14 July 2016

Alasan Mengapa Anda Harus Meneliti Terlebih Dahulu Setiap Informasi Yang Anda Bagikan



Salah satu karakteristik pengguna sosial media yang paling akrab kita temui adalah efektivitas dalam menyebarkan informasi palsu, setengah benar, dan rumor tidak jelas. Dengan kemampuan berkomunikasi cepat dan efisien tanpa terbatas jarak dan waktu, menyebarkan rumor begitu mudahnya tanpa menyaring dan menyelidiki kebenarannya terlebih dahulu (tabayyun).

Masalah dari semua itu adalah bahwa sebagian rumor mungkin tidak terlalu berbahaya dan rumor itu terbukti benar. Namun jika rumor itu ternyata hoax, pasti ada konsekuensi buruk bagi pengguna sosial media lain yang tidak disadari oleh penyebarnya.

Berikut adalah beberapa konsekuensi yang dapat terjadi jika Anda menyebarkan informasi palsu di sosial media- dengan tujuan mengapa begitu pentingnya untuk meneliti rumor ataupun informasi sebelum Anda membagikannya.


Membuang-buang waktu percuma

Salah satu hal yang dapat terjadi adalah waktu yang telah berlalu tidak akan pernah dapat kembali. Mungkin selama ini kita menggunakan waktu dengan aktivitas tidur, makan, bermain, pergi ke tempat kerja atau sekolah, berkumpul bersama teman dan keluarga, dan juga kegiatan lainnya.

Tapi bagaimana jika waktu yang kita punya terbuang percuma hanya untuk sebuah omong kosong yang kita temui di sosial media? Kita hidup hanya sekali dengan waktu yang relatif singkat, teman-teman di sosial media pasti tidak ingin waktunya terbuang percuma dengan membaca atau menerima informasi palsu yang Anda posting.

Kebohongan "like dan share"

Masih banyak yang dengan mudahnya mempercayai posting gambar-gambar yang menyentuh hati dengan mengharapkan "like" dan "share" dari akun yang tidak jelas (akun palsu). Posting para pengemis like tidak lain hanya mencari keuntungan dari rasa belaskasihan orang lain hingga mereka mendapatkan keuntungan akunnya menjadi banyak penggemar hingga mudah untuk dijual dengan harga yang cukup fantastis.

Pengemis like biasanya mengambil gambar secara sembarangan dengan memberikan deskripsi sesuka hati agar mendapatkan iba layaknya pengemis yang sering kita temui di pinggir jalan. Jika Anda membagikan atau like posting pengemis like, tanpa disadari Anda telah membantu mereka untuk mendapatkan uang dengan cara kotor.

Rumor dapat menyebabkan bahaya

Anda mungkin pernah mencoba memperingatkan teman-teman di sosial media tentang sesuatu yang berbahaya seperti tips kesehatan, teknologi, dan peringatan lainnya. Jika rumor itu ternyata tidak benar, tanpa Anda sadari telah mencelakakan teman-teman Anda dengan memberikan informasi palsu yang terlanjur mereka percayai.

Membuat Anda terlihat bodoh

Ketika Anda memposting sesuatu tanpa menelitinya terlebih dahulu dengan alasan semua yang Anda bagikan sudah pasti benar, maka semua postingan Anda akan menjadi seperti sampah dan berakibat Anda terlihat bodoh dimata teman-teman sosial media Anda.

Menyebabkan diskriminasi agama / ras / politik.

Propaganda memang tidak mudah dikenali, itulah faktor utama yang mendorong banyaknya kebohongan yang sering kita temui di sosial media. Terlepas dari keyakinan atau nilai-nilai pemikiran, apakah informasi yang Anda sebarkan tidak akan menimbulkan efek kebencian kepada golongan lain seperti agama, ras, politik, apalagi jika informasi itu ternyata hoax?

Apakah Anda yakin perdamaian bisa ditempuh dengan cara menyebarkan propaganda kebencian?

