda secara tradisional dijadikan sebagai alat teokrasi, fasisme, dan totalitarianisme. Cara itu tidak pantas digunakan sebagai pembenaran dalam melawan setiap kejahatan yang dilakukan ISIS, semua informasi tentang kekejaman mereka belum tentu benar karena mereka juga sering melakukan penipuan untuk sebuah pengakuan agar mereka ditakuti dan disegani.

Ketika hoaxers mencoba meniupkan propaganda yang seakan menjadi pihak terdzolimi, pada dasarnya dia telah melakukan sebuah kejahatan propaganda yang dapat merusak paradigma seseorang, selain itu juga dapat merusak hubungan dalam bermasyarakat.

Kebohongan tentang ISIS sama sekali tidak diperlukan dan hanya membuang-buang energi yang pada kenyataannya malah akan menghilangkan respect yang tersemat pada kebenaran. Tidak akan ada kemenangan bagi mereka yang berjuang menggenggam dusta!

Salam Icokes. Indonesian Hoax Buster!


Emoticon Emoticon