Rumor dapat membantu aksi scammers

Dari berbagai jenis netizen, ada yang mendapatkan manfaat dari informasi palsu yang sedang viral di internet dan sosial media, mereka adalah scammers (penipu). Ketika sebuah rumor/berita menjadi viral, scammers dapat mengetahui berita apa yang akan banyak dicari netizen (pengguna internet). Dengan mengetahui berita yang sedang viral, scammers dapat dengan mudah memasang perangkap dengan memprediksi dimana korban akan pergi untuk mencari informasi.

Waspada dengan aksi kejahatan scammers dengan selalu berhati-hati dalam berselancar di internet dan sosial media.

Rumor menyerang perusahaan, instansi pemerintah, organisasi masyarakat

Rumor biasanya dimulai oleh orang-orang yang merasa tidak puas kepada perusahaan, instansi pemerintah, atau organisasi masyarakat, rumor itu biasanya dibuat untuk menyerang agar target kehilangan kepercayaan dari masyarakat.

Rumor itu dapat berakibat target akan mengalami masalah yang sebenarnya mereka tidak bersalah. Ketika rumor itu semakin kencang dihembuskan dan Anda ikut terlibat menyebarkannya, sebenarnya Anda sedang dimanfaatkan untuk menjatuhkan target.

Apakah Anda peduli ketika target yang tidak bersalah telah Anda fitnah sedemikian rupa?

Rumor dapat menimbulkan rumor lainnya

Jika sebuah rumor gagal menjadi viral, maka hoaxers akan berusaha untuk mencobanya kembali membuat rumor lain hingga sukses menjadi viral. Posting informasi palsu akan selalu berdampak rumor lainnya akan muncul dengan kemasan yang berbeda dengan cepat hingga lebih cepat melebihi kecepatan cahaya.

Ketika hoaxers berhasil menyebarkan informasi palsu hingga menjadi viral, mereka akan kembali membuat rumor lainnya untuk memuaskan nafsu kotornya. Jadi jangan berharap hoax akan musnah karena hoaxers tidak akan pernah berhenti membuat berita palsu.

Jika Anda ingin ikut ambil bagian memberantas peredaran hoax, mulailah dengan cara tidak ikut menyebarkannya dan tetap skeptis meneliti kebenarannya.

Rumor adalah omong kosong yang tidak jelas kebenarannya

Jika Anda membutuhkan alasan kuat agar tidak mudah klik dan share, cobalah untuk memahami bahwa semua rumor/berita yang Anda baca di internet dan sosial media hanyalah desas-desus yang tidak boleh dipercaya sebelum didukung dan diverifikasi oleh sumber terpercaya.

Dan rumor yang beredar di situs-situs internet, komunitas, halaman Facebook, atau akun seseorang, anggaplah semuanya tidak benar sebelum Anda meneliti dan mencari kebenarannya terlebih dahulu.


Setiap Anda memposting dan berbagi rumor palsu, secara tidak langsung Anda telah menyesatkan banyak orang. Facebook adalah media komunikasi dan berbagi informasi yang sangat efektif, setiap informasi palsu yang Anda sebarkan di facebook adalah sebuah pembodohan massal.

Semua pengguna sosial media harus punya rasa tanggung jawab untuk memastikan bahwa informasi yang mereka bagikan adalah informasi yang benar. Jika Anda tidak melakukannya, berarti Anda telah meremehkan akibat yang dapat terjadi diatas dan Anda telah meracuni teman-teman Anda dengan informasi palsu yang menyesatkan.

Sekarang sudah saatnya Anda untuk berhenti menyebarkan sampah dari propaganda dan rumor yang tidak jelas kebenarannya, dan gunakan Facebook sebagai sarana komunikasi yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain.

Yang perlu diingat adalah, mungkin beberapa berita hoax yang menyebar di internet dapat diberantas oleh situs-situs anti hoax seperti kami, namun kami tidak dapat menghentikannya secara keseluruhan. Luangkan waktu Anda untuk peduli dengan selalu menggunakan akal sehat dan meminta teman-teman untuk tidak mudah menerima rumor yang beredar. Apa yang Anda lakukan akan membantu memberantas hoax, minimal Anda telah memutus mata rantai penyebarannya dari teman-teman Anda.

Salam Icokes. Sekoci Hoaxes!


Emoticon Emoticon